Breaking News
light_mode
Trending Tags

Langkah Berani PTPN IV, Sulap Bangunan Tak Terpakai Jadi Pabrik Kopi Kelas Dunia

  • account_circle Eli
  • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
  • visibility 154

Langkah Berani PTPN IV, Sulap Bangunan Tak Terpakai Jadi Pabrik Kopi Kelas Dunia

📰 Transformasi Hijau, PTPN IV Regional 4 Manfaatkan Aset Bekas Rumah Sakit Jadi Pabrik Kopi Berkelas Ekspor

NEWS PUBLIK, Kerinci – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi–Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya terhadap program hilirisasi komoditas unggulan nasional. Kali ini, perusahaan pelat merah tersebut mengonversi bekas bangunan rumah sakit di kawasan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, menjadi pabrik pengolahan kopi Arabika berkualitas ekspor.

Langkah ini menandai keseriusan PTPN IV Regional 4 dalam memperluas portofolio bisnis dari hulu ke hilir, sekaligus meningkatkan nilai tambah produk perkebunan di tingkat lokal.

“Kami mulai mengembangkan kopi secara lebih serius. Bekas rumah sakit Kayu Aro akan kami sulap menjadi pabrik pengolahan kopi agar seluruh rantai produksinya terintegrasi di unit ini,” ujar Delvi, Manajer Unit Usaha Kayu Aro, dikutip dari Antara, Jumat (10/10/2025).

Selama ini, pengelolaan kopi di kawasan Kayu Aro dilakukan dalam skala kecil oleh karyawan melalui unit usaha rumah tangga (UMKM). Melihat potensi besar dan tingginya permintaan pasar terhadap kopi Arabika Kayu Aro yang memiliki cita rasa dan aroma khas, manajemen PTPN IV memutuskan untuk meningkatkan skala pengolahan ke tingkat industri.

Dua Ikon Industri dalam Satu Kawasan

Kawasan Kayu Aro dinilai strategis karena berada di lingkungan perkebunan yang telah terintegrasi dengan kantor, perumahan karyawan, dan fasilitas produksi teh milik perusahaan.
“Rencana tersebut sudah dibahas di tingkat manajemen. Harapannya, akan ada dua ikon industri di satu lokasi — pabrik teh dan pabrik kopi Kayu Aro,” jelas Delvi.

Saat ini, PTPN IV Regional 4 telah mengelola 500 hektare lahan kopi Arabika, yang ditanam di ketinggian 1.200–1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kondisi tanah vulkanik di lereng Gunung Kerinci menjadikan kopi Kayu Aro memiliki karakter unik: tingkat keasaman seimbang, aroma floral, dan tekstur lembut — ciri khas kopi spesialti kelas dunia.

Kopi Kayu Aro telah menembus pasar ekspor, terutama ke negara-negara Eropa dan Jepang. PTPN IV melihat peluang ekspor masih sangat terbuka seiring meningkatnya tren global terhadap kopi single origin dan sistem pertanian berkelanjutan (sustainable farming).

“Potensi pasar kopi Arabika Kayu Aro sangat besar, baik untuk domestik maupun ekspor. Melalui pembangunan pabrik ini, kami ingin memperkuat posisi Kayu Aro sebagai salah satu ikon ekspor unggulan Sumatera,” ujar Delvi menambahkan.

Transformasi Aset Non-Produktif Jadi Pusat Ekonomi Baru

Pemanfaatan bangunan bekas rumah sakit menjadi pabrik kopi merupakan bagian dari strategi efisiensi aset BUMN. Sebelum difungsikan, bangunan tersebut akan melalui proses pembersihan dan uji kelayakan teknis oleh tim manajemen untuk memastikan keamanan dan standar produksi.

Langkah ini menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan mampu mengubah aset non-produktif menjadi pusat ekonomi baru di kawasan perkebunan.
“Ini bukan hanya soal produksi kopi, tetapi juga bagaimana perusahaan mengelola aset secara optimal agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar seorang pejabat di PTPN IV Regional 4.

Inisiatif ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat untuk memperkuat hilirisasi komoditas perkebunan nasional, termasuk kelapa sawit, teh, dan kopi.

Dorong Ekonomi Daerah dan Lapangan Kerja Baru

Dengan hadirnya pabrik pengolahan di Kayu Aro, rantai pasok dari petani dan kebun perusahaan dapat terserap langsung. Hal ini menciptakan nilai tambah di daerah, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat posisi Kayu Aro sebagai sentra kopi unggulan nasional.

