Ketua Adat Buay Nyata Murka Tanah Ulayat Dijajah Kelompok Pendatang
- account_circle Wandi/Tim AWPI
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Selain itu, ia membantah adanya tindakan intimidasi terhadap pihak lain. Menurutnya, masyarakat adat Buay Nyata hanya memberikan teguran sembari menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Polres Tanggamus.
Dalam keterangannya, Helmi turut menyinggung adanya dugaan pihak yang menjanjikan lahan eks HGU kepada masyarakat dengan imbalan sejumlah uang. Namun demikian, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Ketua Adat Tegaskan Komitmen Menjaga Wilayah Adat
Sementara itu, Ketua Adat Marga Buay Nyata, Zuherman Gelar Dalom Bangsa Alam, mengatakan masyarakat adat akan terus melakukan kegiatan gotong royong setiap Sabtu dan Minggu sebagai bentuk kebersamaan sekaligus menjaga wilayah yang mereka klaim sebagai tanah ulayat.
Ia menyebut masyarakat adat dari wilayah Penggawa, Terbaya, Kusa, Teba, hingga Kedamaian akan tetap bersatu menjaga kawasan tersebut.
Menurut Zuherman, pihaknya berkomitmen mempertahankan wilayah adat hingga pemerintah menetapkan status penggunaan lahan atau memperpanjang HGU sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami akan tetap menjaga kekompakan masyarakat adat. Selama belum ada keputusan pemerintah mengenai penggunaan lahan tersebut, kami akan tetap menjaga wilayah ini,” tegasnya.
- Penulis: Wandi/Tim AWPI

