Breaking News
light_mode
Trending Tags

Aksi AWaSI Jambi di Tanjab Timur Picu Kekecewaan, Gelombang Baru Disiapkan

  • account_circle Eli/Tim
  • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
  • visibility 63
Aksi AWaSI Jambi di Tanjab Timur Picu Kekecewaan, Gelombang Baru Disiapkan

Dialog AWaSI Jambi dengan Pemkab Tanjab Timur yang digelar pada Kamis (09/04/2026).

NEWS PUBLIK | Tanjung Jabung Timur – Aksi AWaSI Jambi di Tanjab Timur yang digelar pada Kamis (09/04/2026) berakhir tanpa hasil konkret setelah massa tidak berhasil bertemu langsung dengan Bupati Tanjung Jabung Timur. Kondisi ini membuat penyampaian tuntutan resmi dari Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Provinsi Jambi tidak terlaksana sebagaimana direncanakan.

Sejak awal, Aksi AWaSI Jambi di Tanjab Timur dirancang sebagai langkah konstitusional untuk menyampaikan aspirasi terkait sejumlah persoalan, termasuk dugaan perubahan spesifikasi pengadaan kapal nelayan dari 10 Gross Ton (GT) menjadi 16 GT. Namun, situasi di lapangan tidak berjalan sesuai harapan massa aksi.

Aksi AWaSI Jambi di Tanjab Timur Gagal Bertemu Bupati

Dalam pelaksanaan Aksi AWaSI Jambi di Tanjab Timur, massa mendatangi Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan harapan dapat berdialog langsung dengan kepala daerah.

Namun, Bupati Tanjung Jabung Timur tidak berada di lokasi atau tidak menemui massa aksi. Hal ini menyebabkan tuntutan yang telah dipersiapkan tidak dapat disampaikan secara resmi di hadapan pihak eksekutif.

Sebagai gantinya, rombongan massa diterima oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten I Setda Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Staf Ahli, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Badan Keuangan Daerah, Kepala Satpol PP, serta Camat Muara Sabak Barat.

Meskipun telah dilakukan pertemuan dengan perwakilan pemerintah daerah, massa menilai bahwa tujuan utama aksi belum tercapai karena tidak adanya dialog langsung dengan Bupati.

Aksi AWaSI Jambi di Tanjab Timur Picu Kekecewaan, Gelombang Baru Disiapkan

Tuntutan Soal Pengadaan Kapal Nelayan Jadi Sorotan

Dalam Aksi AWaSI Jambi di Tanjab Timur, salah satu isu utama yang diangkat adalah dugaan permasalahan dalam perubahan spesifikasi pengadaan kapal nelayan dari 10 GT menjadi 16 GT.

Massa menilai perubahan tersebut perlu mendapatkan klarifikasi terbuka dari pemerintah daerah guna menghindari potensi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Selain itu, AWaSI Jambi juga mendorong transparansi dalam proses pengadaan, termasuk aspek perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan.

Aksi ini menjadi bagian dari upaya kontrol sosial yang dilakukan oleh insan pers dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka dan akuntabel.

Kekecewaan Massa, Aspirasi Tak Tersampaikan

Koordinator aksi menyampaikan kekecewaannya atas tidak adanya pertemuan langsung dengan Bupati Tanjung Jabung Timur.

Menurutnya, ketidakhadiran kepala daerah dalam momen tersebut menunjukkan kurangnya respons terhadap aspirasi yang ingin disampaikan secara terbuka dan konstitusional.

Akibatnya, poin-poin tuntutan yang telah disiapkan tidak dibacakan secara resmi, sehingga pesan yang ingin disampaikan kepada pemerintah daerah belum tersalurkan secara maksimal.

Situasi ini memicu kekecewaan di kalangan massa aksi yang berharap adanya komunikasi langsung sebagai bentuk keterbukaan pemerintah terhadap kritik dan masukan.

Aksi AWaSI Jambi di Tanjab Timur Picu Kekecewaan, Gelombang Baru Disiapkan

AWaSI Jambi Siapkan Aksi Lanjutan Lebih Besar

Menanggapi hasil aksi yang dinilai belum memuaskan, Ketua Umum AWaSI Jambi, Erfan Indriyawan, SP, menegaskan bahwa pihaknya akan menggelar aksi lanjutan dalam waktu dekat.

Ia menyatakan bahwa Aksi AWaSI Jambi di Tanjab Timur bukanlah yang terakhir, melainkan langkah awal dalam memperjuangkan aspirasi yang dianggap penting bagi masyarakat.

Aksi ini bukan yang terakhir. Kami akan kembali dengan massa yang lebih banyak sampai tuntutan kami benar-benar didengarkan,” tegas perwakilan massa.

