Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Sinergi Regulasi dan Investasi: Menafsir PMK Nomor. 68 Tahun 2024 dalam Percepatan Jalan Khusus Batubara Jambi

  • account_circle Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP || Akademisi UIN STS Jambi
  • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
  • print Cetak

Sinergi Regulasi dan Investasi: Menafsir PMK Nomor. 68 Tahun 2024 dalam Percepatan Jalan Khusus Batubara Jambi

Oleh: Yulfi Alfikri Noer S.IP., M. AP
Akademisi UIN STS Jambi

Pembangunan jalan khusus batubara di Provinsi Jambi tidak sekadar persoalan infrastruktur, tetapi juga ujian bagi kemampuan pemerintah daerah dalam membaca arah kebijakan nasional dan mengoptimalkan peluang investasi. Di tengah keterbatasan fiskal, skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) menjadi salah satu solusi yang menawarkan keseimbangan antara kepentingan publik dan efisiensi investasi.

Hadirnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 68 Tahun 2024 memperkuat landasan regulasi bagi model kemitraan ini, dengan memberikan dukungan fiskal yang lebih terukur dan insentif bagi proyek strategis daerah.

Dalam konteks Jambi, kebijakan ini bukan sekadar perangkat hukum, melainkan momentum untuk mempercepat penyelesaian jalan khusus batubara, proyek vital yang diharapkan dapat mengurai kemacetan, menekan angka kecelakaan, serta mengembalikan harmoni antara aktivitas ekonomi dan keselamatan masyarakat.

Menurut data resmi Dinas PUPR Provinsi Jambi melalui dataset kondisi ruas jalan kabupaten/kota, terdapat panjang segmen jalan yang berada dalam kategori “rusak ringan”, “rusak sedang”, dan “rusak berat” yang mencerminkan tantangan pemeliharaan infrastruktur (https://jdac.jambiprov.go.id).

Di sisi lain, laporan lokal menyebut bahwa di Kabupaten Muaro Jambi hampir 50 persen jalan kabupaten berada dalam kondisi rusak berat; hanya sekitar 27,45 persen jalan yang dikategorikan “baik” (https://imcnews.id/read/2023/12/17/22745).

Sementara itu, jalan-jalan provinsi di Jambi juga menunjukkan angka kerusakan yang signifikan sekitar 22,62 persen dari total jalan provinsi dikabarkan mengalami kondisi rusak (https://www.jambione.com/megapolitan/1362994611/2262).

Potensi Ekonomi Batu Bara dan Tekanan Logistik

Jambi tetap menjadi provinsi penghasil batu bara penting di Sumatra. Pada tahun 2023, volume ekspor batu bara dari Provinsi Jambi mencapai 7,19 miliar kilogram dengan nilai ekspor lebih dari US$ 360 juta (https://jambi.bps.go.id/en/statistics-table/2).

Cara distribusi logistik dari tambang ke pelabuhan akan sangat menentukan efisiensi biaya dan kecepatan pengiriman.

Namun, produksi batu bara Jambi juga menunjukkan fluktuasi yang tajam. Misalnya, pada salah satu triwulan 2024, volume ekspor batu bara dilaporkan turun drastis menjadi hanya 298 ribu ton, atau penurunan sekitar 80 persen dibanding triwulan sebelumnya yang mencapai 1,53 juta ton (https://jambiindependent.bacakoran.co/read/19977).

Data historis 2018–2022 juga menunjukkan pola naik-turun yang cukup ekstrem, sebagaimana tercatat dalam studi akademis berbasis data BPS Jambi (https://repository.unja.ac.id/60373/6).

Kondisi kerusakan jalan dan tekanan tinggi terhadap sistem logistik semacam ini menimbulkan dilema: apakah harus terus memaksakan jalan umum untuk truk berat atau segera mencari solusi infrastruktur khusus yang lebih sistematis.

Skema KPBU dan PMK Nomor 68 Tahun 2024: Jalan Kolaboratif untuk Menyelesaikan Jalan Khusus
Di sinilah urgensi kebijakan pembiayaan inovatif seperti Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) menjadi relevan.

Skema ini membuka ruang kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta untuk berbagi peran, risiko, dan manfaat dalam pembangunan infrastruktur publik.

Kehadiran PMK Nomor 68 Tahun 2024 tentang Dukungan Fiskal dan Fasilitas dalam Proyek KPBU memperkuat kerangka hukum sekaligus memberikan kepastian fiskal bagi proyek-proyek infrastruktur strategis di daerah, termasuk pembangunan jalan khusus batu bara.

Melalui PMK ini, pemerintah daerah dapat mengakses berbagai fasilitas pendukung seperti Project Development Facility (PDF) untuk penyiapan proyek, Viability Gap Fund (VGF) bagi proyek yang layak secara sosial tetapi belum layak finansial, serta availability payment sebagai mekanisme pembayaran berbasis kinerja setelah proyek beroperasi.

Dengan begitu, beban fiskal daerah tidak lagi harus menanggung keseluruhan biaya di awal, sementara sektor swasta mendapat kepastian pengembalian investasi jangka panjang.

