EVALUASI DAPUR SPPG BGN: Langkah Tegas Pastikan Kualitas Gizi Anak di Karawang
- account_circle M. Novicho
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 61

Bupati Aer memberikan sambutan saat Kegiatan evaluasi dapur SPPG BGN.
NEWS PUBLIK | KARAWANG – Evaluasi dapur SPPG BGN menjadi langkah strategis pemerintah dalam memastikan kualitas program pemenuhan gizi berjalan optimal. Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Kabupaten Purwakarta mengikuti kegiatan pengarahan dan evaluasi pelaksanaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional.
Kegiatan ini menghadirkan sebanyak 1.006 peserta yang terdiri dari 414 kepala satuan pelaksana (Kasatpel), 178 yayasan, 414 mitra, serta 39 undangan. Evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program pemenuhan gizi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Evaluasi Dapur SPPG BGN Tekankan Pengawasan Ketat dan Standar Higiene
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Dadang Hendrayuda, menegaskan bahwa pengawasan terhadap operasional dapur SPPG harus dilakukan secara ketat dan menyeluruh.
Ia menekankan bahwa standar kebersihan, kualitas makanan, hingga tata kelola distribusi harus dijaga dengan baik agar program benar-benar berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.
“Pengawasan ketat diperlukan agar program tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata,” tegasnya dalam pemaparan.
Langkah ini menjadi krusial mengingat dapur SPPG merupakan ujung tombak dalam penyediaan makanan bergizi bagi kelompok rentan, termasuk anak-anak usia sekolah.
Ribuan Dapur SPPG di Jabar, Karawang Capai 214 Unit
Secara keseluruhan, jumlah SPPG di wilayah Jawa Barat mencapai 5.961 unit. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Karawang memiliki 214 unit dapur SPPG, sementara Kabupaten Purwakarta sebanyak 130 unit.
Khusus di Karawang, sebanyak 84 dapur telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yang menjadi indikator penting dalam menjamin keamanan dan kualitas makanan yang disajikan.
Keberadaan sertifikasi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga standar kesehatan dan keselamatan pangan dalam program pemenuhan gizi.

Bupati Karawang Siap Tindaklanjuti Arahan BGN
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menerima arahan yang jelas dan komprehensif dari pihak BGN terkait langkah-langkah yang harus dilakukan di lapangan.
“Kami telah menerima arahan yang sangat luar biasa dari Bapak Deputi. Sudah jelas alur-alur yang perlu kami laksanakan di daerah,” ujarnya.
Menurutnya, evaluasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat implementasi program SPPG agar semakin tepat sasaran dan berkualitas.

Standar Ketat Dapur SPPG Jadi Kunci Jamin Gizi Anak
Evaluasi dapur SPPG BGN tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi.
Dengan penerapan standar ketat, mulai dari proses produksi hingga distribusi makanan, diharapkan program ini mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka kekurangan gizi, terutama pada anak-anak.
Pemerintah daerah pun diharapkan terus meningkatkan pengawasan serta memastikan seluruh dapur SPPG memenuhi standar yang telah ditetapkan.
- Penulis: M. Novicho


