Muscab KONI Bogor Transparan, Bupati Bogor Rudy Susmanto Tuai Apresiasi
- account_circle Kusnadi Azis
- calendar_month Sel, 5 Mei 2026

NEWS PUBLIK | BOGOR – Netralitas Bupati Bogor dalam Muscab KONI mendapat apresiasi luas dari kalangan pengawas dan pegiat olahraga. Sikap tidak berpihak yang ditunjukkan dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga integritas organisasi olahraga di daerah.
Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia wilayah Bogor, Rizwan Riswanto, secara terbuka memberikan apresiasi kepada Rudy Susmanto atas sikap netral dan bijaksana dalam proses Musyawarah Cabang (Muscab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh kepemimpinan yang matang dan berintegritas dalam menjaga independensi organisasi olahraga dari kepentingan politik.
Rizwan menilai, keputusan Bupati Bogor untuk tidak melakukan intervensi dalam proses pemilihan kepengurusan KONI merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi.
Dengan menyerahkan sepenuhnya proses pemilihan kepada mekanisme organisasi, Muscab KONI Kabupaten Bogor dinilai berjalan lebih demokratis dan transparan.
“Kami sangat menghargai sikap Bapak Bupati Rudy Susmanto yang berdiri di tengah dan bertindak bijak. Netralitas ini memberikan ruang bagi insan olahraga untuk memilih pemimpin berdasarkan kompetensi, bukan karena tekanan atau titipan pihak tertentu,” tegas Rizwan dalam keterangan resminya, Senin (4/5/2026).
Ia menegaskan bahwa sikap tersebut tidak hanya mencerminkan kedewasaan dalam berpolitik, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menjaga marwah dunia olahraga di Kabupaten Bogor.
Lebih lanjut, Rizwan menyampaikan bahwa posisi netral pemerintah daerah sangat penting agar Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Bogor tetap fokus pada tujuan utamanya, yakni pembinaan atlet dan peningkatan prestasi.
Menurutnya, tanpa intervensi politik, organisasi olahraga akan lebih leluasa dalam menentukan arah kebijakan yang berorientasi pada prestasi.
“Dengan netralitas ini, KONI ke depan bisa lebih fokus mengejar target prestasi, termasuk mewujudkan Bogor sebagai daerah yang istimewa dan berprestasi di bidang olahraga,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kebijakan bijak yang diambil Bupati memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) dalam mengikuti proses Muscab.
Rizwan optimistis bahwa dengan proses yang berjalan secara objektif dan bebas intervensi, kepemimpinan KONI yang terpilih nantinya akan memiliki legitimasi kuat dari akar rumput olahraga.
Hal ini menjadi modal penting dalam membangun organisasi yang solid dan berdaya saing tinggi.
“Dengan kepemimpinan yang lahir dari proses yang sehat, kami yakin KONI akan dipimpin oleh sosok yang benar-benar memiliki kapasitas dan dukungan nyata dari insan olahraga,” jelasnya.
Ia menilai, legitimasi yang kuat akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembinaan atlet serta pencapaian prestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Selain memberikan apresiasi, Rizwan juga menegaskan komitmen BPI KPNPA RI untuk terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran di lingkungan KONI Kabupaten Bogor.
Pengawasan tersebut bertujuan memastikan seluruh anggaran digunakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
“Kami akan terus bersinergi dalam melakukan pengawasan agar anggaran KONI benar-benar digunakan untuk kepentingan pembinaan olahraga, bukan hal lain,” tegasnya.
Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan semangat pemerintahan bersih yang diusung oleh Bupati Bogor.
Di akhir pernyataannya, Rizwan mengajak seluruh pihak untuk mendukung kepengurusan KONI yang baru agar mampu membawa kemajuan bagi dunia olahraga di Kabupaten Bogor.
Ia berharap momentum Muscab ini menjadi awal baru dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah.
“Terima kasih kepada Bupati Rudy Susmanto atas komitmennya menjaga sportivitas dalam berorganisasi. Mari kita dukung kepemimpinan yang baru untuk membawa kejayaan olahraga Kabupaten Bogor,” tutupnya.
- Penulis: Kusnadi Azis
