Pembangunan Jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning 26 Km Dimulai, Monadi dan Dandim Terobos Hujan dan Lumpur
- account_circle Raflis
- calendar_month Sel, 21 Apr 2026
- visibility 52

NEWS PUBLIK | Kerinci — Pembangunan jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning 26 Km resmi dimulai sebagai langkah strategis memperkuat konektivitas wilayah pedesaan di Kabupaten Kerinci. Momen ini semakin menyita perhatian setelah Bupati Kerinci Monadi bersama Dandim Kodim 0417/Kerinci Eko Siswanto menembus hujan deras dan medan berlumpur demi membuka langsung kegiatan tersebut.
Peresmian pembangunan jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning 26 Km ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan jalan sepanjang 26 kilometer ini dimulai dari Desa Pungut Mudik, melewati Desa Pasir Jaya, Desa Lubuk Tabun, hingga Desa Sungai Kuning di wilayah Kecamatan Siulak Mukai.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas PUPR, karya bakti TNI Kodim 0417/Kerinci, serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci Maya Novefry Handayani, Plt Camat Siulak Mukai Mountri Friadi, serta para kepala desa dari wilayah yang dilalui proyek pembangunan.
Pembangunan Jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning 26 Km, Akses Baru Penggerak Ekonomi Desa
Pembangunan jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning 26 Km menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Dalam sambutannya, Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan desa merupakan prioritas utama pemerintah daerah.
“Pembangunan jalan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membuka akses antarwilayah, mempermudah mobilitas masyarakat, serta mendorong peningkatan ekonomi desa. Kami juga sangat mengapresiasi sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, TNI, dan Pemerintah Provinsi Jambi dalam kegiatan ini,” ujar Monadi.
Ia menambahkan bahwa keberadaan jalan ini nantinya akan memberikan dampak signifikan, terutama dalam mendukung distribusi hasil pertanian serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Terobos Hujan dan Lumpur, Bukti Keseriusan Pemerintah dan TNI
Pemandangan tak biasa terlihat saat rombongan Bupati Kerinci dan Dandim menuju lokasi kegiatan pembangunan jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning 26 Km.
Mereka harus menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor di tengah hujan yang mengguyur kawasan tersebut, sekaligus menghadapi medan jalan yang berat dan berlumpur.
Meski kondisi ekstrem tersebut cukup menantang, hal itu tidak menyurutkan semangat rombongan untuk hadir langsung di lokasi.
Kehadiran mereka justru mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat yang telah menunggu sejak pagi.
Momentum ini menjadi simbol kuat bahwa pemerintah dan TNI hadir langsung di tengah masyarakat, bahkan dalam kondisi sulit sekalipun, demi memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Sinergi TNI dan Pemerintah Dorong Percepatan Infrastruktur
Dandim Kodim 0417/Kerinci Eko Siswanto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari karya bakti TNI sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan karya bakti ini, TNI hadir membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan, khususnya infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kami berharap jalan ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat di wilayah Pungut Mudik hingga Sungai Kuning,” ungkapnya.
Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah provinsi dinilai menjadi kunci keberhasilan proyek ini.
Dengan dimulainya pembangunan jalan tersebut, masyarakat di desa-desa yang dilalui diharapkan dapat merasakan manfaat langsung berupa akses transportasi yang lebih mudah, peningkatan distribusi hasil pertanian, serta terbukanya peluang ekonomi baru.
Harapan Besar untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa
Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap pembangunan jalan Pungut Mudik–Sungai Kuning 26 Km dapat menjadi tonggak penting dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
Selain membuka akses, proyek ini juga diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan.
Ke depan, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah provinsi diharapkan terus diperkuat guna mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Langkah ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga menyentuh hingga pelosok desa.
- Penulis: Raflis
