Aksi Massa Kepung Disdik hingga Kejari Labusel, Tuntut Kadisdik Diperiksa
- calendar_month Kam, 15 Jan 2026

NEWS PUBLIK, LABUSEL – Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (15/1/2026).
Dalam aksi tersebut, massa mendesak aparat penegak hukum agar segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan beserta pihak kontraktor. Mereka menilai terdapat sejumlah proyek pembangunan di lingkungan Dinas Pendidikan yang diduga mangkrak dan tidak sesuai dengan perencanaan awal.
Aksi unjuk rasa diawali di Kantor Dinas Pendidikan Labuhanbatu Selatan. Para demonstran secara bergantian menyampaikan orasi, menyoroti dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan proyek dengan anggaran yang telah dialokasikan.
Usai menyampaikan aspirasi di kantor Disdik, massa bergerak menuju Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan. Di lokasi tersebut, para pengunjuk rasa kembali menyampaikan orasi di depan gerbang kantor Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang.
Aspirasi Diterima Kejari Labusel
Setelah itu, massa melanjutkan aksi ke Kantor Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan. Aspirasi para pengunjuk rasa diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan, Oloan Sinaga, SH.
Koordinator aksi Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Labuhanbatu Selatan, Muhammad Fahri, menegaskan bahwa pihaknya meminta aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan dalam mengusut dugaan proyek mangkrak tersebut.
“Kami mendesak Kejaksaan Negeri dan Polres Labuhanbatu Selatan segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pendidikan serta kontraktor yang bertanggung jawab. Dugaan proyek mangkrak ini harus diusut tuntas karena menyangkut penggunaan anggaran negara dan kepentingan dunia pendidikan,” ujar Fahri di sela-sela aksi.
Lebih lanjut, Fahri menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda dan mahasiswa terhadap kualitas pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Ia juga menegaskan pihaknya akan terus mengawal persoalan ini hingga terdapat kejelasan serta langkah hukum konkret dari aparat penegak hukum.
- Penulis: RM
- Editor: NEWS PUBLIK
