Tangis Haru Pecah di Mauk: Saefi Akhirnya Bertemu Ibunda yang Hilang
- account_circle Bandi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Suasana haru saat Saefi bersama keluarga bertemu Ibunda Iyam di Kantor Kecamatan Mauk, Jumat (22/5/2026).
NEWS PUBLIK | TANGERANG – Suasana haru menyelimuti Kantor Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (22/5/2026). Saefi, warga Kampung Cirunten Hilir, Desa Bandulu, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, akhirnya bertemu dengan ibundanya, Iyam (53) yang sebelumnya dilaporkan hilang selama satu minggu.
“Alhamdulillah hari ini saya bersama keluarga datang ke Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang untuk bertemu dan menjemput ibu kami yang sudah satu minggu hilang,” ujar Saefi saat diwawancarai wartawan.
Namun, kebahagiaan Saefi bercampur dengan rasa cemas saat melihat kondisi ibundanya yang tampak lesu.
“Seneng ya, tapi karena kondisi ibu lesu dan kaya orang linglung gitu, tadi aja di tanya-tanya ngelantur kemana-mana. Terus pas udah beberapa jam barulah ibu cerita sebenarnya,” ungkapnya.
Saefi menuturkan bahwa Iyam telah bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di wilayah Depok selama hampir 20 tahun, namun baru mengalami kejadian seperti ini.
“Semoga kejadian ini tidak terulang kembali dan untuk sementara waktu ibu tidak boleh bekerja lagi, agar kondisi pulih dan sehat,” harapnya.
Saefi juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Tim Satpol PP Mauk dan Pemerintah Kecamatan Mauk atas kepedulian mereka terhadap ibundanya.
“Terima kasih kepada Tim Satpol PP Mauk serta Pemerintah Kecamatan Mauk yang antusias dan peduli dengan orangtua kami, mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan pahala yang banyak kepada semuanya,” pungkasnya.
- Penulis: Bandi
