Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Gubernur Al Haris Gencar Tekan Angka Stunting di Bungo

  • account_circle (Diskominfo Provinsi Jambi/nst/Foto&Video: Erict Sutriedi)
  • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
  • print Cetak

Gubernur Al Haris Gencar Tekan Angka Stunting di Bungo

NEWS PUBLIK, Muara Bungo (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka stunting di Provinsi Jambi yang masih tergolong tinggi. Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Bungo, Minggu (19/10/2025), Gubernur Al Haris turun langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat, termasuk paket sembako dan susu untuk anak-anak penderita stunting.

Perhatian Serius untuk Gizi dan Kelayakan Rumah

Tak hanya fokus pada aspek gizi, Gubernur Al Haris juga menyoroti kondisi tempat tinggal masyarakat sebagai faktor penunjang kesehatan anak. Melalui program Pro Jambi Tangguh, ia menyerahkan bantuan bedah rumah senilai Rp.800 juta, dengan nilai Rp.20 juta untuk setiap penerima manfaat.

“Stunting tidak hanya dari gizi, tetapi rumahnya juga tak layak huni. Ini menjadi potensi penyakit dari kecil,” kata Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris Gencar Tekan Angka Stunting di Bungo

Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Rakyat

Selain agenda penyaluran bantuan sosial, Gubernur Al Haris juga menyempatkan diri meninjau Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani. Ia mengapresiasi peran koperasi dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan mendorongnya agar terus berinovasi.

“Kalau koperasinya sudah bagus, anggotanya pun sejahtera. Kita mendorong koperasi merah putih ini melihat peluang-peluang, misalnya pembayaran listrik dan gas elpiji. Apalagi saat ini ada Permen ESDM yang koperasi boleh mengolah tambang,” jelasnya.

Gubernur Al Haris Gencar Tekan Angka Stunting di Bungo

Menurut Gubernur Al Haris, peluang tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian secara mandiri. Ia berharap koperasi di daerah terus berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

“Ini peluang besar bagi masyarakat untuk berusaha untuk memperbaiki ekonomi kedepannya,” pungkasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less