Pemprov Jambi Dukung TVRI Siarkan Piala Dunia 2026, UMKM Dipacu Raup Dampak Ekonomi
- account_circle Diskominfo/*
- calendar_month Ming, 1 Feb 2026
- visibility 99

NEWS PUBLIK | JAMBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menyatakan dukungan penuh kepada TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026. Dukungan tersebut diarahkan agar momentum ajang sepak bola terbesar dunia ini turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, menyampaikan apresiasi atas langkah TVRI yang menggelar kegiatan penanda awal atau kick-off serentak di 34 provinsi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sinyal awal bagi masyarakat Indonesia untuk bersiap menyambut Piala Dunia yang akan berlangsung pada Juni 2026.
“Kita ucapkan selamat kepada TVRI sebagai penyelenggara siaran Piala Dunia. Hari ini TVRI sudah menggelar kick-off serentak di 34 provinsi. Ini menjadi langkah awal agar masyarakat bersiap menyaksikan Piala Dunia pada Juni nanti melalui TVRI,” ujar Sudirman di Jambi, Minggu (1/2/2026).
Sudirman menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek olahraga, tetapi juga membawa dampak bagi ekonomi kerakyatan. Ia mencatat, hampir 30 ribu UMKM di Provinsi Jambi terus didorong agar dapat memanfaatkan momen Piala Dunia untuk mengembangkan usaha mereka.
Mengingat sepak bola diminati oleh seluruh lapisan masyarakat, pemerintah mengimbau warga untuk menonton siaran resmi melalui saluran TVRI dengan menggunakan antena UHF. Selain itu, instansi pemerintah, swasta, dan komunitas diharapkan dapat memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) secara tertib untuk memeriahkan suasana.
Momentum ini juga diharapkan menjadi pemacu bagi kemajuan sepak bola nasional. Pemerintah optimistis semangat Piala Dunia dapat mendorong target besar agar Indonesia mampu menembus kualifikasi pada edisi 2030 mendatang.

TVRI Pastikan Siaran Gratis hingga Pelosok
Kepala Stasiun TVRI Jambi, Herly Marjoni, menegaskan bahwa Piala Dunia bukan sekadar pesta olahraga, melainkan hadiah bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui jaringan siaran TVRI yang menjangkau hingga pelosok, ajang ini diharapkan mampu menggerakkan kembali ekonomi kerakyatan.
“Sebagai pemegang lisensi siaran Piala Dunia atau host broadcaster, TVRI memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa menikmati setiap pertandingan secara gratis melalui antena UHF,” kata Herly.
Ia menambahkan, gairah Piala Dunia tidak diharapkan berhenti di layar kaca. Pemerintah memprediksi munculnya peluang usaha baru, mulai dari sektor kreatif seperti sablon kaos bertema sepak bola hingga peningkatan penjualan UMKM makanan dan minuman seiring maraknya kegiatan nobar.
Enam Satuan Transmisi Disiagakan
Untuk memastikan kualitas siaran, TVRI telah menyiagakan enam satuan transmisi di Provinsi Jambi. Jaringan tersebut tersebar di Telanaipura, Tungkal Ilir, Muara Bungo, Sarolangun, Merangin, dan Sungai Penuh.

Masyarakat diimbau segera memasang antena UHF di rumah masing-masing agar tidak tertinggal keseruan pertandingan. TVRI juga menyatakan kesiapannya membantu warga yang mengalami kendala teknis dalam pemasangan antena.
“Jika TVRI yang menyelenggarakan, tentu tidak berbayar. Namun, bagi hotel atau kafe besar yang bersifat bisnis, ada aturan tersendiri yang sedang kami koordinasikan dengan pusat. Intinya, kami ingin masyarakat menikmati bola dengan cara yang paling mudah, yaitu melalui antena UHF,” tutup Herly Marjoni.
- Penulis: Diskominfo/*
- Sumber: Diskominfo Provinsi Jambi
