Breaking News
light_mode
Trending Tags

Karawang Perkuat Identitas sebagai Lumbung Nasional Lewat LP2B

  • account_circle M. Novicho
  • calendar_month Rab, 29 Apr 2026

Karawang Perkuat Identitas sebagai Lumbung Nasional Lewat LP2B

NEWS PUBLIK | Karawang – Karawang pastikan perkuat identitasnya sebagai lumbung nasional melalui langkah konkret dalam menjaga dan memperluas lahan pertanian pangan berkelanjutan. Komitmen ini ditegaskan dalam rapat koordinasi strategis bersama pemerintah pusat terkait penguatan Lahan Baku Sawah (LBS) menjadi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Rapat tersebut digelar pada Rabu, 29 April 2026, di Ruang Rapat Prambanan Lantai 1, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Jakarta. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memastikan keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Karawang sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan nasional.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE hadir langsung dalam rapat tersebut, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas PUPR, serta Sekretaris Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karawang.

Upaya memperkuat posisi Karawang sebagai lumbung pangan nasional tidak hanya sebatas wacana, tetapi diwujudkan melalui kebijakan konkret berbasis data dan regulasi. Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya dalam mempertahankan lahan baku sawah sebagai aset strategis daerah.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, yang menilai Karawang memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri ATR/BPN Tahun 2025, luas Lahan Baku Sawah (LBS) di Kabupaten Karawang tercatat mencapai 99.737,31 hektare. Angka ini menjadi fondasi kuat dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan serta mencegah alih fungsi lahan yang tidak terkendali.

Data tersebut menunjukkan bahwa Karawang masih memiliki potensi besar sebagai daerah agraris yang mampu menopang kebutuhan pangan, baik di tingkat regional maupun nasional.

Selain mempertahankan LBS, Pemkab Karawang juga menunjukkan capaian signifikan dalam pengembangan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Merujuk pada Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018, luas LP2B di Karawang telah mencapai 87.253 hektare. Capaian ini bahkan melampaui target pemerintah yang sebelumnya ditetapkan sebesar 87 persen.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kawasan tanaman pangan sebagai prioritas utama perlindungan. Hal ini juga menunjukkan bahwa Karawang tidak hanya fokus pada pertumbuhan industri, tetapi tetap menjaga keseimbangan dengan sektor pertanian.

Dengan capaian tersebut, Karawang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan utama di Indonesia.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Karawang mendorong penguatan regulasi serta pengawasan terhadap lahan pertanian, khususnya lahan sawah produktif.

Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat melalui ATR/BPN, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di tengah tekanan pembangunan dan industrialisasi.

Seluruh langkah strategis ini juga akan diintegrasikan dalam proses revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Karawang. Revisi RTRW diharapkan mampu memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat terhadap lahan pertanian, sekaligus mengatur keseimbangan antara kawasan industri dan pertanian.

Pemerintah menilai bahwa tanpa pengaturan yang ketat, alih fungsi lahan dapat mengancam ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, penguatan LP2B menjadi langkah strategis jangka panjang.

Dengan kebijakan ini, Karawang tidak hanya mempertahankan identitasnya sebagai daerah industri, tetapi juga mempertegas perannya sebagai lumbung pangan nasional yang berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan dengan perlindungan sumber daya pangan demi masa depan yang lebih stabil dan berkelanjutan.

  • Penulis: M. Novicho

Rekomendasi Untuk Anda

  • PROGRAM 3 JUTA RUMAH UNTUK MASYARAKAT MISKIN: STRATEGI IMPLEMENTASI DI PROVINSI JAMBI

    PROGRAM 3 JUTA RUMAH UNTUK MASYARAKAT MISKIN: STRATEGI IMPLEMENTASI DI PROVINSI JAMBI

    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd (Guru Besar UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi) A. Paradigma Perumahan Rumah adalah kebutuhan dasar manusia yang memiliki dimensi spiritual, sosial, dan ekonomi. Dalam Islam, rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi simbol martabat dan stabilitas keluarga. Ketiadaan rumah layak seringkali menjadi penanda kemiskinan struktural di masyarakat. Data Badan Pusat Statistik […]

  • KIM Purwo Bakti Bersinergi Raih Gelar Terbaik di KIM FEST Nasional 2025

    KIM Purwo Bakti Bersinergi Raih Gelar Terbaik di KIM FEST Nasional 2025

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Tangerang – Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIM FEST) Nasional 2025 berlangsung meriah dan sukses di Kota Tangerang, Banten. Ajang bergengsi ini menjadi ruang besar bagi para penggerak komunikasi publik daerah untuk bertemu, berjejaring, dan saling bertukar inovasi digital dari seluruh Indonesia. Pada puncak kegiatan, KIM Purwo Bakti Bersinergi dari Kabupaten Bungo mencatat prestasi […]

  • TUNTUTAN SEUMUR HIDUP KURIR 12 KG SABU PICU TUDINGAN: Diduga Ada Bos Narkoba dari Lapas Riau, Propam Diminta Periksa Penyidik Polda Jambi

    TUNTUTAN SEUMUR HIDUP KURIR 12 KG SABU PICU TUDINGAN: Diduga Ada Bos Narkoba dari Lapas Riau, Propam Diminta Periksa Penyidik Polda Jambi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Jambi – Persidangan kasus narkotika dengan barang bukti 12 kilogram sabu yang menjerat terdakwa Angga Saputra dan Gilang Yogi kembali berlangsung di pengadilan pada Kamis, 12 Maret 2026. Sidang tersebut memasuki agenda pembacaan pembelaan atau pledoi dari pihak terdakwa. Namun suasana ruang sidang berubah emosional. Istri Angga Saputra, Nola, terlihat tidak mampu […]

  • Rakornas mitigasi kekeringan 2026

    Mitigasi Kekeringan 2026: Langkah Tegas Wako Alfin Jaga Pertanian

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIKĀ  | JAKARTA— Mitigasi Kekeringan 2026 menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan daerah. Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menunjukkan komitmen tegas dalam menjaga sektor pertanian dengan menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026). Kegiatan strategis ini digelar sebagai respons atas proyeksi […]

  • IPM JAMBI: Antara Persepsi dan Fakta Statistik

    IPM JAMBI: Antara Persepsi dan Fakta Statistik

    • 1Komentar

    Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M.AP Akademisi UIN STS Jambi Diskursus Pembangunan dan Persepsi Publik Sering kali dalam diskursus pembangunan daerah kita dihadapkan pada pernyataan yang terdengar sangat masuk akal, tetapi justru karena itulah pernyataan tersebut jarang dipertanyakan. Salah satunya adalah pandangan bahwa percepatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jambi harus ditopang oleh pendidikan […]

  • Wagub Sani Tegaskan Dukungan Petani Lokal Jambi

    Wagub Sani Tegaskan Dukungan Petani Lokal Jambi

    • 0Komentar

    šŸ“° Wagub Sani Dukung Kedaulatan Pangan di Kongres V SPI NEWS PUBLIK, Kota Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) — Kongres ke-V Serikat Petani Indonesia (SPI) resmi digelar di Provinsi Jambi sebagai langkah strategis meneguhkan perjuangan petani dalam mewujudkan reforma agraria dan kedaulatan pangan nasional. Pembukaan kongres yang dilaksanakan pada Selasa, 22 Juli 2025 di Asrama Haji […]

expand_less