Batik Jambi Diminta Naik Kelas, Hesti Haris Tekankan Inovasi
- account_circle GR
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

Pelatihan Jangan Hanya Berpusat di Kota Jambi
Hesti juga menginginkan program peningkatan kapasitas pengrajin tidak hanya terkonsentrasi di Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi.
Seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi diharapkan mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti pelatihan dan mengembangkan produk kriya masing-masing.
Ia mengakui, pelaksanaan pelatihan sebelumnya masih menghadapi kendala, terutama biaya perjalanan dan penginapan peserta dari daerah.
Persoalan tersebut, menurut Hesti, harus dicari jalan keluarnya agar tidak menjadi penghalang bagi pengrajin daerah untuk meningkatkan kemampuan.
“Kita ingin seluruh kabupaten dan kota menjadi peserta. Harus terlaksana, bagaimanapun caranya. Kita akan mencari solusi bagaimana pembiayaannya sehingga seluruh kabupaten dan kota bisa ikut,” tegasnya.
Tidak hanya mengikuti pelatihan, setiap daerah juga didorong menggali identitas masing-masing.
Motif kriya dapat mengambil inspirasi dari ukiran kuno, bangunan bersejarah, rumah adat, flora, fauna hingga berbagai kekayaan budaya lokal lainnya.
Dengan begitu, setiap kabupaten dan kota dapat memiliki karakter produk sendiri. Perbedaan tersebut justru diharapkan menjadi kekuatan untuk membangun merek kriya Jambi yang lebih beragam.
- Penulis: GR










