Bantuan Beras Cadangan Jambi Disalurkan Gubernur Al Haris untuk Korban Banjir Sarolangun
- account_circle GR
- calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
- print Cetak

NEWS PUBLIK | SAROLANGUN – Bantuan Beras Cadangan Jambi mulai disalurkan Pemerintah Provinsi Jambi untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Sarolangun. Gubernur Jambi Al Haris menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis di Kantor Camat Batin VIII, Sabtu (13/06/2026).
Sebanyak 10.189 ton beras cadangan pangan pemerintah provinsi diberikan untuk masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Batin VIII, Pauh, Mandiangin, dan wilayah lainnya di Kabupaten Sarolangun.
Penyerahan bantuan tersebut turut didampingi Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua DPRD Sarolangun, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah, serta sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Jambi.
Bantuan Beras Cadangan Jambi Ringankan Beban Korban Bencana
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa bantuan beras tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan pemerintah daerah setelah bencana banjir melanda wilayah Sarolangun.
Menurutnya, proses penyaluran membutuhkan tahapan administrasi agar bantuan dapat diberikan secara tepat dan sesuai aturan.
“Ini yang pertama. Beras ini kita berikan memang ada usulan dari Bupati pada pemerintah provinsi. Prosesnya baru bisa kita kirim ke seluruh wilayah,” ujar Al Haris.
Ia menjelaskan, cadangan pangan pemerintah tidak hanya diperuntukkan saat terjadi bencana alam, tetapi juga dapat digunakan dalam kondisi tertentu seperti daerah rawan pangan maupun ketika terjadi gejolak harga beras.
Al Haris juga menyoroti pentingnya ketersediaan stok pangan di daerah. Ia menyebut stok beras di gudang Bulog Sarolangun saat ini cukup tersedia, namun diperlukan percepatan pembangunan gudang permanen agar distribusi lebih optimal.
“Pastikan tanahnya dulu, kalau sudah pasti, nanti kita akan mendorong percepatan pembangunan gudang Bulog di Sarolangun ini,” jelasnya.
Pemprov Jambi Siapkan Distribusi Cadangan Pangan
Gubernur Al Haris mengatakan pemerintah telah menyusun rencana distribusi cadangan beras untuk sejumlah wilayah yang membutuhkan.
Dari sisa cadangan yang tersedia, pemerintah akan mengalokasikan sebagian untuk membantu daerah lain, termasuk Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, serta mengembalikan sebagian stok untuk kebutuhan Sarolangun.
Ia juga meminta pemerintah daerah bersama DPRD segera menyusun regulasi daerah terkait penggunaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Menurutnya, aturan tersebut penting agar pemanfaatan cadangan beras dapat dilakukan lebih fleksibel, tidak hanya saat bencana, tetapi juga untuk menghadapi kondisi darurat pangan lainnya.
“Kalau ada perda, boleh digunakan tidak hanya untuk non-bencana. Jadi kalau bencana alam boleh, non-bencana-nya juga bisa, misalnya daerah rawan pangan atau saat harga naik,” kata Al Haris.
Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Jambi terhadap masyarakat terdampak banjir.
Ia menyebut bantuan beras sebanyak 10.189 kilogram tersebut akan membantu sekitar 6.000 jiwa di empat kecamatan terdampak.
“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi perhatian Bapak Gubernur serta jajaran Dinas Ketahanan Pangan. Bantuan ini akan meringankan beban masyarakat terdampak,” ujar Gerry.
Ia berharap dukungan pemerintah provinsi dapat terus diperluas kepada wilayah lain yang juga mengalami dampak banjir.
- Penulis: GR
