Breaking News
Trending Tags

Jangan Tunggu Bentrok! Eks HGU PT TI Diminta Segera Ditertibkan Pemkab Tanggamus

  • account_circle Tim AWPI
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • print Cetak

Muncul Dugaan Jual Beli Tanah Negara

Persoalan semakin panas setelah perwakilan tiga marga menuding adanya pihak luar yang ikut masuk dan menggarap lahan tersebut.

Robinson, bergelar Khaja Penata Bandakh, meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan keterlibatan sejumlah pihak yang disebut berasal dari luar wilayah Tanggamus.

Ia juga menyampaikan adanya dugaan transaksi jual beli tanah negara dengan modus mengatasnamakan perjuangan adat. Menurut keterangannya, harga yang disebut dalam praktik tersebut bisa mencapai puluhan juta rupiah per hektare.

Dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan aparat penegak hukum dan tidak dapat dianggap sebagai fakta sebelum terdapat hasil penyelidikan atau proses hukum.

Robinson juga meminta Polres Tanggamus menindaklanjuti laporan yang disebut telah dilayangkan beberapa bulan sebelumnya terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Marga Buay Turgak.

Ia mengingatkan, konflik mengenai identitas adat dan penguasaan lahan berpotensi memicu persoalan yang lebih besar jika tidak segera ditangani.

Sementara itu, Dalom Bangsa Alam Zuherman selaku Ketua Adat Marga Buay Nyata juga mengungkapkan keberatan atas aktivitas sejumlah kelompok yang disebut menggarap lahan di wilayah yang mereka klaim sebagai wilayah tiga marga.

Zuherman meminta aparat tidak membiarkan persoalan berkembang menjadi aksi massa.

Ia bahkan memperingatkan bahwa pihaknya dapat melakukan gerakan besar apabila masyarakat dari luar daerah terus menguasai lahan yang menurut mereka merupakan wilayah tiga marga.

“Kami masih menghormati proses hukum dan menghargai para penegak hukum,” ujarnya.

BPN: Lahan Eks HGU PT TI Kini Berstatus Tanah Negara

Di tengah panasnya polemik, Pemkab Tanggamus meminta seluruh pihak menahan diri.

Asisten I Pemkab Tanggamus, Ruly Runayunda, mengatakan pemerintah daerah menghargai aspirasi masyarakat adat, tetapi penyelesaian persoalan harus dilakukan melalui dialog dan koordinasi.

Ia meminta tidak ada pihak yang mengambil tindakan sendiri sebelum persoalan mendapatkan titik temu.

“Agar semua pihak saling menahan diri demi menghindari potensi konflik di Kabupaten Tanggamus,” kata Ruly.

Menurutnya, seluruh aspirasi yang disampaikan perwakilan tiga marga akan dilaporkan kepada pimpinan untuk kemudian dibahas lebih lanjut bersama Bupati Tanggamus.

  • Penulis: Tim AWPI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Labusel melantik GARA MATA Shooting Club - NEWS PUBLIK

    GARA MATA Shooting Club Resmi Dilantik, Wabup Syahdian Dorong Generasi Muda Jauhi Narkoba

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | LABUHANBATU SELATAN – Semangat pembinaan olahraga sekaligus gerakan penyelamatan generasi muda dari bahaya narkoba menggema di Lapangan Tembak Tathya Dharaka Polres Labuhanbatu Selatan, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (6/6/2026). Momentum tersebut ditandai dengan pelantikan pengurus GARA MATA Shooting Club yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian […]

  • Hujan Tak Menghalangi Upacara HUT RI ke-81, Tanjab Barat Teguhkan Semangat Persatuan

    Hujan Tak Menghalangi Upacara HUT RI ke-81, Tanjab Barat Teguhkan Semangat Persatuan

    • 0Komentar

    349 Warga Binaan Terima Remisi Tak hanya upacara, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Tanjab Barat juga diwarnai pemberian remisi kepada warga binaan pemasyarakatan. Sebanyak 349 warga binaan menerima Remisi Umum I dan Remisi Umum II. Pemberian remisi tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus bentuk motivasi agar warga binaan terus memperbaiki diri dan mempersiapkan […]

  • BPN Gandeng Kejati Banten: Gebuk Mafia Tanah Lebih Keras, Urus Pertanahan Lebih Cepat

    BPN Gandeng Kejati Banten: Gebuk Mafia Tanah Lebih Keras, Urus Pertanahan Lebih Cepat

    • 0Komentar

    📰 BPN Gandeng Kejati Banten: Gebuk Mafia Tanah Lebih Keras, Urus Pertanahan Lebih Cepat NEWS PUBLIK, SERANG – Kabar baik bagi masyarakat Banten yang resah dengan masalah pertanahan. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten kini menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten untuk memberantas mafia tanah dan meningkatkan efektivitas pelayanan. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja […]

  • LEX AL HARISIANA: Kiat Membangun Jambi yang Transparan dan Akuntabel

    LEX AL HARISIANA: Kiat Membangun Jambi yang Transparan dan Akuntabel

    • 0Komentar

    Prof. Dr. Mukhtar Latif, MPd (Ketua ICMI Orwil Jambi – Guru besar UIN STS Jambi) ————— Pendahuluan Kepemimpinan daerah di era digital menuntut tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel. Di Provinsi Jambi, dapat dikatakan “paradigma baru dalam membangun Jambi mantap Jilid 1 dan 2”, yang kami istilahkan “Lex Al Harisiana”, yaitu sistem hukum dan […]

  • Kasus Narkotika Bungo Berujung Rehabilitasi, Kejati Jambi Terapkan Keadilan Restoratif

    Kasus Narkotika Bungo Berujung Rehabilitasi, Kejati Jambi Terapkan Keadilan Restoratif

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Penanganan perkara penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Bungo mengambil jalur berbeda. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menyetujui penyelesaian perkara seorang tersangka narkotika melalui Mekanisme Keadilan Restoratif (MKR) dengan rehabilitasi rawat inap selama lima bulan. Keputusan tersebut diberikan dalam ekspose perkara yang digelar secara virtual pada Selasa (21/7/2026). Tersangka berinisial Muhammad Sidiq alias Sidiq […]

  • Gubernur Al Haris: Pertumbuhan Ekonomi Jambi 2026 Ditarget 5,4 Persen, Pro-Jambi Diprioritaskan

    Gubernur Al Haris: Pertumbuhan Ekonomi Jambi 2026 Ditarget 5,4 Persen, Pro-Jambi Diprioritaskan

    • 0Komentar

    Al Haris Sampaikan Nota Pengantar KUA-PPAS 2026, Pro-Jambi Jadi Fokus Utama Pembangunan 📰 NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. bersama Wakil Gubernur Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dengan agenda penyampaian Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon […]

expand_less