TRADISI SAKRAL! Kenduri Sko Belui 2026 Siap Digelar, Warisan Budaya Kerinci Kembali Hidup
- account_circle Eli/Tim
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 69

NEWS PUBLIK | Kerinci – Kenduri Sko Belui 2026 sebagai tradisi luhur lima tahunan masyarakat Tigo Luhah Belui resmi memasuki tahap persiapan. Rangkaian kegiatan adat besar ini dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 dengan berbagai prosesi sakral dan penuh makna budaya.
Persiapan ditandai dengan dirilisnya foto kepanitiaan pada 14 April 2026, yang sekaligus menjadi simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan Kenduri Sko tahun ini.
Acara ini menjadi salah satu agenda adat paling bergengsi di wilayah Kerinci, yang tidak hanya sarat nilai budaya, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat.
Kenduri Sko Belui 2026: Tradisi Luhur Lima Tahunan yang Sakral
Kenduri Sko Belui 2026 merupakan tradisi adat yang digelar setiap lima tahun sekali oleh masyarakat Tigo Luhah Belui. Tradisi ini menjadi bagian penting dalam menjaga warisan budaya serta memperkuat nilai-nilai adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Pelaksanaan tahun ini akan digelar dalam dua tahap utama yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat adat.
Tahap pertama akan dilaksanakan pada 16–17 Juni 2026, yakni prosesi pengangkatan Pemangku Adat yang baru. Pengangkatan ini dilakukan untuk menggantikan pemangku adat sebelumnya yang telah wafat, sekaligus melanjutkan estafet kepemimpinan adat.
Prosesi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi simbol keberlanjutan nilai-nilai budaya dan tatanan sosial masyarakat adat di wilayah tersebut.
Puncak Kenduri Sko Belui Digelar di Lapangan Bintang Tiga
Setelah prosesi pengangkatan pemangku adat, puncak acara Kenduri Sko Belui 2026 akan dilaksanakan pada 20–21 Juni 2026.
Kegiatan utama tersebut akan dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Bintang Tiga, Belui, yang diperkirakan akan menjadi titik berkumpulnya masyarakat dari berbagai wilayah, termasuk para perantau.
Puncak acara biasanya diisi dengan berbagai rangkaian adat, pertunjukan budaya, serta kegiatan yang mencerminkan kekayaan tradisi masyarakat Kerinci.
Momen ini juga menjadi ajang silaturahmi besar bagi masyarakat, baik yang berada di kampung halaman maupun yang datang dari luar daerah.

Panitia Harapkan Dukungan Penuh Masyarakat dan Perantau
Ketua Lembaga Kerapatan Adat Tigo Luhah Belui, Andi Ariawan DPT, bersama Bendahara Umum Aziswan Roberta M.Pd MK, menyampaikan harapan besar agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan sukses.
Dalam pertemuan dengan tim media, mereka menekankan pentingnya dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Kami sangat mengharapkan dukungan moril maupun materil dari seluruh masyarakat, baik yang berada di wilayah Tigo Luhah Belui maupun saudara-saudara kita yang berada di luar daerah dan di perantauan. Dukungan ini sangat berarti untuk kesuksesan hajat besar ini,” ujar mereka.
Dukungan tersebut dinilai sangat penting mengingat skala acara yang besar serta banyaknya kebutuhan dalam pelaksanaan kegiatan adat tersebut.
Ajakan Bersatu Sukseskan Tradisi Kenduri Sko Belui 2026
Panitia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Kenduri Sko Belui 2026.
Partisipasi ini tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga keterlibatan langsung dalam menjaga kekompakan, gotong royong, serta semangat kebersamaan.
Masyarakat diharapkan dapat menyatukan hati demi terselenggaranya tradisi luhur ini dengan penuh khidmat, sekaligus meriah sesuai harapan bersama.
Kenduri Sko bukan sekadar acara adat, tetapi juga simbol identitas, persatuan, dan kebanggaan masyarakat Tigo Luhah Belui yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
Pelaksanaan Kenduri Sko Belui 2026 menjadi momentum penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi adat yang sarat nilai budaya dan sejarah.
Dengan persiapan yang telah dimulai sejak dini, serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, diharapkan acara ini dapat berjalan sukses dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.
- Penulis: Eli/Tim
