20 Ton Kopi Fine Robusta Kerinci Tembus Pasar Tiongkok, Pemprov Dorong Ekspor Lewat Pelabuhan Jambi
- account_circle GR
- calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
- print Cetak

NEWS PUBLIK | JAMBI – Sebanyak 20 ton kopi Fine Robusta asal Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, resmi diberangkatkan menuju pasar Tiongkok. Komoditas unggulan tersebut merupakan hasil produksi para petani yang tergabung dalam Koperasi Agro Forestry Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya.
Pelepasan ekspor kopi itu dihadiri Gubernur Jambi yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Ariansyah, bersama Bupati Kerinci Monadi, perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jambi, unsur Perhutanan Sosial, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Ekspor ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan kopi robusta asal Kerinci yang selama ini dikenal memiliki kualitas unggulan dan cita rasa khas dataran tinggi.
Dalam sambutannya, Ariansyah memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia Wilayah Jambi yang dinilai konsisten melakukan pembinaan terhadap para petani kopi di Kabupaten Kerinci.
Menurutnya, pendampingan tersebut berhasil meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen petani hingga mampu bersaing di pasar internasional.
“Kita mengapresiasi Bank Indonesia wilayah Jambi yang sudah membina para petani meningkatkan produktivitas dan kualitas yang dihasilkan,” ujar Ariansyah.
Keberhasilan ekspor ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa kopi Fine Robusta asal Kerinci memiliki daya saing tinggi di tingkat global.
Selain faktor kualitas, sinergi antara petani, pemerintah daerah, lembaga pendamping, hingga sektor perbankan disebut menjadi kunci penting dalam pengembangan komoditas kopi di daerah pegunungan Kerinci.
Ariansyah menilai keberhasilan menembus pasar Tiongkok membuka peluang lebih luas bagi kopi Jambi untuk masuk ke pasar ekspor lainnya di masa mendatang.
Namun demikian, ia mengungkapkan proses pengiriman ekspor saat ini masih dilakukan melalui Pelabuhan Belawan di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.
Pemerintah Provinsi Jambi berharap ke depan aktivitas ekspor komoditas unggulan daerah dapat dilakukan langsung melalui pelabuhan yang ada di Provinsi Jambi sehingga mampu memberikan dampak ekonomi lebih besar bagi daerah.
“Kedepannya kita harapkan mereka melakukan ekspor lewat pelabuhan Jambi sehingga dapat menambah PAD,” tambahnya.
Ekspor 20 ton kopi Fine Robusta tersebut juga menjadi angin segar bagi para petani kopi di Kabupaten Kerinci yang selama ini terus berupaya menjaga kualitas hasil produksi mereka.
Kerinci sendiri dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kopi berkualitas di Provinsi Jambi dengan potensi perkebunan yang terus berkembang, terutama di kawasan dataran tinggi yang memiliki kondisi geografis ideal untuk budidaya kopi robusta premium.
Keberhasilan ekspor ini diharapkan mampu memacu semangat petani untuk terus meningkatkan mutu produksi sekaligus memperkuat posisi kopi Kerinci sebagai salah satu komoditas unggulan ekspor dari Provinsi Jambi.
- Penulis: GR
