Peran Ponpes Jambi Tak Tergantikan, Gurbenur Al Haris Dorong Pembentukan Generasi Berakhlak
- account_circle GR
- calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
- print Cetak

NEWS PUBLIK | BATANG HARI – Peran Ponpes Jambi dalam membentuk akhlak dan pengetahuan keagamaan generasi muda dinilai memiliki posisi penting yang tidak dapat digantikan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jambi Al Haris saat menghadiri Haul Ke-1 Almaghfurlah Abah KH. M. Rouyani Jamil sekaligus Haflah Akhirussanah di Pondok Pesantren Irsyadul Ibad, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari, Kamis (04/06/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Al Haris menyampaikan apresiasi kepada para pengasuh dan tenaga pendidik pesantren yang selama ini berperan mendidik generasi muda Jambi agar memiliki ilmu, karakter, dan nilai keagamaan yang kuat.
Menurutnya, pesantren bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga menjadi wadah pembentukan moral dan kepribadian anak-anak bangsa.
Peran Ponpes Jambi Bentuk Generasi Berilmu dan Berakhlak
Gubernur Al Haris mengatakan keberadaan pondok pesantren memberikan kontribusi besar bagi pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Ia menyebut Pondok Pesantren Irsyadul Ibad yang berdiri sejak 2003 telah menunjukkan kiprah nyata dalam mencetak lulusan yang berkontribusi di berbagai bidang.
“Di usia 23 tahun ini pasti sudah banyak alumni yang berhasil lulus dari sini, ada yang menjadi kiai, ulama, bahkan pejabat. Pemerintah Provinsi Jambi menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya atas dedikasi pengasuh dan para guru pesantren yang telah mendidik dan mencerdaskan anak-anak Jambi,” ujar Al Haris.
Al Haris menegaskan pemerintah sangat terbantu dengan keberadaan pesantren karena mampu memberikan pendidikan karakter sekaligus pengetahuan agama kepada masyarakat.
“Kami sangat terbantu sekali. Jika tidak ada peran pondok pesantren, bayangkan anak-anak kita ini tidak memiliki akhlak yang mulia dan ilmu-ilmu kitab yang luar biasa,” katanya.
Ia juga mendoakan Almaghfurlah Abah KH. M. Rouyani Jamil agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta mengapresiasi perjuangan para kiai dan ulama dalam mengembangkan pendidikan Islam di Jambi.
Pemprov Jambi Terus Dukung Pengembangan Pesantren
Al Haris mengakui pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan anggaran dalam memberikan dukungan kepada seluruh pesantren di Provinsi Jambi.
Namun demikian, ia memastikan Pemprov Jambi tetap berkomitmen melakukan pembinaan dan memberikan perhatian sesuai kemampuan pemerintah.
“Kami mohon maaf jika pemerintah belum banyak memperhatikan pondok-pondok kita ini karena keterbatasan dana. Namun kita akan terus membina,” ungkap Al Haris.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jambi juga menyerahkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp20 juta kepada Pondok Pesantren Irsyadul Ibad.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Irsyadul Ibad Agus Mudjahid Royhidin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Jambi beserta para tokoh agama dan tamu undangan dalam kegiatan haul tersebut.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara ulama, santri, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun kehidupan keagamaan di Provinsi Jambi.
Acara tersebut juga diisi dengan tausiah yang disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Dahrul Rahma Jakarta sekaligus Ketua MUI DKI Jakarta, Dr. KH. Muhammad Faiz Syukron Makmun, Lc. MA.
- Penulis: GR
