AJI Soroti Pelaporan Wartawan oleh Ketua DPRD Pagaralam, Tegaskan Sengketa Pers Punya Mekanisme Khusus
- account_circle Tim
- calendar_month 3 menit yang lalu
- print Cetak

NEWS PUBLIK | Palembang – Pelaporan seorang wartawan ke polisi oleh Ketua DPRD Kota Pagaralam, Jenni Shandiyah, buntut polemik pemberitaan yang memuat istilah “makar” menuai sorotan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palembang.
AJI menilai sengketa yang berkaitan dengan produk jurnalistik semestinya terlebih dahulu ditempuh melalui mekanisme yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sepanjang karya tersebut diproduksi secara profesional dan sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
Ketua AJI Kota Palembang, R.M. Resha A. Usman, menegaskan bahwa produk jurnalistik memiliki mekanisme penyelesaian tersendiri ketika terjadi sengketa pemberitaan.
“Berdasarkan Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, telah menyediakan mekanisme penyelesaian melalui hak jawab, hak koreksi, dan penilaian pelanggaran kode etik oleh Dewan Pers,” ujar Resha, Rabu (26/8/2026).
AJI Ingatkan Mekanisme Penyelesaian Sengketa Pers
Menurut Resha, persoalan pemberitaan tidak serta-merta harus berujung pada proses pidana. Ada jalur yang secara khusus telah disediakan dalam UU Pers untuk menyelesaikan sengketa terkait karya jurnalistik.
Namun, AJI tidak menutup mata terhadap kewajiban jurnalis dalam menjalankan profesinya.
Resha menegaskan, kebebasan pers harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab profesional. Wartawan tetap wajib bekerja berdasarkan fakta, menjalankan prinsip jurnalistik dan mematuhi KEJ yang ditetapkan Dewan Pers.
“Sepanjang karya jurnalistik itu dibuat secara profesional dan mematuhi kode etik, serta dibuat dalam pelaksanaan profesi secara sah, sengketa penyelesaian yang timbul harus diselesaikan sesuai mekanisme UU Pers tadi, dengan pidana sebagai langkah terakhir sesuai perkembangan putusan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan penting di tengah meningkatnya polemik mengenai pemberitaan yang berujung pada laporan kepolisian terhadap pekerja pers.
- Penulis: Tim










