Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Terbongkar! Aksi FSBJ di BPK Jambi Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek Batching Plant Rp15,5 Miliar

  • account_circle Eli/Tim
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

Terbongkar! Aksi FSBJ di BPK Jambi Soroti Dugaan Kejanggalan Proyek Batching Plant Rp15,5 Miliar

NEWS PUBLIK | Jambi — Aksi FSBJ di BPK Jambi terkait dugaan proyek batching plant mengguncang perhatian publik setelah Federasi Serikat Buruh Jurnalis (FSBJ) menggelar aksi damai di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jambi, Selasa (21/4/2026).

Aksi FSBJ di BPK Jambi terkait dugaan proyek batching plant ini dipimpin langsung oleh Ketua FSBJ, Doner Gultom, sebagai bentuk penyampaian aspirasi sekaligus desakan atas sejumlah kejanggalan yang ditemukan dalam proyek pembangunan batching plant milik PT Adhipati Bangun Nagara.

Dalam orasinya, Doner mengungkap bahwa proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp15,5 miliar dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender. Proyek ini berada di bawah pengawasan Satker PJN Wilayah I BPJN IV Jambi serta melibatkan sejumlah konsultan pengawas.

Aksi FSBJ di BPK Jambi Terkait Dugaan Proyek Batching Plant, Soroti Lokasi hingga Administrasi

Dalam aksi FSBJ di BPK Jambi terkait dugaan proyek batching plant, pihaknya mengungkap sejumlah indikasi kejanggalan sejak awal pelaksanaan proyek.

Salah satu sorotan utama adalah keberadaan batching plant yang sebelumnya disebut tidak berada di lokasi proyek. Fasilitas tersebut awalnya disebut berada di kawasan Pal 10, sekitar 20 kilometer dari lokasi proyek di Talang Duku, Simpang III, Desa Kemingking Dalam.

Namun, belakangan batching plant tersebut justru didirikan di area proyek, sehingga memunculkan tanda tanya besar di kalangan FSBJ.

Ini menjadi perhatian kami, ada apa sebenarnya dengan proyek ini. Kami menduga ada sejumlah pelanggaran yang perlu ditindaklanjuti secara serius,” tegas Doner Gultom dalam orasinya.

Selain itu, FSBJ juga mempertanyakan berbagai aspek teknis dan administratif. Mulai dari dugaan ketidaksesuaian standar operasional batching plant, tidak adanya papan informasi proyek yang lengkap, hingga dugaan penggunaan material tanpa bukti administrasi yang jelas.

Soroti Lingkungan dan Hak Pekerja, FSBJ Desak Audit Menyeluruh

Aksi FSBJ di BPK Jambi terkait dugaan proyek batching plant juga menyoroti aspek lingkungan dan ketenagakerjaan yang dinilai bermasalah.

FSBJ mengungkap dugaan penggunaan tanah timbunan tanpa izin resmi yang berpotensi merusak lingkungan. Selain itu, mereka juga menyoroti indikasi tidak terpenuhinya kewajiban perusahaan terhadap tenaga kerja.

Beberapa poin yang disorot antara lain dugaan tidak adanya jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja serta belum terpenuhinya standar keselamatan kerja atau K3.

Tak hanya itu, FSBJ juga menyinggung rekam jejak perusahaan yang diduga pernah terlibat dalam kasus hukum pada proyek sebelumnya. Hal ini memicu pertanyaan terkait proses penunjukan serta pengawasan proyek oleh instansi terkait.

Dengan berbagai temuan tersebut, FSBJ yang mengaku memiliki 185 media anggota di Provinsi Jambi mendesak agar dilakukan audit menyeluruh terhadap PT Adhipati Bangun Nagara.

Audit yang diminta mencakup aliran keuangan perusahaan, peran konsultan pengawas, hingga keterlibatan dinas terkait dalam proyek tersebut.

FSBJ juga memberikan peringatan tegas bahwa apabila tuntutan tersebut tidak ditindaklanjuti, mereka akan kembali menggelar aksi lanjutan serta mengangkat persoalan ini secara masif di berbagai media.