Rencana aksi lanjutan tersebut diproyeksikan akan melibatkan jumlah peserta yang lebih besar, sebagai bentuk tekanan agar pemerintah daerah memberikan tanggapan serius terhadap tuntutan yang diajukan.

Belum Ada Klarifikasi Resmi dari Pemkab

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur terkait alasan tidak terlaksananya pertemuan antara Bupati dan massa aksi.

Kondisi ini semakin memperkuat desakan dari AWaSI Jambi agar pemerintah daerah segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik.

Aksi AWaSI Jambi di Tanjab Timur menjadi cerminan dinamika hubungan antara masyarakat sipil dan pemerintah daerah, khususnya dalam hal penyampaian aspirasi dan transparansi kebijakan publik.

Ke depan, diharapkan adanya ruang dialog yang lebih terbuka agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara konstruktif tanpa harus memicu ketegangan di lapangan.

  • Penulis: Eli/Tim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirut BUMD PT. Lampung Selatan Maju Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp517 Juta

    Dirut BUMD PT. Lampung Selatan Maju Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp517 Juta

    • 0Komentar

    📰 Dirut PT. Lampung Selatan Maju Ditahan karena Dugaan Korupsi Rp517 Juta NEWS PUBLIK , Lampung Selatan — Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan menetapkan dan menahan ES (48), Direktur Utama PT. Lampung Selatan Maju, atas dugaan korupsi dana BUMD. Penahanan dilakukan pada Senin, 21 Juli 2025, usai penyidik mengantongi bukti kuat terkait dugaan penyimpangan keuangan […]

  • Al Haris Bagi Langkah Cepat Jambi Hadapi Karhutla ke Pemerintah Pusat

    Al Haris Bagi Langkah Cepat Jambi Hadapi Karhutla ke Pemerintah Pusat

    • 0Komentar

    📰 Al Haris Laporkan 11 Langkah Cepat Penanganan Karhutla Jambi ke BNPB dan Menteri Kehutanan NEWS PUBLIK, JAMBI (Diskominfo Provinsi Jambi)— Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan secara langsung langkah-langkah cepat yang telah diambil Pemerintah Provinsi Jambi dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto […]

  • Ratusan Warga Adat Buay Nyata Pasang Patok Batas di Lahan HGU Eks PT Tanggamus Indah

    Ratusan Warga Adat Buay Nyata Pasang Patok Batas di Lahan HGU Eks PT Tanggamus Indah

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Tanggamus – Ratusan warga Masyarakat Adat Buay Nyata memasang patok batas wilayah adat di lahan Hak Guna Usaha (HGU) eks PT Tanggamus Indah (TI) pada Minggu (23/11/2025). Langkah ini dilakukan untuk mencegah gangguan dari pihak luar, terutama terhadap aktivitas perkebunan dan tumpang sari yang selama ini dikelola warga Buay Nyata selagi lahan tersebut […]

  • Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Nyatakan Jambi Jadi Contoh Gerakan Tanam Pohon Serentak

    Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Nyatakan Jambi Jadi Contoh Gerakan Tanam Pohon Serentak

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, MUARO JAMBI, Pematang Jering – Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya Nur Adi Wardoyo menyatakan bahwa Provinsi Jambi dapat dijadikan contoh yang menggerakkan penanaman pohon serentak di Indonesia. Pernyataan ini disampaikannya saat Penanaman Pohon Serentak se-Provinsi Jambi dalam rangkaian HUT Ke-69 Provinsi Jambi, bertempat di […]

  • Proyek Pendidikan APBN 2025 di Labusel Belum Rampung!! Disdik dan PU-PR Pilih Bungkam ?

    Proyek Pendidikan APBN 2025 di Labusel Belum Rampung!! Disdik dan PU-PR Pilih Bungkam ?

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | LABUHANBATU SELATAN — Sejumlah proyek pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025, hingga awal Februari 2026 belum juga rampung. Pantauan di lapangan pada Senin (2/2/2026) menunjukkan, proyek-proyek tersebut meliputi rehabilitasi ruang kelas, ruang Unit Kesehatan Sekolah […]

  • Gubernur Al Haris Ajak Semua Pihak Bersatu dan Bersinergi Atasi Karhutla di Provinsi Jambi

    Gubernur Al Haris Ajak Semua Pihak Bersatu dan Bersinergi Atasi Karhutla di Provinsi Jambi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos. MH mengajak semua pihak bersatu dan bersinergi menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan serta perkuat kesiagaan semua elemen masyarakat menghadapi bahaya karhutla di provinsi Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat menjadi inspektur upacara pada Apel Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) […]

expand_less