Lari Usai Hantam Pemotor dan Diduga Mabuk, Mobil BR-V Dikejar Warga dari Pinang Merah
- account_circle Eli/Tim/Red
- calendar_month Sen, 5 Jan 2026
- visibility 115

Sc : @KABARKAMPUNGKITO.JBI
NEWS PUBLIK, JAMBI – Aksi tabrak lari yang diduga dilakukan dalam kondisi mabuk kembali terjadi di Kota Jambi. Kali ini, pengemudi mobil Honda BR-V warna putih bernomor polisi BH 1699 YQ menabrak seorang pengendara sepeda motor lalu melarikan diri dari lokasi kejadian.
Pelaku akhirnya diamankan warga di kawasan Sipin, setelah sebelumnya dikejar dari wilayah Pinang Merah, Jumat malam (4/1/2026).
Berdasarkan keterangan di lapangan, kecelakaan terjadi di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Kota Baru. Mobil BR-V dan sepeda motor melaju dari arah yang sama, yakni dari SPBU Bagan Pete menuju Kantor Lurah Simpang Rimbo.
Di sekitar kawasan Tam Cargo, mobil yang dikemudikan pelaku menabrak bagian belakang sepeda motor yang berada di depannya.
“Mobil menabrak motor dari belakang, menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka,” ujar sumber di lokasi.
Kabur Usai Menabrak, Warga Bertindak
Alih-alih berhenti dan bertanggung jawab, pengemudi BR-V justru melarikan diri. Aksi tersebut memicu reaksi warga yang kemudian melakukan pengejaran hingga pelaku berhasil dihentikan dan diamankan.
Warga menilai tindakan pelaku tidak hanya membahayakan korban, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.
Laporan masyarakat diterima melalui call center pengaduan, lalu diteruskan ke piket patroli Polsek Kota Baru. Aiptu David Syafrianto bersama tim patroli bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Setibanya di TKP, petugas mendapati korban telah dievakuasi ke RSUD Abdul Manap, sementara tim kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengamanan situasi.

Korban Selamat, Pelaku Diperiksa
Kapolsek Kota Baru Kompol Jimi Fernando, SIK menyampaikan bahwa korban kini dalam kondisi sadar setelah mendapatkan perawatan medis.
Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran lalu lintas, terlebih aksi tabrak lari yang membahayakan nyawa.
Kompol Jimi Fernando juga memberikan penekanan kepada jajarannya agar setiap laporan masyarakat ditangani cepat dan profesional.
“Setiap laporan warga wajib direspons cepat. Tidak ada toleransi bagi pelaku yang kabur setelah kecelakaan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pengemudi BR-V putih tersebut masih menjalani pemeriksaan untuk pendalaman unsur tabrak lari dan dugaan mengemudi dalam kondisi tidak layak.
- Penulis: Eli/Tim/Red
- Editor: NEWS PUBLIK
