Deklarasi Environmental Journalist Network di Mangrove-Mauk, Wartawan Siap Kawal Isu Lingkungan Berkelanjutan
- account_circle Bandi
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Deklarasi Environmental Journalist Network di Mangrove-Mauk, Kabupaten Tangerang.
NEWS PUBLIK | TANGERANG – Sejumlah jurnalis di Kabupaten Tangerang mendeklarasikan Environmental Journalist Network (EJN) atau Jaringan Jurnalis Lingkungan.
Acara deklarasi tersebut merupakan wadah kolaborasi para jurnalis yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan hidup.
Acara deklarasi bertempat di kawasan Ketapang Urban Aquaculture, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (10/6/2026) dan dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid.
Sri Mulyo Ketua PWI Kabupaten Tangerang periode 2022–2025, sekaligus selaku Ketua Presidium Environmental Journalist Network (EJN) mengatakan, pembentukan jaringan tersebut dilandasi kesadaran bahwa isu lingkungan hidup memerlukan perhatian bersama dari seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers.
“Deklarasi ini juga menjadi wujud komitmen para jurnalis untuk memperkuat peran media dalam mengawal isu-isu lingkungan yang semakin penting di tengah tantangan perubahan iklim, degradasi ekosistem dan kebutuhan pembangunan berkelanjutan,” kata Sri Mulyo dalam sambutannya.
Selain itu, kata Sri Mulyo, peran wartawan tidak hanya memberikan informasi kepada publik, tetapi memiliki tanggungjawab sosial untuk mendorong tumbuhnya kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami ingin memperkuat kapasitas dan peran wartawan dalam mengawal berbagai persoalan lingkungan secara profesional, kritis dan berkelanjutan,” sambungnya.
Ia menuturkan bahwa EJN tidak hanya berorientasi pada aktivitas jurnalistik, tetapi mendorong keterlibatan langsung para wartawan dalam berbagai kegiatan konservasi dan edukasi lingkungan.
“Deklarasi ini bukan sekadar seremoni. Kami ingin menunjukkan bahwa wartawan juga bisa menjadi bagian dari solusi. Selain memberitakan persoalan lingkungan, kami juga ingin terlibat dalam aksi nyata, mulai dari penanaman pohon, konservasi pesisir, edukasi masyarakat, hingga mendukung program-program pembangunan yang berwawasan lingkungan,” ujarnya.
Sri Mulyo berharap EJN dapat menjadi jembatan kolaborasi antara media, pemerintah, akademisi, komunitas, dan dunia usaha dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik.
“Kami percaya bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui EJN, kami ingin membangun budaya jurnalisme lingkungan yang kuat sekaligus mendorong lahirnya gerakan kolektif untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup bagi generasi mendatang,” tuturnya.
Acara tersebut dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon mangrove di sekitar kawasan Ketapang Urban Aquaculture.
Turut hadir juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat beserta jajarannya, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tangerang Rudi Hartono, Camat Mauk Angga Yulyantono, Sekcam Mauk Mahfud Kuzaeni, Sekcam Teluknaga Ferry Zulfian, Sekcam Sukadiri Ahmad Jajuli, unsur akademisi, komunitas lingkungan Banksasuci, Kepala SMKN 5 Kabupaten Tangerang Surta Wijaya, siswa-siswi SMKN 5 Kabupaten Tangerang, serta segenap rekan-rekan jurnalis dari berbagai media lokal maupun nasional.
Bandi
- Penulis: Bandi
