Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Festival Budaya Melayu Bahraien Labusel 2026 Resmi Ditutup Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro

  • account_circle RM
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • print Cetak

Festival Budaya Melayu Bahraien Labusel 2026 Resmi Ditutup Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro

NEWS PUBLIK | Labuhanbatu Selatan – Festival Budaya Melayu Bahraien Labusel 2026 resmi ditutup oleh Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba Siboro, dalam sebuah seremoni sederhana namun sarat makna yang digelar di Pendopo SBBK Kota Pinang, Sabtu (2/5/2026).

Penutupan festival yang berlangsung di Kelurahan Kota Pinang, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera Utara ini tidak diwarnai kemeriahan berlebihan. Namun justru dalam kesederhanaan tersebut tersimpan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga ingatan sejarah, warisan budaya, dan harapan masa depan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menghidupkan kembali identitas budaya Melayu yang perlahan mulai tergerus oleh perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro menegaskan bahwa penutupan festival bukan sekadar akhir dari sebuah rangkaian acara, melainkan penegasan kembali jati diri masyarakat Melayu.

Ia menekankan bahwa budaya bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga identitas yang harus dijaga secara kolektif oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Festival ini bukan hanya seremoni. Ini adalah simbol bahwa kita masih memiliki identitas, masih punya akar budaya yang harus dijaga bersama,” ujarnya dengan nada tenang namun penuh penekanan.

Festival ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya digelar di halaman Istana Bahraien Kotapinang—sebuah bangunan bersejarah yang pernah menjadi pusat kejayaan Kesultanan Melayu di wilayah tersebut.

Selama berlangsungnya festival, berbagai pertunjukan seni, adat, dan tradisi ditampilkan, menghidupkan kembali nuansa budaya yang pernah berjaya di masa lalu.

Bagi masyarakat, momen ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga perjalanan emosional yang menghubungkan masa lalu dengan masa kini.

Meski festival berlangsung meriah dalam makna, kondisi fisik Istana Bahraien justru menjadi sorotan serius. Bangunan bersejarah tersebut dilaporkan mulai mengalami kerusakan dan kehilangan sejumlah aset penting akibat kurangnya perawatan.

Hal ini menjadi ironi di tengah upaya pelestarian budaya yang tengah digalakkan.

Wakil Bupati menegaskan bahwa keberadaan istana tidak boleh hanya menjadi simbol semata, melainkan harus difungsikan sebagai pusat pelestarian budaya yang hidup dan berkelanjutan.

“Ini momentum penting untuk menghidupkan kembali kejayaan budaya kita. Istana ini jangan hanya jadi saksi bisu, tapi harus menjadi pusat pelestarian sejarah Melayu,” ungkapnya.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga membutuhkan perhatian serius terhadap aset fisik bersejarah.

Dukungan terhadap pelestarian budaya juga datang dari tingkat pemerintahan paling dekat dengan masyarakat. Lurah Kotapinang, Irwan Sentosa Siregar, menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan budaya sebagai bagian dari upaya menjaga warisan leluhur.

Menurutnya, festival seperti ini memiliki nilai edukatif yang tinggi, khususnya bagi generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai budaya mereka.

“Sebagai pemerintahan yang terendah, kami tetap mendukung apapun kegiatan yang positif. Seperti kegiatan sakral sejarah kesultanan ini. Dari budaya Melayu inilah kita belajar agar tetap terjaga sebagai warisan untuk anak cucu kita,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pelestarian budaya tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, komunitas budaya, dan generasi muda.

Kotapinang sendiri dikenal sebagai wilayah yang memiliki sejarah panjang dalam peradaban Melayu di Sumatera. Nilai-nilai adat, tradisi lisan, serta budaya lokal masih hidup di tengah masyarakat, meski perlahan menghadapi tantangan modernisasi.

Festival Budaya Melayu Bahraien Labusel 2026 akhirnya tidak hanya menjadi ajang hiburan atau perayaan budaya semata, tetapi juga ruang refleksi bersama.

