Tidak Mampu Hadirkan Otak Pelaku Pengeroyokan, Polda Jambi Diminta Berantas Mafia di Tubuh Polres Batanghari
- account_circle Tim
- calendar_month 17 jam yang lalu
- print Cetak

NEWS PUBLIK | JAMBI – Polres Batanghari Tidak mampu Menghadirkan yang diduga otak pelaku pengeroyokan Irfan yaitu Eko ke polres Batanghari.
Maizirwan, SH mengharapkan pihak kepolisian batang hari agar lebis mempertegaskan lagi pemanggilan paksa terhadap pelaku ataupun yg diduga otak pelaku karena ini sudah empat bulan lebih dari kejadian pemukulan sampai visum dan pelaporan belum juga pelaku memenuhi panggilan polres Batanghari,
Pihak Polres hanya berani menghadirkan kepala desa setempat untuk mewakili dari pelaku.
Diduga ini jelas ada permainan antara pelaku dengan pihak kepolisian pengeroyokan seolah panggilan dari kepolisian tidak dihiraukan.
Dengan adanya kejadian tersebut diminta Polda Jambi memberantas dugaan Mafia ditubuh polres Batanghari, karena ini permainan yang sangat nyata diduga otak pelaku didepan mata tidak mampu dihadirkan di polres Batanghari untuk diperiksa, malah sebalik hadir di polres hanya kades utusan pelaku, yang tidak ada kaitannya Dengan kasus pengeroyokan tersebut.
Bila kasus ini terus berlanjut dan tidak ditanggapi dengan serius oleh polres Batanghari diminta Polda Jambi segera copot Kapolres, Kasat dan Kanit Pidum Ginting polres Batanghari.
Irfan korban pengeroyokan saat ini dalam kondisi sakit dan trauma atas kejadian yang dialaminya beberapa bulan yang lalu.
Saat kejadian Korban Irfan diduga dipukul dan tangan serta kakinya diikat disiram dengan minyak mentah oleh pelaku dengan tujuan pelaku untuk membakar korban.
- Penulis: Tim
