Bupati Labusel Resmi Tutup MTQ dan FSQ XVII 2026, Tekankan Pengamalan Al-Qur’an dalam Kehidupan
- account_circle RM
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

NEWS PUBLIK | LABUHANBATU SELATAN – Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang SH didampingi Wakil Bupati Syahdian Purba secara resmi menutup pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-XVII tingkat Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2026.
Kegiatan penutupan berlangsung khidmat dan meriah di Lapangan Sepak Bola Desa Perkebunan Teluk Panji Sidodadi, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (23/05/2026).
Ribuan masyarakat tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan malam penutupan ajang perlombaan keagamaan tahunan tersebut yang tahun ini digelar di Kecamatan Kampung Rakyat sebagai tuan rumah.
Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Labusel Reza Fahlevi Nasution, Wakil Ketua DPRD Labusel Irmayanti, anggota DPRD H. Sutiman dan Zuham, Kapolres Labusel yang diwakili Kapolsek Kampung Rakyat AKP M. Ilham Lubis SH, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua LPTQ, pengurus OKP, alim ulama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa oleh Ketua MUI Labusel H. Makmur Ismail Harahap dan dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ramadhan Sahputra.
Dalam laporan panitia, Camat Kampung Rakyat Ali Brahamsar Nasution menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ dan FSQ ke-XVII tahun 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah bekerja keras ikut berpartisipasi untuk menyukseskan perlombaan sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta, baik yang berhasil meraih juara maupun yang belum mendapatkan hasil maksimal.
“Kepada peserta yang berhasil meraih juara, kami berharap dapat terus meningkatkan kemampuan untuk berlaga di tingkat lebih tinggi. Sementara bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati dan tetap semangat untuk terus belajar,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang menegaskan bahwa MTQ dan FSQ bukan sekadar ajang perlombaan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat syiar Islam dan meningkatkan pemahaman serta pengamalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ dan FSQ ini bukan hanya kegiatan seremonial atau perlombaan semata, tetapi menjadi sarana membangun generasi muda yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kabupaten Labuhanbatu Selatan,” kata Bupati.
Ia berharap para qori, qoriah, dan peserta FSQ terbaik dapat terus mengasah kemampuan serta mempersiapkan diri untuk membawa nama baik Kabupaten Labuhanbatu Selatan di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami berharap para qori, qoriah, dan peserta FSQ yang menjadi terbaik dapat mempersiapkan diri secara maksimal untuk mewakili Labuhanbatu Selatan di tingkat provinsi nantinya,” ujarnya.
Prosesi penutupan ditandai dengan penurunan bendera MTQ dan Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) oleh pasukan Paskibraka SMA Negeri Kampung Rakyat sebagai simbol berakhirnya pelaksanaan MTQ dan FSQ ke-XVII tingkat Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Pada kesempatan itu, Bupati Fery Sahputra Simatupang juga menyerahkan bendera MTQ dan FSQ kepada Camat Torgamba sebagai tanda bahwa Kecamatan Torgamba akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ dan FSQ ke-XVIII tahun mendatang.
Acara penutupan turut dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang MTQ dan FSQ ke-XVII tingkat Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2026.
- Penulis: RM
