Breaking News
dark_mode
Trending Tags

BPN Banten Bersama Kemenag dan BWI Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Lewat GEMAPATAS TAWAF

  • account_circle Bandi
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak
Gemapatas Tawaf

BPN Banten Bersama Kemenag dan BWI Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Lewat GEMAPATAS TAWAF.

NEWS PUBLIK | SERANG – Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, bersama Kementerian Agama, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Banten dan berbagai pemangku kepentingan, meluncurkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas Tanah Wakaf (GEMAPATAS TAWAF) di Pondok Pesantren Nurul El Bantany, Kota Serang, pada Kamis 11 Juni 2026. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut arahan percepatan sertipikasi tanah wakaf nasional.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Amrullah, menekankan bahwa program ini adalah inisiatif strategis lintas kementerian yang membutuhkan kolaborasi menyeluruh.

Ia mengakui kompleksitas pengelolaan tanah wakaf, yang seringkali terkendala oleh wakaf lisan, hilangnya dokumen Akta Ikrar Wakaf (AIW), sengketa, hingga masalah administrasi nazir dan alas hak.

“Masalah wakaf tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Kita harus berjalan bersama, komprehensif, mulai dari Kementerian Agama, BPN, BWI, pemerintah daerah, hingga para pengelola wakaf,” ujar Amrullah.

Amrullah menambahkan bahwa pemasangan tanda batas menjadi langkah awal krusial untuk memastikan kepastian lokasi dan batas tanah wakaf. Dengan batas yang jelas, proses pengumpulan data fisik dapat dipercepat dan potensi sengketa di masa depan dapat diminimalisir.

Senada, BWI Perwakilan Banten, Badrusalam, mengapresiasi GEMAPATAS TAWAF karena masih banyak tanah wakaf di Banten yang belum bersertipikat. Ia menyoroti bahwa wakaf yang hanya dilakukan secara lisan tanpa dokumentasi memadai menjadi akar masalah umum yang kerap menimbulkan gugatan dari ahli waris.

“Pematokan atau pemasangan tanda batas menjadi sangat penting untuk menjaga integritas dan keutuhan tanah wakaf. Banyak tanah wakaf di perkotaan batasnya sudah tidak jelas sehingga mudah dipersengketakan. Karena itu BWI mendukung penuh kegiatan ini,” tutur Badrusalam.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, menegaskan bahwa percepatan sertipikasi tanah wakaf di Banten harus dilakukan secara proaktif. Berdasarkan data, sekitar 6–7 ribu bidang tanah wakaf di Banten belum bersertipikat dan memerlukan penanganan segera melalui kerja lapangan terpadu.

“Kita tidak bisa lagi menunggu bola. Kita harus turun ke lapangan, memasang tanda batas, memetakan bidang tanah, lalu melengkapi dokumen yuridisnya agar proses sertipikasi dapat bergulir lebih cepat. Ini adalah kerja jemput bola yang melibatkan BPN, Kementerian Agama, BWI, KUA dan seluruh stakeholder terkait,” ucap Harison.

Bandi

  • Penulis: Bandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berbagi Kebahagiaan, Pemprov Jambi Santuni 2.100 Anak Yatim Piatu

    Berbagi Kebahagiaan, Pemprov Jambi Santuni 2.100 Anak Yatim Piatu

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi memperingati 10 muharram 1447 H dengan berbagi kebahagiaan bersama 2.100 anak yatim piatu. Acara yang diadakan pada Minggu (06/07/2025) pagi ini berlangsung di lapangan halaman Kantor Gubernur Provinsi Jambi. Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, Wakil Gubernur […]

  • Laka Lantas di Karawang, Polres Lakukan Penanganan Awal dan Olah TKP

    Laka Lantas di Karawang, Polres Lakukan Penanganan Awal dan Olah TKP

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | KARAWANG – Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menyampaikan bahwa jajaran Polres Karawang, khususnya personel Pamapta dan Unit Gakkum Satlantas, telah melakukan penanganan awal terhadap peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Karawang. Peristiwa laka lantas tersebut terjadi pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul […]

  • Orasi damai FJPI Jambi pada Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026

    Hari Kebebasan Pers Sedunia, FJPI Jambi Soroti Ancaman terhadap Jurnalis dan Kebebasan Pers

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Provinsi Jambi menggelar orasi damai dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia di Lapangan Gubernur Jambi, Minggu pagi (3/5/2026). Dalam aksi tersebut, FJPI Jambi menyoroti kondisi kebebasan pers yang dinilai semakin mengkhawatirkan, baik di tingkat nasional maupun di Provinsi Jambi. Ketua FJPI Provinsi Jambi, Yusnaini […]

  • Gentala Arasi: Katalis Transformasi Digital Jambi Menuju Ekonomi Berdaya Saing

    Gentala Arasi: Katalis Transformasi Digital Jambi Menuju Ekonomi Berdaya Saing

    • 1Komentar

    Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP Akademisi UIN STS Jambi Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak bagi daerah yang ingin menjaga daya saing di tengah perubahan ekonomi global. Di Provinsi Jambi, momentum itu mulai diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang menggabungkan literasi, inklusi, dan inovasi sebagai fondasi ekonomi baru. Gentala Arasi […]

  • Sekda Sudirman Pantau Hari Pertama Sekolah Rakyat Menengah Atas 5 Jambi

    Sekda Sudirman Pantau Hari Pertama Sekolah Rakyat Menengah Atas 5 Jambi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. H. Sudirman, SH., MH memantau situasi sekolah rakyat di hari pertama pada Tahun Ajaran baru 2025/2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas 5 Jambi yang berlokasi di Sentra Alyatama Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah Kota Jambi, Senin (14/07/2025). “Kami bersama Pemerintah Daerah Kota Jambi, kemudian […]

  • Bupati Karawang Aep Syaepuloh soal larangan pembangunan di kawasan hutan

    Dedi Mulyadi Minta Stop Izin Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati Karawang Pastikan Sudah Dikunci

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | KARAWANG – Bupati Karawang Aep Syaepuloh memastikan tidak ada pembangunan perumahan maupun tempat wisata di kawasan hutan konservasi atau lahan milik Perhutani di wilayah Kabupaten Karawang yang melanggar aturan. Pernyataan tersebut disampaikan Aep sebagai respons atas instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang meminta seluruh kepala daerah di Jawa Barat menghentikan penerbitan […]

expand_less