Breaking News
light_mode
Trending Tags

Super Ketat! Pejabat Pemkab Bogor Rudy Susmanto Lantik 24 Pejabat, 96 Jabatan di Pemkab Bogor Masih Kosong

  • account_circle Kusnadi Azis
  • calendar_month Sab, 14 Feb 2026

Super Ketat! Pejabat Pemkab Bogor Rudy Susmanto Lantik 24 Pejabat, 96 Jabatan di Pemkab Bogor Masih Kosong

NEWS PUBLIK | BOGOR — Bupati Bogor Rudy Susmanto melantik 19 pejabat eselon III dan IV serta 5 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jumat (14/2/2026). Pelantikan ini disebut sebagai bagian dari pengisian kekosongan jabatan yang masih cukup besar.

Rudy mengungkapkan, saat ini terdapat 105 jabatan kosong di Pemkab Bogor. Dengan dilantiknya 24 pejabat hari ini, masih tersisa 96 jabatan yang belum terisi.

Dua minggu ke depan kami akan mulai mekanisme baru jenjang karier ASN. Tidak hanya untuk eselon II, tetapi juga eselon III dan IV akan dibuka secara terbuka,” ujar Rudy kepada wartawan.

Ia menegaskan, seluruh ASN yang telah memenuhi syarat kepangkatan diperkenankan mendaftar. Seleksi akan dilakukan melalui tahapan dan mekanisme yang disiapkan secara transparan.

Menurutnya, ASN yang bertugas di kelurahan, kecamatan, maupun unit pelaksana teknis di wilayah barat, timur, utara, dan selatan Kabupaten Bogor memiliki hak dan peluang karier yang sama, meskipun lokasi tugasnya jauh dari pusat pemerintahan.

Rudy juga menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati Ade Jaro dalam memberantas praktik jual beli jabatan.

Kalau ada yang bisa membuktikan penempatan jabatan menggunakan uang atau praktik lainnya, tunjukkan buktinya. Kami pastikan di pemerintahan Rudy Susmanto dan Ade Jaro tidak ada jual beli jabatan,” tegasnya.

Dalam proses seleksi mendatang, Pemkab Bogor juga akan melibatkan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Bogor sebagai bagian dari panitia seleksi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses berjalan objektif dan berbasis kompetensi.

Rudy menyebut pengisian jabatan ini penting mengingat pemerintahannya bersama Ade Jaro hampir genap satu tahun. Ia ingin memastikan sumber daya manusia (SDM) Pemkab Bogor diisi figur-figur yang sesuai kompetensi dan potensi masing-masing.

Kita ingin potensi ASN terlihat sesuai bidangnya. Banyak orang hebat di Kabupaten Bogor yang belum muncul ke permukaan. Ke depan akan ada wajah-wajah baru yang membangun,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Rudy juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.

📰 Super Ketat! Pejabat Pemkab Bogor Rudy Susmanto Lantik 24 Pejabat, 96 Jabatan di Pemkab Bogor Masih Kosong

  • Penulis: Kusnadi Azis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rogayah Vs Acuan Garam, BPN Tanjab Barat Turun Tangan

    Rogayah Vs Acuan Garam, BPN Tanjab Barat Turun Tangan

    • 0Komentar

    📰 Rogayah Vs Acuan Garam: BPN Tanjab Barat Klarifikasi Sengketa Lahan di Kelagian Lama NEWS PUBLIK, Tanjung Jabung Barat – Perselisihan soal lahan kembali menyeruak di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Kali ini melibatkan seorang warga bernama Rogayah, yang mengklaim kepemilikan lahan warisan keluarganya di RT.17 Kelagian Lama, dan pihak bernama Acuan Garam, […]

  • DLHK Kabupaten Tangerang Laksanakan Peresmian Bank Sampah Unit di Lingkup Pemda

    DLHK Kabupaten Tangerang Laksanakan Peresmian Bank Sampah Unit di Lingkup Pemda

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang meresmikan Bank Sampah Unit di Lingkungan Pemda, Rabu (6/5/2026). Acara peresmian yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, beserta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat, rekan-rekan wartawan. […]

  • Aksi AWaSI Jambi Meledak di Fuel Terminal Kasang: Distribusi BBM Diduga Bocor, Pengawasan Dipertanyakan

    Aksi AWaSI Jambi Meledak di Fuel Terminal Kasang: Distribusi BBM Diduga Bocor, Pengawasan Dipertanyakan

    • 0Komentar

    📰 Aksi AWaSI Jambi Meledak di Fuel Terminal Kasang: Distribusi BBM Diduga Bocor, Pengawasan Dipertanyakan NEWS PUBLIK, Jambi – Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Jambi resmi menggelar aksi unjuk rasa di depan Pertamina Fuel Terminal Kasang, Jambi, sebagai bentuk protes atas maraknya dugaan penyimpangan distribusi BBM yang belakangan ramai diberitakan. Aksi ini menjadi penegasan sikap […]

  • Tabrakan Maut di Tanjung Pauh KM 32: Motor Hantam Truk Batu Bara Tanpa Rambu, Pengendara Luka Berat

    Tabrakan Maut di Tanjung Pauh KM 32: Motor Hantam Truk Batu Bara Tanpa Rambu, Pengendara Luka Berat

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | TANJUNG PAUH – Tanjung Pauh – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan batu bara kembali terjadi di ruas jalan Tanjung Pauh KM 32, tepatnya di Dusun Tanjung Sakti KM 34, pada Rabu (04/03/2026) sekitar pukul 18.40 WIB. Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan yang diduga berkaitan dengan aktivitas truk batu bara di […]

  • Pelantikan 199 Kepala Sekolah Karawang 2026, Bupati Warning Keras Terkait Dana BOS

    Pelantikan 199 Kepala Sekolah Karawang 2026, Bupati Warning Keras Terkait Dana BOS

    • 0Komentar

    📰 Pelantikan 199 Kepala Sekolah Karawang 2026, Bupati Warning Keras Terkait Dana BOS NEWS PUBLIK | Karawang – Pelantikan kepala sekolah Karawang 2026 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Karawang dalam memperkuat integritas dunia pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karawang secara tegas mengingatkan seluruh kepala sekolah agar tidak melakukan penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). […]

  • Marga Buay Nyata Angkat Bicara Terkait Somasi dari Buay Belunguh Tanjung Hikhan

    Marga Buay Nyata Angkat Bicara Terkait Somasi dari Buay Belunguh Tanjung Hikhan

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Tanggamus – Polemik internal adat Lampung Saibatin kembali mengemuka setelah Marga Buay Nyata menerima surat somasi dari kelompok yang menamakan diri sebagai Marga Buay Belunguh Tanjung Hikhan. Ketua Harian Marga Buay Nyata, Mathelmi, membenarkan adanya somasi tersebut, namun menegaskan bahwa pihaknya tidak menanggapi karena menilai isi surat tidak mencerminkan pemahaman adat yang benar. […]

expand_less