Perang Sarung Berujung Sajam, Polisi Amankan Lima Remaja Bercelurit
- account_circle M. Novicho
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 19

NEWS PUBLIK | KARAWANG – Jajaran Polres Karawang terus memperkuat pengamanan selama bulan Ramadan. Kali ini, aparat berhasil menggagalkan aksi tawuran remaja yang berkedok “perang sarung” di Jalan Raya Klari, Desa Gintung Kerta, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 02.50 WIB.
Petugas mengamankan lima remaja yang terlibat bentrokan tersebut. Aksi itu tidak lagi sekadar permainan tradisional karena para pelaku membawa senjata tajam.
Dari lokasi kejadian, polisi menyita empat bilah senjata tajam, tiga sarung yang sudah dimodifikasi, serta dua sepeda motor yang digunakan untuk berkumpul.
Berawal dari Laporan Warga
Penindakan bermula saat warga melapor karena merasa resah dengan aktivitas sekelompok remaja di tengah malam. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim patroli Satuan Samapta langsung bergerak menuju lokasi.
Patroli dipimpin Aiptu Bahrudin bersama delapan personel. Mereka tiba di tempat kejadian dan mendapati lima remaja tengah terlibat tawuran perang sarung yang disertai senjata tajam.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan menjelaskan bahwa patroli rutin terus ditingkatkan selama Ramadan. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, terutama pada jam rawan menjelang sahur.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung melakukan pengecekan dan mendapati lima remaja sedang melakukan tawuran perang sarung yang disertai senjata tajam. Seluruhnya langsung kami amankan berikut barang bukti,” ujar Wildan.
Polisi Tegaskan Tidak Ada Toleransi
Wildan menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberi toleransi terhadap aksi tawuran dalam bentuk apa pun. Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pelaku maupun masyarakat sekitar.
Karena itu, Polres Karawang akan terus mengintensifkan patroli dialogis serta kegiatan preventif lainnya. Upaya ini bertujuan mencegah kejadian serupa terulang selama bulan suci Ramadan.
- Penulis: M. Novicho
