“Bukan OTT, Lalu Apa?” Kegiatan KPK di Bogor Bikin Publik Bertanya-tanya
- account_circle Kusnadi Azis
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Pertanyaan sederhana tersebut menjadi kunci untuk mengurai polemik yang kini berkembang.
Kritik terhadap KPK bukan berarti melemahkan lembaga antirasuah. Sebaliknya, kritik diperlukan agar penegakan hukum tetap transparan dan kepercayaan publik tetap terjaga.
Begitu pula mempertanyakan Pemkab Bogor tidak otomatis berarti menuduh pemerintah daerah melakukan korupsi.
Transparansi bukan tuduhan.
Transparansi adalah bagian dari pertanggungjawaban ketika sebuah pemerintahan bekerja dengan uang, kewenangan dan kepercayaan masyarakat.
Kini publik Kabupaten Bogor menunggu satu hal: penjelasan yang konsisten, terang dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebab dalam isu yang berkaitan dengan dugaan korupsi, informasi yang setengah matang dapat melahirkan dua persoalan sekaligus: spekulasi yang liar atau hilangnya kepercayaan publik.
Dan bagi lembaga sekelas KPK maupun Pemerintah Kabupaten Bogor, kepercayaan tersebut terlalu mahal untuk dipertaruhkan hanya karena komunikasi yang ambigu.
- Penulis: Kusnadi Azis