Peluang Konkret bagi Provinsi Jambi

Dalam konteks Jambi, penerapan KPBU sesuai PMK Nomor 68 Tahun 2024 dapat menjadi solusi konkret mempercepat pembangunan jalan khusus tanpa membebani APBD.

Pemerintah daerah dapat menggandeng mitra strategis dari sektor swasta untuk membangun, mengelola, sekaligus memelihara jalur tersebut berdasarkan kontrak yang terukur dan transparan.

Dengan tata kelola yang baik, model ini tidak hanya mempercepat penyelesaian proyek, tetapi juga menjadi simbol transformasi menuju tata kelola pembangunan yang modern dan partisipatif.

Pada akhirnya, percepatan proyek jalan khusus batu bara bukan sekadar urusan teknis antara tambang dan pelabuhan, tetapi tolok ukur kematangan tata kelola pembangunan di Jambi.

Di sinilah KPBU dan PMK Nomor 68 Tahun 2024 hadir bukan hanya sebagai instrumen fiskal, melainkan sebagai wujud nyata dari transformasi cara pandang pemerintah daerah terhadap pembangunan: dari sekadar “membangun proyek” menjadi “membangun sistem.”

Ukuran keberhasilan proyek ini bukan hanya seberapa cepat jalan itu rampung, tetapi seberapa dalam manfaatnya dirasakan oleh masyarakat dan seberapa kuat ia menjadi warisan pembangunan yang beradab, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

  • Penulis: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP || Akademisi UIN STS Jambi
  • Editor: NEWS PUBLIK

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Karawang, Polres Karawang Pastikan Pengamanan Maksimal

    Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Karawang, Polres Karawang Pastikan Pengamanan Maksimal

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KARAWANG – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir di Gempol Rawa RT 10 RW 03, Kelurahan Tanjung Pura, Kecamatan Karawang Barat, Senin (19/1/2026). Kunjungan tersebut disambut antusias oleh ribuan warga terdampak banjir. Dalam kegiatan itu, Wakil Presiden meninjau langsung kondisi pemukiman warga, berdialog dengan masyarakat, serta […]

  • Festival Panen Rayo Kopi Tamiai, Ariansyah Susuri Medan Berat Demi Dukung Petani Kerinci

    Festival Panen Rayo Kopi Tamiai, Ariansyah Susuri Medan Berat Demi Dukung Petani Kerinci

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | KERINCI – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Ariansyah, mewakili Gubernur Jambi Al Haris menghadiri Festival Panen Rayo Kopi Robusta di Desa Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Sabtu (23/05/2026). Festival yang digelar di kawasan pegunungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat potensi kopi robusta lokal sekaligus mendorong pengembangan sektor pertanian […]

  • Program Dumisake Pendidikan: Analisis Perkembangan Hingga Kwartal Keempat 2025

    Program Dumisake Pendidikan: Analisis Perkembangan Hingga Kwartal Keempat 2025

    • 1Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Mukhtar Latif, MPd (Guru Besar UIN STS Jambi) Dumisake Program Cerdas Pro Rakyat Jambi ​Pendidikan adalah investasi paling strategis yang dapat dilakukan oleh sebuah pemerintah daerah untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Provinsi Jambi telah mengambil langkah progresif melalui peluncuran program Dumisake pendidikan. Program ini merupakan janji politik […]

  • Peran Pemerintah Daerah Sebagai Fasilitator Kebahagiaan Karawang

    Peran Pemerintah Daerah Sebagai Fasilitator Kebahagiaan, Pesan Kuat Bupati Aep di Idulfitri 2026

    • 1Komentar

    NEWS PUBLIK | KARAWANG – Peran Pemerintah Daerah Sebagai Fasilitator Kebahagiaan ditegaskan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, dalam momentum Salat Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Karangpawitan, Karawang Barat, Sabtu (21/3/2026). Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, Bupati Aep menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak boleh hanya sebatas fungsi administratif. […]

  • Bupati Aep Lantik 63 Pejabat di Lingkungan Pemkab Karawang

    Bupati Aep Lantik 63 Pejabat di Lingkungan Pemkab Karawang

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KARAWANG — Rotasi dan mutasi jabatan menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan. Kebijakan tersebut tidak hanya ditujukan untuk pengisian jabatan, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan karier aparatur, penyegaran organisasi, serta peningkatan kinerja birokrasi secara menyeluruh. Penegasan itu disampaikan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, dalam Upacara Pengambilan […]

  • Pesta Rakyat Bazar UMKM dan Konser Musik Tanggamus 2026

    Diguyur Hujan, Ribuan Warga Tanggamus Tetap Padati Penutupan Pesta Rakyat UMKM dan Konser Musik

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | TANGGAMUS – Guyuran hujan yang mengguyur kawasan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Sabtu malam (23/05/2026), tidak mampu meredam semangat masyarakat untuk memadati malam penutupan gelaran Pesta Rakyat Bazar UMKM dan Konser Musik yang berlangsung di Taman Ir Soekarno Hatta Kotaagung. Ribuan warga tampak tetap bertahan menikmati rangkaian hiburan rakyat yang berlangsung meriah. Antusiasme masyarakat bahkan […]

expand_less