Pojok Berkah TP PKK Jambi Hadirkan Edukasi BPJS Ketenagakerjaan
- account_circle GR
- calendar_month 10 jam yang lalu
- print Cetak

NEWS PUBLIK | JAMBI – Pojok Berkah TP PKK Jambi kembali digelar sebagai ruang berbagi sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat. Pada kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Rabu (8/7/2026), BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai mitra dengan memberikan sosialisasi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Selain menikmati sarapan bersama, masyarakat juga memperoleh informasi mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan yang dapat diikuti oleh pekerja formal maupun informal.
Wakil Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Iin Kurniasih Sudirman, mengatakan Pojok Berkah tidak hanya menjadi wadah berbagi makanan, tetapi juga media untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui berbagai materi edukatif.
Menurutnya, setiap pelaksanaan Pojok Berkah diharapkan menghadirkan informasi yang bermanfaat, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan sosial ketenagakerjaan.
“Hari ini kebetulan donatur berasal dari BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui sarapan yang dibagikan, tetapi juga melalui pengetahuan yang disampaikan. Kami juga membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin menjadi donatur atau berbagi rezeki melalui kegiatan Pojok Berkah TP PKK Provinsi Jambi,” ujarnya.
Pojok Berkah TP PKK Jambi Tingkatkan Literasi Jaminan Sosial
Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Switenia Waputri, menyampaikan apresiasinya dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, Pojok Berkah menjadi momentum yang tepat untuk mengenalkan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan secara langsung kepada masyarakat.
Ia menjelaskan masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hanya diperuntukkan bagi pegawai perusahaan atau aparatur sipil negara. Padahal, perlindungan itu juga dapat dimanfaatkan oleh pekerja mandiri seperti pedagang, petani, nelayan, pengemudi ojek online, pelaku UMKM, hingga pekerja sektor informal lainnya.
“Alhamdulillah kami diberikan kesempatan untuk berbagi bersama masyarakat melalui kegiatan Pojok Berkah. Selain sarapan bersama, kami juga ingin memberikan pemahaman bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk melindungi seluruh pekerja di Indonesia,” katanya.

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Seluruh Pekerja
Switenia menjelaskan setiap orang yang bekerja memiliki risiko mengalami kecelakaan kerja maupun risiko lainnya. Karena itu, perlindungan jaminan sosial sangat penting agar keluarga tidak mengalami beban ekonomi ketika musibah terjadi.
Ia menerangkan BPJS Ketenagakerjaan memiliki lima program utama, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja, seluruh biaya pengobatan akibat kecelakaan kerja ditanggung sesuai kebutuhan medis tanpa batas plafon biaya, mulai dari perjalanan menuju tempat kerja hingga kembali ke rumah.
“Kalau seseorang mengalami kecelakaan kerja, seluruh biaya perawatan akan ditanggung sesuai indikasi medis. Tidak ada batas maksimal biaya selama memang dibutuhkan untuk proses penyembuhan,” jelasnya.
Selain perlindungan biaya pengobatan, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan santunan kepada ahli waris apabila peserta meninggal dunia sesuai ketentuan yang berlaku. Program tersebut diharapkan mampu menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga yang ditinggalkan.
Dalam sesi dialog, masyarakat tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait prosedur pendaftaran, besaran iuran, hingga manfaat yang diperoleh peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Melalui kolaborasi ini, TP PKK Provinsi Jambi berharap masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat berupa bantuan pangan, tetapi juga mendapatkan pengetahuan yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kerja sama antara TP PKK Provinsi Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan terus berlanjut sebagai upaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan kerja serta membangun keluarga yang lebih mandiri, sejahtera, dan terlindungi dari berbagai risiko sosial ekonomi.
- Penulis: GR