Di tengah arus globalisasi, budaya lokal justru harus diperkuat sebagai fondasi karakter generasi masa depan.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa pelestarian budaya masih menghadapi tantangan serius, terutama terkait kondisi fisik peninggalan sejarah yang semakin memprihatinkan.

Penutupan festival malam itu pun menjadi lebih dari sekadar seremoni. Ia menjelma menjadi pesan kolektif bahwa budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus dijaga, dirawat, dan diwariskan secara nyata.

Harapan pun mengalir agar pemerintah dapat hadir lebih serius dalam menjaga warisan budaya, tidak hanya melalui kegiatan festival, tetapi juga melalui kebijakan konkret dalam pelestarian aset sejarah.

  • Penulis: RM

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jambi Dukung TVRI Siarkan Piala Dunia 2026, UMKM Dipacu Raup Dampak Ekonomi

    Pemprov Jambi Dukung TVRI Siarkan Piala Dunia 2026, UMKM Dipacu Raup Dampak Ekonomi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menyatakan dukungan penuh kepada TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026. Dukungan tersebut diarahkan agar momentum ajang sepak bola terbesar dunia ini turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat. Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, menyampaikan apresiasi atas […]

  • Efyarman Resmi Nahkodai Hulubalang Sakti Alam Kerinci 2026-2030, Fokus Hidupkan Kembali Marwah Adat

    Efyarman Resmi Nahkodai Hulubalang Sakti Alam Kerinci 2026-2030, Fokus Hidupkan Kembali Marwah Adat

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI – Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Provinsi Jambi secara resmi menetapkan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Debalang Negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Kabupaten Kerinci untuk masa bhakti 2026–2030. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: 11/SK/DPP-DN/I/2026, yang memuat struktur dan nama-nama pengurus harian. Dalam keputusan itu, […]

  • Bunda PAUD Hj. Hesti Haris: Anak SAD Berhak Dapat Pendidikan Sejak Dini

    Bunda PAUD Hj. Hesti Haris: Anak SAD Berhak Dapat Pendidikan Sejak Dini

    • 1Komentar

    đź“° Bunda PAUD Hesti Haris Tegaskan Hak Pendidikan Anak SAD Sejak Usia Dini NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Bunda PAUD Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE atau Hesti Haris, menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan inklusif untuk semua anak, termasuk anak-anak Suku Anak Dalam (SAD). Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam Podcast PAUD Inklusif bertema “Meretas […]

  • Sekda Sudirman pimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Jambi

    Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Sekda Sudirman Soroti Pentingnya Kuasai Transformasi Digital

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, S.H., M.H menegaskan bahwa perjuangan bangsa saat ini tidak lagi bertumpu pada kekuatan fisik semata, melainkan telah bergeser menuju perjuangan intelektual dan penguasaan transformasi digital. Penegasan tersebut disampaikan Sudirman usai memimpin upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan […]

  • Mobil box kontainer

    Breaking News! Mobil Box Kontainer Ngejogrog di Pohon Ambon

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | TANGERANG – Sebuah insiden terjadi di Jalan Raya Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada Jumat 5 Juni 2026 siang sekira pukul 11:30 WIB. Menurut data yang dihimpun, sebuah mobil box kontainer berukuran besar tersebut tersangkut pada dahan pohon ambon yang tumbuh di tepi jalan. Peristiwa ini sontak menarik perhatian pengendara yang melintas. […]

  • Kecelakaan Batu Bara Berulang, Ketua DPRD Jambi M. Hafiz Fattah: Jangan Anggap Ini Hal Biasa

    Kecelakaan Batu Bara Berulang, Ketua DPRD Jambi M. Hafiz Fattah: Jangan Anggap Ini Hal Biasa

    • 1Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Rentetan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan batu bara kembali terjadi di Provinsi Jambi. Dalam sepekan terakhir, beberapa insiden dilaporkan terjadi di sejumlah titik, mulai dari Jembatan Aur Duri 2 di Kota Jambi, kawasan Koto Boyo Kabupaten Batang Hari, hingga kecelakaan terbaru di Jalan Lintas Timur Kabupaten Tanjung Jabung Barat. […]

expand_less