Jaga Lingkungan, Kecamatan Curug Gotong Royong Bersihkan Sampah Liar
- account_circle Bandi
- calendar_month 46 menit yang lalu
- print Cetak

Camat Curug Arif Rachman Hakim terlihat sedang bergotong royong melakukan pembersihan sampah liar yang menumpuk di pinggir Jalan Raya Made dan Jalan Raya Nagrog, Jumat (22/5).
NEWS PUBLIK | TANGERANG – Dalam rangka menjaga dan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman dari gangguan tumpukan sampah liar. Pemerintah Kecamatan Curug menggelar kegiatan jumat bersih dengan mengangkut tumpukan sampah secara gotong royong di Jalan Mede Kampung Cijengir, Kelurahan Binong dan Jalan Nagrog Kelurahan Curug Wetan, Jumat (22/5/2026).
“Melalui program rutin Jumat bersih, Pemerintah Kecamatan Curug bersama unsur desa, kelurahan, petugas kebersihan dan warga sekitar bahu-membahu menyisir serta membersihkan titik-titik pembuangan sampah liar. Langkah taktis ini diambil karena tumpukan sampah tersebut sudah sangat mengganggu kenyamanan publik, memakan bahu jalan, hingga menghalangi pandangan para pengguna jalan,” kata Camat Curug, Arif Rachman Hakim kepada awak media, Jumat (22/5/2026).
Menurut Arif, dalam permasalahan sampah, Pemerintah baik itu tingkat Kabupaten Tangerang, ataupun Kecamatan tidak bisa bekerja sendiri, tentu harus berkolaborasi dengan masyarakat. Maka dirinya meminta agar warga sekitar bisa meningkatkan kepedulian agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.
“Perihal urusan sampah, kita harus bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat. Untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan terbebas dari sampah liar,” katanya.
Untuk membersihkan tumpukan sampah liar yang berada di Jalan Raya Mede dan Jalan Raya Nagrog, kata Arif, pihaknya juga menurunkan dua alat berat untuk mengeruk sampah liar yang menumpuk dipinggir jalan. Setelah dilakukan pembersihan, aspal Jalan Mede dan Jalan Nagrog kembali terlihat lebar serta bersih.
“Namun, tantangan sesungguhnya baru saja dimulai setelah alat berat pergi,” sambungnya.
Arif menegaskan, untuk memastikan area tersebut tidak kembali menjadi lautan sampah ilegal, pihak Kecamatan Curug berkomitmen untuk memperketat pengawasan di titik-titik rawan tersebut. Pada akhirnya, kebersihan lingkungan yang berkelanjutan tidak hanya bersandar pada tajamnya sekop petugas atau kuatnya cakar ekskavator, melainkan pada kesadaran kolektif warga Curug untuk berhenti membuang sampah sembarangan.
“Kita akan perketat pengawasan, supaya tidak ada lagi oknum yang membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
- Penulis: Bandi
