Breaking News
light_mode
Trending Tags

POHON PALA PERLU PEREMAJAAN: Solusi Penyangga Alam Morowali yang Kian Gundul, Warga Desak Reboisasi Segera

  • account_circle Yar & Sad
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026

POHON PALA PERLU PEREMAJAAN: Solusi Penyangga Alam Morowali yang Kian Gundul, Warga Desak Reboisasi Segera

NEWS PUBLIK | MOROWALI – Pohon pala penyangga alam Morowali kembali menjadi sorotan di tengah kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan. Kerusakan hutan akibat aktivitas pertambangan dinilai semakin masif dan mengancam keseimbangan ekosistem di wilayah tersebut.

Warga Morowali, Salman, mengungkapkan bahwa kondisi alam di Kabupaten Morowali saat ini semakin gundul akibat pembukaan lahan tambang berskala besar, seperti nikel, bijih besi, hingga batu gamping.

Ratusan hektare lahan menjadi gundul, sehingga kerusakan alam semakin masif,” ujar Salman kepada News Publik Sulteng, Selasa (31/3/2026).

Fenomena ini tidak hanya berdampak pada hilangnya tutupan hutan, tetapi juga meningkatkan risiko bencana lingkungan seperti erosi dan degradasi tanah.

Pohon Pala Penyangga Alam Morowali, Solusi Reboisasi Lahan Gundul

Menurut Salman, kondisi alam yang semakin parah seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Morowali dan Kabupaten Morowali Utara.

Ia menilai perlunya perencanaan matang untuk melakukan reboisasi terhadap lahan-lahan yang telah selesai diolah oleh perusahaan tambang.

Sudah sepatutnya pemerintah melakukan reboisasi terhadap lahan-lahan yang gundul. Tanah yang sudah selesai diolah perusahaan harus ditanam kembali,” tegasnya.

Reboisasi menjadi langkah penting untuk mengembalikan fungsi ekologis lahan, termasuk menjaga keseimbangan air, mengurangi risiko longsor, serta memperbaiki kualitas tanah yang rusak akibat aktivitas industri ekstraktif.

Pohon Pala dan Kemiri Dinilai Cocok Jadi Penyangga Alam Morowali

Dalam konteks pemulihan lingkungan, Salman menyebut bahwa tanaman yang paling cocok dikembangkan di wilayah Morowali adalah pohon pala dan pohon kemiri.

Kedua jenis tanaman tersebut dinilai memiliki nilai ekologis sekaligus ekonomi yang tinggi bagi masyarakat setempat.

Di wilayah Morowali, tanaman yang cocok itu pohon pala atau pohon kemiri. Tanaman ini sudah puluhan tahun menjadi tumpuan hidup masyarakat,” jelasnya.

Selain sebagai sumber penghidupan, buah pala juga merupakan komoditas rempah-rempah yang memiliki nilai jual tinggi, bahkan telah menjadi produk ekspor ke mancanegara.

Hal ini menjadikan pohon pala tidak hanya berfungsi sebagai tanaman produktif, tetapi juga sebagai solusi berkelanjutan dalam upaya rehabilitasi lingkungan.

Peremajaan Pohon Pala Jadi Kunci Tahan Erosi di Morowali

Lebih lanjut, Salman menekankan pentingnya peremajaan pohon pala sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Menurutnya, pohon pala memiliki kemampuan sebagai tanaman penyangga yang efektif dalam mencegah erosi yang selama ini kerap melanda wilayah Morowali.

Ini perlu peremajaan kembali pohon pala dan menjadi penyangga terhadap erosi yang selama ini melanda wilayah Morowali. Itu kuncinya,” ujarnya.

Dengan sistem perakaran yang kuat, pohon pala mampu menahan struktur tanah agar tidak mudah terkikis, terutama di kawasan yang telah mengalami pembukaan lahan secara besar-besaran.

