Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Panas! 2 Kubu Demo Soal Alih Fungsi Lahan Sawah di Teluknaga, Bupati Tangerang Jadi Sasaran Aduan

  • account_circle Bandi
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • print Cetak
Dua Kubu Demo Soal Alih Fungsi Lahan Sawah di Teluknaga

Aksi demonstrasi perihal alih fungsi lahan persawahan di Teluknaga, Tangerang.

📰 Panas! Dua Kubu Demo Soal Alih Fungsi Lahan Sawah di Teluknaga, Bupati Tangerang Jadi Sasaran Aduan

NEWS PUBLIK | Tangerang — Demo alih fungsi lahan Teluknaga memanas di depan kantor Bupati Kabupaten Tangerang, Rabu (22/4/2026). Dua kelompok massa yang sama-sama mengaku berasal dari Kecamatan Teluknaga turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi, namun dengan sikap yang saling bertolak belakang.

Situasi ini menciptakan pemandangan tak biasa. Alih-alih satu suara, demonstrasi justru diwarnai adu argumen antara kubu penolak dan kubu pendukung alih fungsi lahan persawahan. Kedua kelompok secara bergantian menyuarakan tuntutan mereka melalui orasi yang lantang, lengkap dengan spanduk yang mempertegas posisi masing-masing.

Pantauan di lokasi menunjukkan, massa dari kedua kubu berdiri berhadapan dan saling melemparkan pernyataan keras. Sebagian massa menolak keras rencana alih fungsi lahan karena dinilai berpotensi merusak lingkungan serta mengancam mata pencaharian petani.

Dalam aksi tersebut, kelompok yang menamakan diri Pribumi Bersatu menjadi salah satu pihak yang paling vokal menolak kebijakan alih fungsi lahan. Koordinator aksi, Heri, menegaskan bahwa persoalan izin alih fungsi lahan bukan berada di tingkat desa maupun kecamatan.

Kewenangan menertibkan izin alih fungsi lahan itu dari pusat, bukan dari kades maupun camat,” teriak Heri di tengah kerumunan massa.

Kelompok ini menilai bahwa perubahan fungsi lahan pertanian menjadi kawasan lain dapat membawa dampak serius, terutama terhadap keberlanjutan lingkungan. Selain itu, mereka juga mengkhawatirkan nasib para petani yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor persawahan di Teluknaga.

Bagi mereka, mempertahankan lahan sawah bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan ketahanan pangan dan keseimbangan ekosistem di wilayah tersebut.

Di sisi lain, kelompok yang mendukung demo alih fungsi lahan Teluknaga juga tak kalah lantang. Mereka menilai bahwa perubahan fungsi lahan justru menjadi peluang untuk mendorong pembangunan dan kemajuan wilayah.

Seorang orator dari atas mobil komando dengan penuh semangat menyampaikan bahwa warga Teluknaga membutuhkan perubahan agar tidak tertinggal dari daerah lain.

Sampai kapan pun kami warga Teluknaga akan terus melawan, akan terus berjuang agar wilayah kami semakin maju dan tidak ketinggalan. Kami berharap orang-orang yang di luar Teluknaga, yang bukan warga Teluknaga, jangan ikut campur, karena kami yang merasakan, bukan kalian orang luar,” seru orator tersebut dengan nada tinggi.

Pernyataan ini memperlihatkan adanya perbedaan perspektif di tengah masyarakat. Sebagian warga memandang alih fungsi lahan sebagai ancaman, sementara yang lain melihatnya sebagai peluang pembangunan ekonomi dan modernisasi wilayah.

Aksi demo alih fungsi lahan Teluknaga ini sempat memicu ketegangan di lokasi. Kedua kubu yang berseberangan terlihat saling membalas orasi, menciptakan suasana yang cukup panas dan menyita perhatian warga sekitar.

Meski demikian, situasi masih dapat dikendalikan. Aparat gabungan dari TNI dan Polri tampak berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi konflik yang lebih besar.

Kehadiran aparat menjadi langkah penting untuk memastikan aksi tetap berlangsung aman dan tidak berujung bentrokan fisik antar massa.

