Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, Kupas Inspirasi Kepemimpinan Bima Arya

  • account_circle GR
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • visibility 57
Gubernur Al Haris Hadiri Bedah Buku Babad Alas, Kupas Inspirasi Kepemimpinan Bima Arya

Gubernur Al Haris menghadiri Bedah Buku Babad Alas di Universitas Jambi, Rabu (15/04/2026).

NEWS PUBLIK | Mendalo — Bedah Buku Babad Alas karya autobiografi-reflektif Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bima Arya Sugiarto menjadi ruang refleksi kepemimpinan yang sarat inspirasi bagi generasi muda. Gubernur Jambi Al Haris menghadiri langsung kegiatan bedah buku setebal 184 halaman itu yang digelar di Auditorium Unifac Lantai I, Kampus Mandalo Universitas Jambi, Rabu (15/04/2026).

Buku Babad Alas: Ruang Refleksi dari Cerita Kepemimpinan Selama 10 Tahun di Kota Bogor memuat dokumentasi perjalanan satu dekade Bima Arya saat memimpin Kota Bogor periode 2014–2024, lengkap dengan catatan keberhasilan, tantangan, hingga dinamika kepemimpinan yang dihadapi.

Selain Al Haris, kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Rektor Universitas Jambi Prof. Dr. Helmi, Ketua Bappeda Provinsi Jambi Agus Sunaryo, Ketua Senat UNJA Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, para dosen, serta mahasiswa Universitas Jambi.

Kegiatan juga diisi sesi tanya jawab yang dipandu Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha.

Bedah Buku Babad Alas Ungkap Realita Beratnya Kepemimpinan

Dalam pemaparannya, Bima Arya mengungkap perjalanan menuju kursi kepemimpinan bukan perkara mudah.

Namun menurutnya, tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah memimpin pemerintahan.

Beratnya kampanye itu tidak seujung kuku dibandingkan menjalankan pemerintahan. Saat kampanye, lawan terlihat jelas. Tetapi ketika memimpin pemerintahan, tidak selalu jelas siapa kawan dan siapa yang berseberangan,” ujar Bima Arya.

Ia menggambarkan masa awal kepemimpinannya di Kota Bogor sebagai periode penuh tekanan.

Menurutnya, seorang pemimpin harus berhadapan dengan kepentingan birokrasi, kelompok kepentingan, hingga dinamika sosial yang tidak selalu diajarkan dalam teori politik formal.

Dari pengalaman itu, Bima Arya menegaskan kepemimpinan tidak cukup hanya mengandalkan keberanian, tetapi harus berpijak pada nilai, strategi, dan konsistensi antara pikiran, ucapan, serta tindakan.

Pemikiran Tokoh Intelektual Warnai Gaya Kepemimpinan Bima Arya

Dalam Bedah Buku Babad Alas, Bima Arya juga memaparkan sejumlah tokoh intelektual yang memengaruhi gaya kepemimpinannya, di antaranya Arief Budiman dan Soe Hok Gie.

Ia menjelaskan nilai inklusivitas, keadilan sosial, dan keberpihakan kepada kelompok minoritas menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan publik.

Perspektif itu, menurutnya, menjadi bagian penting dari refleksi yang dituangkan dalam buku tersebut.

Bima Arya menegaskan, kepemimpinan tidak hanya soal kekuasaan, tetapi tentang keberanian mengambil keputusan dengan orientasi kepentingan publik.

Bedah Buku Babad Alas Penting untuk Generasi Muda

Usai mengikuti kegiatan, Gubernur Al Haris menilai Bedah Buku Babad Alas memiliki nilai penting, terutama bagi generasi muda yang sedang mencari arah dan jati diri.

Menurut Al Haris, buku tersebut bukan hanya menampilkan kisah sukses Bima Arya, tetapi juga secara jujur memuat proses pembelajaran, kegagalan, dan tantangan yang dihadapi.

Buku yang diterbitkan merupakan gambaran perjalanan kehidupannya selama ini, dimana kita tahu beliau selama ini yang bukan birokrat, beliau ini seorang reset akademis murni, tiba-tiba tertarik dunia politik, sehingga beliau maju sebagai Wali Kota Bogor selama dua periode. Disinilah munculnya buku beliau hari ini,” ujar Al Haris.

Ia menilai buku seperti ini sangat relevan dibaca generasi muda agar memiliki perspektif lebih luas dalam menatap masa depan.

Buku seperti ini sangat penting bagi anak-anak muda yang sedang mencari jati diri, sebagai figur, person, sangat penting buku ini dibaca dengan anak-anak muda generasi penerus bangsa,” lanjutnya.

Al Haris juga berpesan agar generasi muda tidak menyia-nyiakan waktu dan mengisinya dengan kegiatan positif.

