Breaking News
Trending Tags

Kisruh Batu Bara Jambi Makin Panas, MPLLBB Singgung Dugaan “MAIN MATA” di Lapangan

  • account_circle Eli/Tim
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • print Cetak

Kisruh dan polemik Batu Bara Jambi

NEWS PUBLIK | JAMBI – Polemik aktivitas angkutan batu bara kembali memicu sorotan publik. Keluhan masyarakat terkait kemacetan panjang, kecelakaan lalu lintas, debu yang mengganggu kesehatan hingga kerusakan jalan akibat kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) dinilai belum mampu diselesaikan secara menyeluruh oleh pemerintah maupun pihak terkait.

Persoalan tersebut terus berulang di sejumlah wilayah lintasan tambang dan jalan umum. Warga menilai aktivitas angkutan batu bara kerap mengabaikan kenyamanan masyarakat, terutama ketika kendaraan beroperasi di luar jam yang telah ditentukan.

Di tengah derasnya kritik terhadap operasional angkutan batu bara, muncul pandangan berbeda yang menilai sumber utama persoalan bukan semata keberadaan sopir ataupun armada angkutan, melainkan lemahnya sistem pengawasan di lapangan.

Ketua Umum MPLLBB, Susana Wati, menilai pemerintah seharusnya mampu menghadirkan kebijakan yang lebih manusiawi bagi para sopir angkutan batu bara. Menurutnya, para sopir juga memiliki tanggung jawab ekonomi untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehingga perlu diberikan ruang operasional yang jelas serta terukur.

“Para sopir juga mencari nafkah dan membutuhkan kepastian untuk bekerja. Pemerintah seharusnya hadir memberikan aturan yang jelas dan pengawasan yang konsisten, bukan justru membiarkan persoalan terus memanas tanpa solusi konkret,” ujarnya dalam keterangan kepada media, Rabu (14/05/2026).

Susan menegaskan, akar persoalan sesungguhnya berada pada lemahnya pengawasan terhadap aktivitas angkutan batu bara. Ia menilai apabila sistem pengawasan dilakukan secara intensif dan konsisten, maka para sopir akan lebih disiplin dalam mematuhi aturan operasional yang telah ditetapkan.

Menurutnya, pengawasan tidak cukup hanya melalui imbauan, melainkan harus disertai langkah konkret di lapangan, termasuk pengaturan jam operasional, jalur lintasan khusus, hingga penindakan tegas terhadap kendaraan ODOL yang selama ini disebut menjadi salah satu penyebab utama kerusakan infrastruktur jalan.

“Jika pengawasan berjalan ketat, sopir tentu akan mengikuti aturan. Selama ini yang terjadi justru lemahnya kontrol sehingga pelanggaran terus berulang dan masyarakat yang akhirnya dirugikan,” katanya.

Kondisi tersebut dinilai memperlihatkan belum optimalnya sistem tata kelola angkutan batu bara di daerah. Di sisi lain, masyarakat terus menanggung dampak sosial maupun ekonomi akibat terganggunya aktivitas transportasi umum dan rusaknya akses jalan.

Selain menyoroti lemahnya pengawasan, Susan juga menyinggung adanya dugaan pungutan terstruktur yang disebut turut memperkeruh persoalan di lapangan. Praktik pungutan liar yang dilakukan oleh oknum tertentu diduga menjadi “pelicin” agar kendaraan tetap dapat beroperasi meski melanggar aturan.

Ia mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk memutus mata rantai pungutan tersebut karena dinilai menjadi salah satu faktor pemicu kegaduhan berkepanjangan dalam tata kelola angkutan batu bara.

“Pungutan terstruktur yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab harus dihentikan. Ini menjadi faktor tambahan yang membuat aturan sulit ditegakkan secara maksimal,” tegasnya.

MPLLBB juga meminta pemerintah lebih terbuka mendengarkan suara masyarakat dan melibatkan warga dalam proses pengawasan di lapangan. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk membantu mengarahkan kendaraan menuju kantong parkir yang telah disediakan ketika jam operasional berakhir.

Menurut Susan, penyelesaian persoalan angkutan batu bara tidak bisa dibebankan hanya kepada satu pihak. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pengusaha tambang, sopir angkutan, hingga masyarakat agar konflik berkepanjangan dapat diminimalisir.

