Domino Tak Lagi Dipandang Negatif, Bupati Labusel Dorong ORADO Jadi Wadah Prestasi
- account_circle RM
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Menang Boleh, Persaudaraan Jangan Hilang
Di hadapan para peserta turnamen, Bupati Fery juga menyampaikan pesan agar pertandingan tidak hanya diukur dari siapa yang menjadi pemenang.
Ia meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, disiplin dan persaudaraan selama kompetisi berlangsung.
Sebab, pertandingan akan melahirkan pemenang dan pecundang. Namun, hubungan baik antarpeserta diharapkan tetap terjaga setelah turnamen berakhir.
“Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi menjaga persahabatan adalah tujuan yang jauh lebih penting,” tegas Fery.
Pesan tersebut menjadi penekanan agar kompetisi tidak berubah menjadi ruang perselisihan. Sebaliknya, turnamen diharapkan menjadi momentum memperluas silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat Labusel.
ORADO Didorong Cetak Prestasi
Fery juga menitipkan harapan kepada pengurus ORADO agar pembinaan olahraga domino terus dikembangkan melalui kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, sebuah hobi yang dikelola secara serius dan diarahkan melalui pembinaan yang tepat memiliki peluang berkembang menjadi prestasi.
“Harapan saya, ORADO terus melakukan pembinaan dan menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang dapat melibatkan generasi muda. Sehingga hobi dapat berkembang menjadi prestasi dan memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah,” ungkapnya.
Turnamen ORADO Piala Kapolres Labusel sendiri turut dihadiri Wakil Bupati Labusel Syahdian Purba Siboro, Kapolres Labusel AKBP Rosef Efendi, Ketua ORADO Pengprov Sumatera Utara Yopie H. Batubara, Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, Danramil 11 Kotapinang Mayor Inf Hendra Gunawan, perwakilan Kejari Labusel, para peserta serta sejumlah undangan lainnya.
- Penulis: RM
