Perumdam Tirta Mountala Berbenah Hadapi Krisis Air, Siapkan Solusi Jangka Panjang
- account_circle Ichsan Nizali
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

NEWS PUBLIK | ACEH BESAR – Perumdam Tirta Mountala Berbenah dengan menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga pelayanan air bersih di tengah dampak kemarau panjang yang melanda Kabupaten Aceh Besar. Selain penanganan darurat, perusahaan daerah tersebut juga mulai mempersiapkan solusi jangka panjang guna memperkuat sistem distribusi air minum.
Kemarau ekstrem yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan debit air di kolam Mata Ie, salah satu sumber utama pelayanan Cabang Darul Imarah, menurun drastis. Kondisi tersebut mengakibatkan pasokan air bersih kepada pelanggan di sejumlah wilayah ikut terdampak.
Dewan Pengawas Perumdam Tirta Mountala Aceh Besar, T. Abulis Samarkhan, mengatakan persoalan tersebut telah menjadi perhatian serius manajemen sejak awal 2026. Berbagai langkah penanganan telah disusun sesuai arahan Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumdam Tirta Mountala.
Sebagai langkah cepat, Perumdam Tirta Mountala mengoptimalkan distribusi air bersih menggunakan armada truk tangki ke wilayah pelayanan Cabang Darul Imarah dan sejumlah lokasi lain yang mengalami gangguan pasokan.
Distribusi dilakukan berdasarkan laporan serta pengaduan masyarakat agar kebutuhan air bersih warga tetap dapat terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.
Menurut T. Abulis, pelayanan darurat tersebut menjadi solusi sementara sembari menunggu pengembangan sistem distribusi air yang lebih terintegrasi.
Untuk jangka panjang, Perumdam Tirta Mountala tengah merancang pembangunan jaringan distribusi induk yang menghubungkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Indrapuri, Siron, hingga Darul Imarah.
Melalui sistem interkoneksi tersebut, distribusi air diharapkan menjadi lebih fleksibel sehingga pasokan dari satu wilayah dapat membantu daerah lain yang mengalami gangguan, termasuk kawasan Mata Ie dan sekitarnya.
Selain itu, Dewan Pengawas bersama Direksi juga terus menjalin komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPBPK serta sejumlah anggota DPR RI asal Aceh guna memperoleh dukungan pengembangan infrastruktur air minum.
- Penulis: Ichsan Nizali