Dalam aksi tersebut, kantor Bupati Kabupaten Tangerang menjadi titik utama penyampaian aspirasi. Kedua kelompok sama-sama berharap pemerintah daerah dapat mengambil sikap atas polemik alih fungsi lahan yang tengah terjadi.

Meski kewenangan perizinan disebut berada di pemerintah pusat, massa tetap mendesak agar pemerintah daerah tidak tinggal diam dan turut memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bagaimana kebijakan tata ruang dapat memicu perbedaan pandangan di tengah masyarakat. Konflik kepentingan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan menjadi isu yang semakin kompleks, khususnya di wilayah yang tengah berkembang seperti Teluknaga.

  • Penulis: Bandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan PETI Gunakan Mesin Dompeng Masih Bebas Beroperasi di Desa Seling

    Puluhan PETI Gunakan Mesin Dompeng Masih Bebas Beroperasi di Desa Seling

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Merangin – Seolah-olah Tak Tersentuh Hukum Puluhan aktivitas PETI menggunakan mesin Dompeng bebas beroperasi dan tidak tersentuh Hukum di Desa Seling Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Berdasarkan pantauan langsung awak media dilapangan Aktivitas pertambangan emas ilegal (PETI) menggunakan mesin Dompeng tidak jauh dari pemukiman warga, Senin, (03/02/). Saat awak media konfirmasi dengan […]

  • Memaknai Puasa Melampaui Lapar dan Haus

    Memaknai Puasa Melampaui Lapar dan Haus

    • 1Komentar

    Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Akademisi UIN STS Jambi) Puasa kerap dipahami sebagai kewajiban ritual yang bersifat individual, sebuah praktik spiritual yang ditempatkan semata dalam relasi privat antara manusia dan Tuhan. Dalam kerangka ini, puasa seolah selesai pada kepatuhan personal. Namun pembacaan yang terlalu privat justru menyederhanakan maknanya. Puasa bukan sekadar ritus […]

  • Peninjauan Lahan Asrama Mako Polres Labuhanbatu Selatan oleh Karojakstra Mabes Polri

    Peninjauan Lahan Asrama Mako Polres Labuhanbatu Selatan oleh Karojakstra Mabes Polri

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, LABUSEL – Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Strategi (Karojakstra) Stamarena Mabes Polri, Brigjen Pol Dr. Adex Yudiswan, melakukan kunjungan kerja ke Polres Labuhanbatu Selatan di Desa Sosopan ,Kecamatan Kotapinang ,Kabupaten Labuhanbatu Selatan ,Provinsi Sumatera Utara ,Rabu ,14/1/2026. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kapolres Labuhanbatu Selatan bersama Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan. Agenda utama kunjungan […]

  • Gubernur Al Haris lepas JCH Kloter BTH 25 Jambi

    Gubernur Al Haris Resmi Tutup Pemberangkatan Haji Jambi 2026 dengan Pelepasan Kloter BTH 25

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH secara resmi melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kloter BTH 25 Provinsi Jambi Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi, Kamis (21/05/2026) siang. Kloter BTH 25 menjadi kloter terakhir pemberangkatan jamaah haji asal Provinsi Jambi […]

  • 30 Penjabat Wali Nagari se-Pasaman Barat Resmi Dilantik

    30 Penjabat Wali Nagari se-Pasaman Barat Resmi Dilantik

    • 1Komentar

    NEWS PUBLIK, Pasaman Barat Sumbar – Sebanyak 30 penjabat (Pj) wali nagari se-Kabupaten Pasaman Barat resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Pasaman Barat, yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setia Bakti, di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu (21/5). Dalam sambutannya mewakili Bupati Yulianto, Setia Bakti mengucapkan selamat kepada para Pj […]

  • Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Dalam Rangka HUT KE-21 Kabupaten OKU Selatan Tahun 2025

    Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Dalam Rangka HUT KE-21 Kabupaten OKU Selatan Tahun 2025

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, MUARADUA – Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten OKU Selatan dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-21 Kabupaten OKU Selatan Tahun 2025, yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten OKU Selatan, Kamis (16/01/2025) berlangsung khidmat dan lancar. Sidang Paripurna Istimewa ini dibuka dan dipimpin langsung oleh Plt. Ketua DPRD OKU Selatan Charles Minarko, […]

expand_less