BPK Jambi Respons Aspirasi, Tegaskan Independensi Audit

Menanggapi aksi FSBJ di BPK Jambi terkait dugaan proyek batching plant, pihak BPK RI Perwakilan Jambi melalui Kasubag Hukum, Adityari, menyatakan bahwa aspirasi tersebut telah diterima.

Aksi ini menjadi salah satu masukan bagi kami dalam menentukan objek pemeriksaan. Kami berterima kasih karena ini juga menjadi tambahan data awal sebelum kami melakukan audit,” ujar Adityari.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa dalam menentukan objek pemeriksaan, BPK memiliki independensi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Selain itu, terdapat sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan, termasuk dampak terhadap laporan keuangan serta besaran anggaran yang terlibat dalam suatu proyek.

Lebih baik lagi jika ada data tambahan yang bisa memperkuat laporan tersebut,” tambahnya.

Aksi damai tersebut berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Kegiatan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan di Provinsi Jambi.

  • Penulis: Eli/Tim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Sani Hadiri Peringatan 32 Tahun Desa Marga Manunggal Jaya

    Wagub Sani Hadiri Peringatan 32 Tahun Desa Marga Manunggal Jaya

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Sungai Bahar (Diskominfo Provinsi Jambi) – Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I menghadiri Peringatan HUT Ke-32 Desa Marga Manunggal Jaya Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, bertempat di Lapangan Pendopo Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (19/06/2025) malam. Dalam HUT 32 Desa Marga Manunggal Jaya yang turut dimeriahkan dengan hadirnya […]

  • Gubernur Al Haris dan Mendes Sosialisasikan Koperasi Merah Putih, Target Rampung Akhir Mei

    Gubernur Al Haris dan Mendes Sosialisasikan Koperasi Merah Putih, Target Rampung Akhir Mei

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Kota Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi Al Haris bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto menghadiri sosialisasi dan rapat koordinasi Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih tingkat desa dan kelurahan di Ev Garden, Kota Jambi, Rabu (28/05/2025) sore. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris juga menandatangani MoU […]

  • Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Merangin dan Sarolangun

    Gubernur Al Haris Tinjau Korban Banjir Merangin dan Sarolangun, Salurkan Bantuan Darurat

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | MERANGIN – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., kembali menunjukkan empati dan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Sarolangun dan Merangin. Usai menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Sarolangun, Gubernur Al Haris bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke Desa Rantau Limau Kapas, Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, Minggu […]

  • Partai NasDem Kabupaten Bogor Resmikan Kantor Baru Perkuat Konsilidasi

    Partai NasDem Kabupaten Bogor Resmikan Kantor Baru Perkuat Konsilidasi

    • 1Komentar

    NEWS PUBLIK | BOGOR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Bogor resmi meresmikan kantor barunya yang berlokasi di Jalan Tegar Beriman, Minggu (1/2/2026). Peresmian ini menjadi momentum penting dalam upaya penguatan konsolidasi internal partai di tingkat daerah. Acara peresmian tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor serta pelaksanaan Rapat Kerja […]

  • IDSD Jambi Meningkat, Gubernur Al Haris Dorong Kabupaten/Kota Perkuat Daya Saing Lokal

    IDSD Jambi Meningkat, Gubernur Al Haris Dorong Kabupaten/Kota Perkuat Daya Saing Lokal

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAKARTA – Gubernur Jambi, Al Haris, mendorong seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Jambi untuk mengambil langkah konkret dalam memperkuat daya saing di wilayah masing-masing. Dorongan tersebut ia sampaikan usai Provinsi Jambi mencatat peningkatan skor Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional. Kegiatan rilis […]

  • Kegagalan Regulatif dan Inkonsistensi Logika Kebijakan dalam Narasi Pelarangan Tenaga Ahli Gubernur

    Kegagalan Regulatif dan Inkonsistensi Logika Kebijakan dalam Narasi Pelarangan Tenaga Ahli Gubernur

    • 1Komentar

    Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP Akademisi UIN STS Jambi Narasi pelarangan tenaga ahli gubernur yang belakangan muncul di ruang publik sesungguhnya tidak memiliki pijakan regulatif yang valid maupun rasionalitas kebijakan yang memadai. Posisi tenaga ahli merupakan bagian integral dari arsitektur tata kelola pemerintahan modern, terutama dalam memastikan kualitas analisis, konsistensi perencanaan, dan […]

expand_less