Biografi Jadi Cermin Belajar dari Keberhasilan dan Kegagalan

Menurut Al Haris, kekuatan buku biografi bukan hanya terletak pada cerita sukses, tetapi juga pada keberanian mengungkap kegagalan dan proses bangkit dari kesalahan.

Hal itulah yang membuat Bedah Buku Babad Alas memiliki nilai edukatif yang kuat.

Tujuan buku biografi memang bisa jadi contoh buat generasi muda biar tidak merusak masa depan. Biografi biasanya tidak cuma pamer sukses, tapi juga kegagalan, keputusan salah, dan cara tokohnya bangkit,” pungkas Al Haris.

Kegiatan bedah buku ini pun menjadi momentum penting yang mempertemukan gagasan kepemimpinan, refleksi pengalaman, dan inspirasi bagi generasi penerus di lingkungan akademik.

  • Penulis: GR

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batubara Serobot Ruang Hijau, Proyek PT SAS Disebut Ilegal: Wali Kota Jambi Diuji, Berani Tegakkan RTRW atau Tidak

    Batubara Serobot Ruang Hijau, Proyek PT SAS Disebut Ilegal: Wali Kota Jambi Diuji, Berani Tegakkan RTRW atau Tidak

    • 1Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI — Aroma pelanggaran tata ruang kembali menguat di jantung Kota Jambi. Rencana pembangunan stockpile dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) batubara milik PT Sinar Anugerah Sukses (PT SAS) di Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, dinilai bukan sekadar bermasalah, tetapi mengancam fondasi hukum, lingkungan, dan keselamatan publik. Kasus ini kini menjadi sorotan serius […]

  • Al Haris Dorong Sepak Bola Jambi Melesat Lewat Piala Soeratin

    Al Haris Dorong Sepak Bola Jambi Melesat Lewat Piala Soeratin

    • 0Komentar

    📰 Gubernur Al Haris Dukung Pembinaan Atlet Muda Lewat Piala Soeratin NEWS PUBLIK, Tanjung Jabung Timur (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, menghadiri pembukaan Piala Soeratin U-13 dan U-15 putaran Provinsi Jambi di Stadion Gelora Paduka Berhala, Sabtu (16/08/2025). Turnamen resmi PSSI ini diikuti oleh perwakilan tim dari kabupaten/kota […]

  • Hak Media Dipertanyakan, Pemda Karawang Dinilai Abai Kemitraan Pers

    Hak Media Dipertanyakan, Pemda Karawang Dinilai Abai Kemitraan Pers

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Karawang — Hubungan kemitraan antara Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang dan insan pers tengah berada di titik nadir. Sejumlah media lokal secara terbuka mempertanyakan komitmen Pemda Karawang, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), yang dinilai tak lagi menunjukkan itikad baik dalam menjalin kerja sama publikasi. Keluhan mencuat setelah banyak media mengaku hingga kini […]

  • Kerinci Sukses Gelar HARGANAS 2025 Tingkat Provinsi Jambi

    Kerinci Sukses Gelar HARGANAS 2025 Tingkat Provinsi Jambi

    • 0Komentar

    📰 Kabupaten Kerinci Sukses Gelar HARGANAS ke-32 Tingkat Provinsi Jambi NEWS PUBLIK, Kerinci – Kabupaten Kerinci sukses menjadi tuan rumah peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 tingkat Provinsi Jambi tahun 2025. Acara yang berlangsung pada Kamis, 31 Juli 2025, di halaman Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah Siulak, ini disambut antusias oleh masyarakat dan dihadiri para […]

  • Dukungan Pemerintah Daerah Dibutuhkan Agar Kopi Jambi Mendunia

    Dukungan Pemerintah Daerah Dibutuhkan Agar Kopi Jambi Mendunia

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Kopi Jambi sangat berpotensi menguasai pasar domestik maupun dunia. Dikenal dengan sebutan ‘negeri tiga kopi’, Jambi memiliki segalanya untuk memenuhi hasrat pecinta kopi. Inilah yang terus didorong para penggiat sekaligus pecinta kopi di Jambi untuk memajukan hasil pertanian unggulan itu. Dikatakan Juwanda selaku ketua DPD Asosiasi Kopi Indonesia […]

  • Debit Air Sungai Komering Naik ke Siaga 1, Pemkel Kedaton Tingkatkan Patroli dan Pemantauan

    Debit Air Sungai Komering Naik ke Siaga 1, Pemkel Kedaton Tingkatkan Patroli dan Pemantauan

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Kayuagung, OKI, Sumsel  – Pemerintah Kelurahan Kedaton meningkatkan kewaspadaan menyusul naiknya debit air Sungai Komering yang kini berada pada status Siaga 1. Kegiatan pemantauan dilakukan bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPM Kelurahan Kedaton, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Palembang angkatan ke-65, serta jajaran staf kelurahan. Pemantauan terfokus di wilayah rawan terdampak, terutama di Lingkungan III […]

expand_less