Breaking News
light_mode
Trending Tags

Operasi Tegas Berujung Tanda Tanya, “Siapa Mainkan Skenario”?

  • account_circle Eli/Tim
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 13

NEWS PUBLIK | JAMBI – Marwah penegakan hukum di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah kembali diguncang. Malam 27 Februari 2026 disebut-sebut menjadi babak kontroversial ketika lima unit tronton raksasa bermuatan batu bara yang sebelumnya diamankan aparat lalu lintas, mendadak tak lagi berada di halaman penegakan hukum.

Armada tersebut diduga milik PT Global Surya Mandiri (GSM). Publik pun bertanya: apakah ini murni prosedur hukum, atau ada skenario lain yang bermain di balik layar?

Tiga Dugaan Pelanggaran Berlapis

Sebelumnya, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi disebut melakukan penindakan tegas terhadap armada tersebut. Sedikitnya tiga dugaan pelanggaran berat mencuat:

1. Over Dimension Over Load (ODOL)

Truk diduga melebihi kapasitas tonase. Praktik ini bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga mempercepat kerusakan jalan nasional yang dibiayai dari uang rakyat.

2. Pelanggaran Jam Operasional

Operasional disebut tak sesuai ketentuan waktu yang diberlakukan pemerintah daerah guna menekan kemacetan dan risiko kecelakaan.

3. Dugaan Sopir Tanpa SIM

Informasi yang beredar menyebutkan sopir tidak mengantongi SIM karena dokumen tersebut ditahan pihak perusahaan. Jika benar, praktik ini berpotensi melanggar Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Penindakan awal sempat dipandang sebagai bukti ketegasan aparat. Namun, dinamika berubah ketika lima tronton itu dikabarkan keluar dari area pengamanan sebelum proses hukum benar-benar tuntas.

Pernyataan Kontroversial dan Tafsir Publik

Pernyataan yang dikaitkan dengan pejabat lalu lintas berbunyi, Yang saya tilang mobilnya, bukan batubaranya,” memicu polemik.

Secara prosedural, tilang memang ditujukan pada kendaraan dan pelanggar. Namun, publik menilai pernyataan itu memantik tafsir liar. Sebab dalam praktiknya, kendaraan dan muatan adalah satu kesatuan operasional. Membiarkan kendaraan bergerak tanpa penyelesaian muatan memunculkan tanda tanya besar.

Apakah muatan sudah dipindahkan? Apakah denda telah dibayar? Ataukah ada diskresi administratif yang sah secara hukum?

Hingga kini, belum ada keterangan rinci yang dipublikasikan secara terbuka untuk meredam spekulasi.

Kapolda Jambi di Ujung Sorotan

Sorotan kini mengarah pada pucuk pimpinan Kepolisian Daerah Jambi. Publik berharap ada transparansi menyeluruh untuk menjawab isu yang beredar.

Apakah pelepasan kendaraan itu sesuai mekanisme hukum?
Apakah seluruh sanksi administratif dan denda telah diselesaikan?
Apakah ada pelanggaran prosedur internal?

Isu ini bukan sekadar perkara tilang. Ini menyangkut persepsi publik terhadap integritas institusi.

Tajam ke Rakyat, Tumpul ke Korporasi?

Kasus ini kembali menghidupkan narasi klasik: hukum terasa keras kepada pelanggar kecil, namun dinilai lunak ketika berhadapan dengan entitas besar.

Di tengah ketatnya kebijakan pengendalian angkutan batu bara, publik menuntut konsistensi. Jika benar terjadi pelanggaran berlapis, maka penyelesaiannya pun harus terang-benderang.

Transparansi adalah kunci. Tanpa itu, ruang spekulasi akan terus membesar.

Kini masyarakat Jambi menunggu satu hal: klarifikasi resmi yang utuh dan terbuka. Sebab dalam negara hukum, yang dipertaruhkan bukan hanya satu kasus, melainkan kepercayaan publik terhadap seragam dan kewibawaan hukum itu sendiri.

