Asap Karhutla Makin Mengusik Kesehatan, Kelompok Rentan Diminta Waspada
- account_circle Alimusa
- calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
- print Cetak

Data Pasien RSUD Kayuagung, Tak Semua Akibat Asap
Data RSUD Kayuagung selama Juli hingga September mencatat ratusan kasus dengan berbagai keluhan kesehatan.
Tercatat sebanyak 218 kasus diare, terdiri dari 188 pasien rawat inap dan 30 pasien rawat jalan. Selain itu, terdapat 72 kasus demam berdarah dengue (DBD), 26 kasus muntaber, serta empat kasus ISPA yang menjalani rawat inap.
Namun, pihak rumah sakit menegaskan data tersebut merupakan keseluruhan kasus yang tercatat di RSUD Kayuagung.
Artinya, angka tersebut tidak serta-merta menunjukkan seluruh kasus disebabkan oleh paparan kabut asap karhutla.
Penegasan ini penting agar data kunjungan pasien tidak langsung dikaitkan sebagai dampak karhutla tanpa adanya pemeriksaan atau dasar medis yang memastikan hubungan tersebut.
Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar
Di tengah ancaman kabut asap, RSUD Kayuagung mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika paparan asap meningkat.
Bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker yang menutup hidung dan mulut dianjurkan untuk membantu mengurangi paparan terhadap asap.
Perhatian juga diminta diberikan kepada kelompok rentan, terutama bayi, anak-anak, lansia serta mereka yang memiliki riwayat asma dan PPOK.
Tito meminta masyarakat tidak menunggu kondisi memburuk apabila mulai mengalami keluhan setelah terpapar asap.
“Apabila mengalami keluhan seperti sesak napas atau batuk yang muncul maupun memburuk setelah terpapar asap, segera konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat,” pungkas Tito.
- Penulis: Alimusa
















