Desakan Warga: Reboisasi Harus Jadi Prioritas Pemerintah

Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi melalui sektor pertambangan, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Reboisasi berbasis tanaman lokal seperti pala dan kemiri dinilai sebagai solusi strategis yang dapat mengembalikan keseimbangan alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jika tidak segera dilakukan, kerusakan lingkungan di Morowali dikhawatirkan akan semakin meluas dan berdampak jangka panjang terhadap kehidupan masyarakat serta ekosistem sekitar.

  • Penulis: Yar & Sad

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Kecewa, LSM LIPKA Sebut APH dan PT WKS Ingkari Kesepakatan

    Masyarakat Kecewa, LSM LIPKA Sebut APH dan PT WKS Ingkari Kesepakatan

    • 0Komentar

    📰 Ketua LSM LIPKA Kecam Keras Perlakuan APH dan PT. WKS yang Diduga Ingkar Janji dan Berpihak NEWS PUBLIK, Tanjabtim, 2 Oktober 2025 – Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Pencari Keadilan Abadi (LIPKA) mengecam keras tindakan Aparat Penegak Hukum (APH) dan PT. WKS yang diduga ingkar janji dan berpihak, menyebabkan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat. Tertanggal […]

  • Kades Klaim Selesai ?? Diduga Drainase Teluk Pinang Desa Asam Jawa Belum Tuntas

    Kades Klaim Selesai ?? Diduga Drainase Teluk Pinang Desa Asam Jawa Belum Tuntas

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, LABUSEL – Program perawatan drainase yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 di Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, diduga belum sepenuhnya rampung meski telah diklaim selesai oleh pemerintah desa. Pantauan di lapangan menunjukkan papan informasi proyek perawatan drainase masih terpasang dengan […]

  • Sepanjang Ramadan 1447 H, Polres Kaur dan Pemda Gelar Apel Siaga Kamtibmas

    Sepanjang Ramadan 1447 H, Polres Kaur dan Pemda Gelar Apel Siaga Kamtibmas

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Kaur – Guna memastikan kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026, Polres Kaur dan Pemda menggelar Apel Siaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Lapangan Satya Haprabu, Selasa (24/02/2026). Langkah preventif ini diambil untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah hukum Kabupaten Kaur. […]

  • GEOPARK MERANGIN JAMBI BUKAN PROYEK SIMBOLIS TETAPI PROGRAM DUNIA

    GEOPARK MERANGIN JAMBI BUKAN PROYEK SIMBOLIS TETAPI PROGRAM DUNIA

    • 1Komentar

    Oleh : Dr. Fahmi Rasid. 📰 Merangin Jambi Bukan Hanya Belajar Dari Dunia; Dunia Belajar Dari Merangin Jambi Tentang Fosil dan Flora Geopark Merangin Jambi lahir dari pertemuan panjang antara bumi yang bekerja dalam sunyi dan manusia yang belajar membaca jejaknya. Di bantaran Sungai Merangin, di hamparan alam Sungai Manau, hingga kaldera Masurai yang menyimpan […]

  • Gubernur Al Haris Resmi Lantik Pimpinan Baru BAZNAS Jambi

    Gubernur Al Haris Resmi Lantik Pimpinan Baru BAZNAS Jambi

    • 0Komentar

    📰 Lantik Pimpinan BAZNAS Periode 2025-2030, Gubernur Al Haris Dorong Pengelolaan Zakat Yang Baik Untuk Kesejahteraan Masyarakat NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, melantik Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi Periode 2025–2030. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan […]

  • Pemprov Jambi Apresiasi Sinergi BAZNAS dan MUI, Dorong Pengelolaan Zakat Berbasis Syariah, Hukum, dan HAM

    Pemprov Jambi Apresiasi Sinergi BAZNAS dan MUI, Dorong Pengelolaan Zakat Berbasis Syariah, Hukum, dan HAM

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Jambi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi memberikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Jambi dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi atas sinergi dalam penyelenggaraan kegiatan keumatan yang dinilai strategis dan berdampak langsung bagi masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., dalam kegiatan sarasehan yang mengangkat tema produktivitas lembaga […]

expand_less