Breaking News
light_mode
Trending Tags

P3-TGAI: Program Strategis Jaga Ketahanan Pangan, Dukungan Publik Menguat

  • account_circle Eli
  • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
  • visibility 169
P3-TGAI: Program Strategis Jaga Ketahanan Pangan, Dukungan Publik Menguat

Petani di Kerinci memanfaatkan jaringan irigasi P3-TGAI untuk menjaga produktivitas sawah.

📰 Program Irigasi P3-TGAI, Harapan Baru Petani Kerinci dan Sungai Penuh

NEWS PUBLIK, Kerinci – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) terus digencarkan pemerintah sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan nasional. Program ini dijalankan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 2 Tahun 2025 dengan melibatkan pemerintah pusat, daerah, hingga kelompok petani dalam memperkuat jaringan irigasi.

P3-TGAI berada di bawah koordinasi Kementerian PUPR melalui Ditjen Sumber Daya Air, dengan dukungan Balai Besar/Balai Wilayah Sungai (BBWS/BWS) dan Konsultan Manajemen Balai (KMB). Selain menggelontorkan dana, pemerintah juga melakukan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi agar pelaksanaan sesuai target.

Manfaat Bagi Petani

Masyarakat menilai program ini memberi manfaat besar. Saat kemarau, sawah tetap mendapatkan pasokan air, sementara di musim hujan, jaringan irigasi membantu mengalirkan air berlebih sehingga lahan pertanian terhindar dari banjir. Meski begitu, masih ada pihak yang bersikap skeptis karena minimnya sosialisasi serta munculnya kritik dari media dan LSM.

Aktivis Efyarman menilai, keberadaan P3-TGAI sangat penting untuk Sungai Penuh dan Kerinci yang dikenal sebagai lumbung pangan Provinsi Jambi. “Kritik itu hal biasa dalam demokrasi. Tujuan akhirnya sama, yaitu mensejahterakan masyarakat. Kalau ada kekurangan, tentu bisa diperbaiki,” katanya. Ia juga mengapresiasi langkah Balai Wilayah Sungai yang kembali merealisasikan program ini setelah vakum lebih dari tiga tahun.

Kritik Sebagai Koreksi

Hal senada disampaikan oleh tokoh adat Kerinci, Safwandi, Dpt, yang juga Sekjen Lembaga Adat Melayu (LAM) Kerinci. Ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat jangan sampai menjadi blunder yang merugikan petani.

“Jangan sampai program ini terhenti hanya karena isu yang digeneralisir. Fungsi LSM, ormas, dan media adalah memberi kritik agar sesuai juknis, bukan membentuk persepsi gagal total. Semua pihak harus dirangkul agar program ini berjalan sesuai rencana,” ungkapnya.

Harapan Ke Depan

Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat yang semakin menguat, P3-TGAI diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian, menjaga ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kerinci dan Sungai Penuh. Program ini juga menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

  • Penulis: Eli
  • Editor: NEWS PUBLIK

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less