  • Penulis: Eli/Tim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejarah Raja Jambi dalam Lintasan Global: Perspektif Catatan Arab, Belanda, China, India, Inggris, dan Portugis

    Sejarah Raja Jambi dalam Lintasan Global: Perspektif Catatan Arab, Belanda, China, India, Inggris, dan Portugis

    • 0Komentar

    ​Oleh: Prof. Dr. H. Mukhtar Latif, M.Pd. (Guru Besar UIN STS Jambi) ​A. Pendahuluan: Mencari Titik Nol Sejarah Kerajaan di Bantaran Batanghari Menentukan titik nol sejarah Kerajaan Jambi ibarat menyatukan kepingan puzel emas yang terkubur di bawah sedimen Sungai Batanghari. Apakah Jambi bermula dari sebuah kerajaan terstruktur atau hanya konfederasi perdagangan? Data arkeologis di situs […]

  • Sekda Sudirman: HBA Role Model Alumni Pondok Pesantren

    Sekda Sudirman: HBA Role Model Alumni Pondok Pesantren

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH., MH menyebutkan bahwa Hasan Basri Agus (HBA) role model alumni pondok pesantren di Provinsi Jambi. Hal tersebut disampaikan Sekda dalam acara Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren As’ad dan Bedah Buku HBA Berselancar di Dunia Impian, bertempat di […]

  • Geopark Merangin: Dari Simbolisme ke Realitas Nyata Pembangunan Daerah

    Geopark Merangin: Dari Simbolisme ke Realitas Nyata Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Agus, S.Sos., M. Hum., CIIQA General Manager UNESCO Global Geopark Merangin Jambi Dosen Fakultas Hukum Universitas Unja Tulisan di Sumateradaily.com yang menyoroti Merangin Jambi UNESCO Global Geopark (MJUGGp) sebagai sekadar proyek simbolisme yang mengabaikan realitas lokal, tampaknya hanya membaca satu sisi kacamata sempit dan mengabaikan fakta-fakta di lapangan. Alih-alih menilai geopark sebagai proyek […]

  • Buka Rakor Program Pemuda dan Olahraga Se-Provinsi Jambi, Wagub Sani Harap Masukan Cerdas untuk Wujudkan Olahraga Jambi Lebih Maju

    Buka Rakor Program Pemuda dan Olahraga Se-Provinsi Jambi, Wagub Sani Harap Masukan Cerdas untuk Wujudkan Olahraga Jambi Lebih Maju

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Jambi – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I berharap kepada para peserta Rakor agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Berikanlah masukan dan saran konstruktif serta ide-ide cerdas, sehingga Rakor ini menghasilkan rumusan yang berarti bagi peningkatan kualitas pembangunan bidang kepemudaan dan keolahragaan Provinsi Jambi lebih maju lagi. Harapan tersebut […]

  • Tragedi Wahana Istana Balon: Mediasi Berjalan Lancar, Kasus Ditutup Secara Kekeluargaan

    Tragedi Wahana Istana Balon: Mediasi Berjalan Lancar, Kasus Ditutup Secara Kekeluargaan

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Sungai Penuh — Musibah yang terjadi pada Wahana Istana Balon di Kota Sungai Penuh pada Minggu malam, 30 November 2025 pukul 21.30 WIB, akhirnya mencapai penyelesaian. Insiden tersebut menyebabkan meninggal dunianya Ananda M. Gilang Hedrianto, dan kini telah disepakati penyelesaiannya secara kekeluargaan tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. Pemkot dan Polres Kerinci […]

  • PN Muara Bulian Buka Suara terhadap Polemik Peliputan Sidang Gugatan di Batang Hari

    PN Muara Bulian Buka Suara terhadap Polemik Peliputan Sidang Gugatan di Batang Hari

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Batang Hari, Jambi – Pengadilan Negeri Muara Bulian akhirnya angkat bicara terkait polemik yang mencuat dalam sidang perkara perdata Nomor 9/Pdt.G/2026/PN Mbn tentang gugatan perbuatan melawan hukum. Klarifikasi resmi disampaikan melalui konferensi pers oleh Juru Bicara PN Muara Bulian, Sultan Agung, didampingi Panitera Ahmad Kahfi Lutfi, menyikapi isu dugaan perlakuan tidak menyenangkan […]

expand_less