Domino Tak Lagi Dipandang Negatif, Bupati Labusel Dorong ORADO Jadi Wadah Prestasi
- account_circle RM
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

NEWS PUBLIK | LABUHANBATU SELATAN – Permainan domino yang selama ini kerap dipandang sebelah mata mulai didorong ke arah yang berbeda di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara. Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang, SH, mengapresiasi kehadiran ORADO dan mendorong olahraga domino menjadi wadah positif yang mampu melahirkan prestasi.
Pesan itu disampaikan Fery saat menghadiri Turnamen Olahraga Domino (ORADO) Piala Kapolres Labusel yang digelar ORADO Labusel di Convention Hall Grandsuma Bloksongo, Kecamatan Kotapinang, Minggu (13/9/2026).
Bagi Fery, domino tidak semestinya berhenti sebagai aktivitas pengisi waktu. Jika dikelola dalam wadah organisasi, aturan pertandingan dan pembinaan yang jelas, permainan tersebut dapat diarahkan menjadi kegiatan olahraga yang sehat sekaligus memperkuat hubungan sosial masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, saya menyambut baik kehadiran dan kegiatan ORADO. Saya berharap organisasi ini tidak hanya menjadi wadah untuk menyalurkan hobi dan mengembangkan olahraga domino, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, kebersamaan serta persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar Fery.
Bupati Fery Ingin Citra Domino Berubah
Fery menilai masuknya domino ke dalam wadah olahraga merupakan langkah positif untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap permainan tersebut.
Selama ini, domino kerap dikaitkan dengan stigma negatif. Namun, menurut Fery, ketika permainan itu dijalankan dalam ruang olahraga dengan aturan yang jelas, semangat sportivitas dan pembinaan, arahnya dapat berubah menjadi kegiatan yang lebih sehat dan produktif.
“Ini merupakan kegiatan positif. Kita ingin bagaimana sesuatu yang selama ini mungkin dianggap negatif bisa diarahkan menjadi kegiatan yang positif,” katanya.
Menurutnya, keberadaan aturan dan pembinaan menjadi bagian penting agar olahraga domino tidak sekadar menjadi ajang permainan, tetapi berkembang sebagai wadah interaksi sosial dan pencapaian prestasi.
“Dengan masuknya domino ke dalam cabang olahraga, tentu ada aturan, sportivitas dan pembinaan yang jelas. Harapannya, ini bisa menjadi wadah yang baik bagi masyarakat,” lanjutnya.
- Penulis: RM
