Maulid Nabi di Polsek Sukakarya Sabang: Keteladanan Rasulullah Diterjemahkan Lewat Kepedulian dan Silaturahmi | News Publik.perss
- account_circle NOVI KARNO
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

BREAKING : NEWS PUBLIK
Maulid Nabi di Polsek Sukakarya Sabang: Keteladanan Rasulullah Diterjemahkan Lewat Kepedulian dan Silaturahmi
SABANG – NEWS PUBLIK | Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Mapolsek Sukakarya Sabang tidak berhenti pada seremoni keagamaan. Momentum kelahiran Rasulullah SAW itu dimanfaatkan jajaran kepolisian bersama Bhayangkari Ranting Sukakarya untuk memperkuat pembinaan rohani sekaligus menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat, khususnya 20 anak yatim/piatu yang menerima santunan.
Kegiatan berlangsung di Mapolsek Sukakarya, Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Sabtu (5/9/2026), dalam suasana khidmat, hangat dan penuh kekeluargaan.
Peringatan Maulid tersebut mengangkat tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, untuk Kelestarian Bumi dan Negeri Kita Wujudkan Polri Presisi Guna Mendukung Asta Cita.”
Tema itu menjadi pesan penting bagi jajaran Polri untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai bagian dari sikap dalam menjalankan tugas, terutama dalam membangun pelayanan yang humanis, amanah dan semakin dekat dengan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Sabang AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., Waka Polres Sabang Kompol Teuku Muhammad, S.H., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sabang, perwakilan Danramil Sukakarya beserta personel, Camat Sukakarya beserta staf, Camat Sukamakmue beserta staf, Keuchik dan perangkat Gampong Paya Seunara, tokoh agama, masyarakat, personel Polres Sabang dan Polsek Sukakarya, serta Bhayangkari Ranting Sukakarya.
Kehadiran lintas unsur tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan keagamaan yang digelar kepolisian juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi, kebersamaan dan kemitraan dengan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kapolsek Sukakarya Sabang IPDA Hairul Saleh Ritonga, S.H., kemudian dilanjutkan pembacaan doa, pemberian santunan kepada 20 anak yatim/piatu serta makan bersama.
Santunan Yatim, Wujud Kepedulian Polsek Sukakarya
Bagian paling menyentuh dalam peringatan tersebut hadir ketika jajaran Polsek Sukakarya bersama Bhayangkari menyerahkan santunan kepada 20 anak yatim/piatu.
Santunan itu menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus refleksi dari nilai kasih sayang yang diajarkan Rasulullah SAW.
Di tengah kesibukan menjalankan tugas kepolisian, perhatian terhadap anak yatim menjadi pesan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak semata-mata diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama.
Momen tersebut berlangsung penuh keakraban. Anak-anak yatim/piatu bersama masyarakat dan para undangan menjadi bagian penting dari peringatan Maulid yang digelar di lingkungan Mapolsek Sukakarya.
Polri Hadir Bukan Hanya Saat Dibutuhkan
Peringatan Maulid Nabi ini sekaligus mempertegas pendekatan humanis Polsek Sukakarya dalam membangun hubungan dengan masyarakat.
Polri tidak hanya dituntut hadir ketika terjadi persoalan keamanan maupun gangguan kamtibmas. Kehadiran dalam ruang sosial, keagamaan dan kemasyarakatan juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.
Karena itu, silaturahmi yang terbangun melalui kegiatan tersebut memiliki arti strategis. Polisi, TNI, pemerintah kecamatan, perangkat gampong, tokoh agama dan masyarakat dapat duduk bersama dalam suasana yang cair dan penuh persaudaraan.
Sinergi seperti ini menjadi modal sosial dalam menciptakan lingkungan yang aman sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat Kota Sabang.
Keteladanan Rasulullah Menjadi Refleksi Pelaksanaan Tugas
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum bagi personel Polsek Sukakarya untuk melakukan refleksi terhadap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.
Kejujuran, amanah, kesabaran, keadilan, kasih sayang dan kepedulian merupakan nilai yang tidak hanya relevan dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga menjadi landasan moral dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
Nilai tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
Dalam konteks itulah, Maulid Nabi di Polsek Sukakarya memiliki makna yang lebih luas. Peringatan bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi momentum untuk menerjemahkan keteladanan beliau dalam bentuk sikap dan pengabdian.
Bangun Kedekatan, Rawat Kepercayaan
Kegiatan yang digelar Polsek Sukakarya bersama Bhayangkari Ranting Sukakarya tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.
Kedekatan tidak dibangun hanya melalui komunikasi formal, tetapi juga melalui kebersamaan dalam berbagai momentum sosial dan keagamaan.
Pemberian santunan kepada 20 anak yatim/piatu menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut. Sementara kehadiran unsur TNI, pemerintah kecamatan, perangkat gampong, tokoh agama dan masyarakat menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga hubungan sosial di wilayah Sabang.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar dan penuh kekhidmatan.
Bagi Polsek Sukakarya, Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk terus menumbuhkan semangat pengabdian—menjaga keamanan, membangun kemitraan dan menghadirkan kepedulian di tengah masyarakat.
Sebab, keteladanan Rasulullah SAW tidak cukup hanya dikenang dalam sebuah peringatan. Ia harus hadir dalam tindakan: amanah dalam menjalankan tugas, peduli terhadap sesama, serta tulus memberikan manfaat bagi masyarakat.
— MJ Eric Karno | Media News Publik Wilayah Sabang
- Penulis: NOVI KARNO