Pabrik tersebut juga diharapkan menjadi pusat riset dan edukasi kopi, bekerja sama dengan lembaga penelitian serta komunitas petani di sekitar kawasan Gunung Kerinci.

Langkah PTPN IV Regional 4 ini menandai babak baru industri kopi di wilayah Jambi–Sumatera Barat. Dengan dukungan iklim ideal, tenaga kerja berpengalaman, dan fasilitas industri yang terus dikembangkan, Kayu Aro berpotensi sejajar dengan kawasan kopi ternama seperti Gayo, Toraja, dan Kintamani.

“Kami optimistis, pengembangan pabrik kopi ini akan menjadi penggerak ekonomi baru di Kayu Aro. Ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga kebanggaan terhadap produk lokal yang mampu menembus pasar global,” tutup Delvi.

  • Penulis: Eli
  • Editor: NEWS PUBLIK

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAN 2 Jambi Disorot!! Ada Dugaan Gratifikasi Seragam Siswa

    MAN 2 Jambi Disorot!! Ada Dugaan Gratifikasi Seragam Siswa

    • 0Komentar

    📰 FPPN Desak Kejaksaan Bongkar Dugaan Korupsi Seragam di MAN 2 Kota Jambi NEWS PUBLIK, Kota Jambi — Forum Pemuda Peduli Nusantara (FPPN) menilai langkah pemerintah melalui surat edaran yang melarang sekolah madrasah negeri menjual seragam kepada siswa merupakan kebijakan tepat untuk menjaga integritas pendidikan. Namun, FPPN menegaskan bahwa surat edaran saja tidak cukup tanpa […]

  • Pasca Dilantik, Wabup Solok Candra Pimpin Apel Gabungan Perdana Di Lingkungan Pemkab Solok

    Pasca Dilantik, Wabup Solok Candra Pimpin Apel Gabungan Perdana Di Lingkungan Pemkab Solok

    • 0Komentar

    NEWSPUBLIK, Arosuka – Mengawali minggu pertama Pasca dilantik, Wakil Bupati Solok Candra memimpin apel gabungan yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Solok, serta ASN dan THL di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok di Lapangan Kantor Bupati Solok, Senin (24/02/2025).Dalam amanatnya, Wakil Bupati Solok Candra menyampaikan bahwa dirinya bersama […]

  • Sekda Sudirman: Poltekkes Jambi Harus Cetak Lulusan Unggul

    Sekda Sudirman: Poltekkes Jambi Harus Cetak Lulusan Unggul

    • 0Komentar

    📰 Sekda Jambi Harap Poltekkes Cetak SDM Kesehatan Unggul NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH., MH., secara resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Jambi. Acara tersebut berlangsung di Gedung Laboratorium Poltekkes Kemenkes Jambi, Kota Baru, Senin (21/07/2025). […]

  • Bak Pemilu, SMP Negeri 3 Bonjol Gelar Pemilihan Ketua OSIS Periode 2025 – 2026

    Bak Pemilu, SMP Negeri 3 Bonjol Gelar Pemilihan Ketua OSIS Periode 2025 – 2026

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Pasaman Sumbar – Suasana demokrasi kembali terasa kuat di lingkungan SMP Negeri 3 Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Sekolah tersebut menggelar pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS periode 2025–2026 dengan mekanisme yang dibuat menyerupai proses pemilu pada umumnya. Pemilihan berlangsung pada Rabu, 19 November 2025, dan diikuti oleh 205 siswa dari kelas VII, […]

  • THR Itu Hak Karyawan, Bukan Sekadar Bonus

    THR Itu Hak Karyawan, Bukan Sekadar Bonus

    • 1Komentar

    NEWS PUBLIK | KARAWANG – THR Itu Hak Karyawan, bukan sekadar bonus dari perusahaan. Pemerintah menegaskan bahwa Tunjangan Hari Raya Keagamaan merupakan hak normatif pekerja yang wajib dibayarkan oleh pengusaha menjelang hari raya keagamaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kewajiban tersebut diatur secara tegas dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya […]

  • Gentala Arasi: Katalis Transformasi Digital Jambi Menuju Ekonomi Berdaya Saing

    Gentala Arasi: Katalis Transformasi Digital Jambi Menuju Ekonomi Berdaya Saing

    • 1Komentar

    Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP Akademisi UIN STS Jambi Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak bagi daerah yang ingin menjaga daya saing di tengah perubahan ekonomi global. Di Provinsi Jambi, momentum itu mulai diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang menggabungkan literasi, inklusi, dan inovasi sebagai fondasi ekonomi baru. Gentala Arasi […]

expand_less