Batik Jambi Diminta Naik Kelas, Hesti Haris Tekankan Inovasi
- account_circle GR
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

Bukan Sekadar Melestarikan, Pengrajin Harus Sejahtera
Hesti menegaskan pengembangan kriya harus berjalan beriringan antara pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Kain, batik, tenun dan berbagai produk kerajinan lokal harus terus dirawat. Namun, karya tersebut juga harus mampu menghasilkan nilai ekonomi bagi pengrajinnya.
Karena itu, masyarakat tidak cukup hanya mengagumi produk lokal. Dukungan nyata dapat dilakukan dengan membeli dan menggunakan hasil karya pengrajin Jambi.
“Kalau belum bisa membantu lebih jauh, paling tidak mari kita beli dan gunakan hasil karya anak negeri. Dengan membeli karya mereka, kita ikut membantu kehidupan para pengrajin,” tuturnya.
Ia juga mengajak organisasi perempuan, istri pejabat, instansi vertikal, pelaku usaha hingga masyarakat ikut mempromosikan produk kriya Jambi melalui berbagai kesempatan.
Media sosial, kata dia, dapat menjadi salah satu pintu promosi yang murah sekaligus luas. Semakin banyak produk lokal digunakan dan diperkenalkan, semakin besar peluang karya pengrajin Jambi dikenal di luar daerah.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., memberikan apresiasi terhadap peran Dekranas dan Dekranasda dalam membina pengrajin sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.
- Penulis: GR