“Jika semua pihak terlibat dan pengawasan berjalan baik, maka kepentingan masyarakat tetap terlindungi, sementara para sopir juga dapat bekerja secara tertib dan manusiawi,” tutupnya.

  • Penulis: Eli/Tim

Rekomendasi Untuk Anda

  • ATR BPN Kabupaten Tangerang Gebrak 29 Kecamatan dengan Gemapatas Tawaf, Legalitas Tanah Wakaf Dipercepat

    ATR BPN Kabupaten Tangerang Gebrak 29 Kecamatan dengan Gemapatas Tawaf, Legalitas Tanah Wakaf Dipercepat

    • 0Komentar

      NEWS PUBLIK | TANGERANG – Kabar gembira bagi umat Muslim di Kabupaten Tangerang, ATR BPN Kabupaten Tangerang meluncurkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) Tanah Wakaf atau “Gemapatas Tawaf” untuk 29 kecamatan. Acara tersebut yang berlangsung di Yabika Islamic School, Desa Kutruk, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (6/5/2026). Langkah ini menjadi bukti nyata […]

  • Kondisi kawasan sekitar proyek JBC Jambi saat hujan deras yang diduga menyebabkan limpahan air ke permukiman warga.

    JBC Jambi Dikecam: Ambisi Bisnis Diduga Abaikan Hak Hidup Nyaman Warga

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Kemegahan proyek Jambi Business Center (JBC) di kawasan Jalan Kapten Pattimura, Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, kembali menjadi sorotan publik. Proyek bernilai triliunan rupiah yang diproyeksikan sebagai pusat bisnis modern terbesar di Kota Jambi itu kini justru memunculkan persoalan serius yang dirasakan langsung masyarakat sekitar. Setiap kali hujan deras mengguyur […]

  • SMP Negeri 5 Karawang Barat Perkuat Karakter Siswa Lewat Program Lisa Libra TOWA

    SMP Negeri 5 Karawang Barat Perkuat Karakter Siswa Lewat Program Lisa Libra TOWA

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | KARAWANG – SMP Negeri 5 Karawang Barat terus menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada peserta didik melalui Program Lisa Libra TOWA yang dilaksanakan secara rutin sebelum kegiatan belajar mengajar berakhir. Program tersebut kembali digelar pada Kamis (23/7/2026) dengan melibatkan seluruh siswa dan siswi. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan positif yang diterapkan […]

  • Bupati Aep Lantik 63 Pejabat di Lingkungan Pemkab Karawang

    Bupati Aep Lantik 63 Pejabat di Lingkungan Pemkab Karawang

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KARAWANG — Rotasi dan mutasi jabatan menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan. Kebijakan tersebut tidak hanya ditujukan untuk pengisian jabatan, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan karier aparatur, penyegaran organisasi, serta peningkatan kinerja birokrasi secara menyeluruh. Penegasan itu disampaikan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, dalam Upacara Pengambilan […]

  • Sat Lantas Polres Lampung Selatan Sosialisasikan Pemutihan dan Penegakan Hukum Lalu Lintas

    Sat Lantas Polres Lampung Selatan Sosialisasikan Pemutihan dan Penegakan Hukum Lalu Lintas

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Lampung Selatan – Sat Lantas Polres Lampung Selatan bersama  Dispenda Kabupaten Lampung Selatan  menggelar kegiatan dakgar simpatik untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas masyarakat melalui penindakan pelanggaran dan sosialisasi program pemutihan pajak kendaraan di depan Mapolres Lampung Selatan, Selasa (27/05/2025) pukul 07.45 WIB.  AKP R. Manggala Agung menjelaskan pentingnya program pemutihan sebagai kesempatan bagi […]

  • Tabligh Akbar OKU Selatan Bersholawat Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi KE-21 Kabupaten OKU Selatan Tahun 2025

    Tabligh Akbar OKU Selatan Bersholawat Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi KE-21 Kabupaten OKU Selatan Tahun 2025

    • 0Komentar

    Muaradua – Bupati Ogan Komering Ulu Selatan H. Popo Ali Martopo. B., Comm. Menghadiri Tabligh Akbar Ogan Komering Ulu Selatan Bersholawat dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-21 Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Tahun 2025, Kamis (30/01/2025). Bupati dalam sambutannya mengatakan atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan kami mengucapkan selamat datang […]

expand_less