Breaking News
light_mode
Trending Tags

PUBLIK MULAI GERAM! Kasus Pencurian Emas Tanjab Timur Rp600 Juta 7 Bulan Tanpa Kepastian

  • account_circle Eli/Tim
  • calendar_month Sen, 30 Mar 2026

Kasus Pencurian Emas Tanjab Timur Rp600 Juta 7 Bulan Tanpa Kepastian

NEWS PUBLIK | TANJAB TIMUR – Kasus pencurian emas Tanjab Timur kembali menjadi sorotan publik setelah memasuki bulan ketujuh tanpa kepastian hukum. Lambannya penanganan perkara ini memicu kekecewaan mendalam dari korban yang merasa belum mendapatkan keadilan.

Peristiwa ini terjadi di wilayah Dusun Karya Bakti, Desa Lagan Tengah, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, yang berada dalam wilayah hukum kepolisian setempat.

Korban, H. Ambo Acok, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap lambatnya progres penanganan kasus pencurian yang menimpa dirinya sejak awal September 2025 lalu.

Kasus Pencurian Emas Tanjab Timur Terjadi Saat Rumah Kosong

Kasus pencurian emas Tanjab Timur ini bermula pada Senin, 1 September 2025. Saat itu, rumah milik H. Ambo Acok dalam kondisi kosong, sehingga memberikan kesempatan bagi pelaku untuk melancarkan aksinya.

Pelaku berhasil menggasak sejumlah harta benda berharga milik korban. Di antaranya adalah perhiasan emas dengan berat sekitar 200 gram yang ditaksir senilai Rp600 juta, satu unit telepon genggam, serta sejumlah uang tunai.

Kejadian tersebut tentu meninggalkan kerugian besar, tidak hanya dari sisi materi, tetapi juga rasa aman bagi korban dan keluarganya.

Pasca kejadian, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian setempat dengan harapan pelaku segera ditangkap dan barang-barang yang hilang dapat ditemukan kembali.

Namun, harapan tersebut tidak berjalan sesuai kenyataan.

Kasus Pencurian Emas Tanjab Timur Mandek Dua Bulan

Menurut H. Ambo Acok, selama dua bulan pertama setelah laporan dibuat, tidak ada perkembangan signifikan dari pihak kepolisian.

Ia menilai penanganan kasus tersebut berjalan lamban dan tidak menunjukkan progres berarti.

β€œSekitar dua bulan tidak ada kabar apa-apa. Baru setelah kami melapor ke Polda dan ada koordinasi dengan Kapolsek, baru mereka mulai bergerak,” ujar H. Ambo Acok saat memberikan keterangan di hadapan awak media, Sabtu (28/03/2026) malam.

Merasa laporannya tidak ditindaklanjuti secara maksimal, korban kemudian mengambil langkah dengan mendatangi Kepolisian Daerah Jambi untuk mengadukan keluhan tersebut.

Langkah tersebut menjadi titik balik awal dalam penanganan kasus.

Setelah adanya koordinasi antara pihak Polda dan kepolisian setempat, barulah terlihat adanya pergerakan dalam proses penyelidikan.

Barang Bukti Ditemukan, Kasus Pencurian Emas Tanjab Timur Masih Buntu

Hasil dari dorongan tersebut, aparat kepolisian akhirnya berhasil menemukan salah satu barang bukti milik korban, yakni satu unit telepon genggam.

Barang tersebut ditemukan di wilayah Tembilahan sekitar bulan November 2025, atau dua bulan setelah kejadian pencurian.

Penemuan ini sempat memberikan harapan baru bagi korban bahwa kasus akan segera terungkap.

Namun, hingga saat ini, perkembangan lanjutan justru tidak menunjukkan hasil signifikan.

Pelaku utama pencurian belum berhasil diungkap, sementara barang berharga lainnya seperti emas dan uang tunai juga belum ditemukan.

Padahal, menurut korban, keberadaan barang bukti tersebut seharusnya bisa menjadi pintu masuk bagi aparat untuk menelusuri jejak pelaku.

7 Bulan Tanpa Kepastian, Korban Desak Polisi Bertindak Cepat

Memasuki bulan ketujuh sejak peristiwa terjadi, atau sekitar lima bulan sejak ditemukannya barang bukti, kasus ini dinilai kembali meredup tanpa kejelasan.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan mendalam dari korban.

H. Ambo Acok mendesak aparat penegak hukum untuk tidak membiarkan kasus ini berlarut-larut tanpa kepastian.

Ia berharap pihak kepolisian, khususnya Polsek Geragai dan Polres Tanjung Jabung Timur, dapat bekerja lebih serius dalam mengungkap pelaku.

β€œKami hanya ingin masalah ini dilanjutkan sampai tuntas. Sudah terlalu lama kami menunggu kepastian hukum. Barang bukti sudah ada satu yang ketemu, seharusnya itu jadi pintu masuk untuk menangkap pelakunya,” tegasnya.

Korban juga berharap dengan mencuatnya kasus ini ke publik, aparat penegak hukum dapat memberikan perhatian lebih dan segera menuntaskan perkara tersebut.

Baginya, kasus ini bukan hanya soal kerugian materi, tetapi juga menyangkut rasa keadilan dan keamanan keluarga.

Polisi Sebut Kasus Masih Tahap Penyelidikan

Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kanit Reskrim Polsek Geragai, Fajar, menyampaikan bahwa kasus tersebut hingga kini masih dalam tahap penyelidikan.

β€œIya masih tahap penyelidikan,” tulisnya singkat saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa proses hukum masih berjalan, meskipun belum memberikan hasil yang signifikan dalam pengungkapan pelaku.

Kasus pencurian emas senilai Rp600 juta ini kini menjadi momentum penting bagi aparat kepolisian untuk membuktikan profesionalisme dan komitmennya.

Publik menunggu, apakah kasus ini akan benar-benar diusut hingga tuntas, atau kembali menjadi daftar panjang perkara yang tak kunjung selesai.

  • Penulis: Eli/Tim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolsek Tebing Tinggi Dihantam Isu Gudang Minyak Subsidi, Bantah Tegas dan Soroti Etika Jurnalistik

    Kapolsek Tebing Tinggi Dihantam Isu Gudang Minyak Subsidi, Bantah Tegas dan Soroti Etika Jurnalistik

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Tanjab Barat – Gelombang isu negatif tiba-tiba menyeret nama Kapolsek Tebing Tinggi, Ipda Andi Ilham Junaidi SH MH, terkait dugaan kepemilikan gudang penimbunan minyak subsidi di Desa Talang Makmur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Padahal, berdasarkan informasi yang telah diverifikasi, gudang yang dipersoalkan tersebut sudah berdiri sejak lama, bahkan jauh […]

  • Sekda Sudirman Dorong Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah Majukan Ekonomi Daerah

    Sekda Sudirman Dorong Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah Majukan Ekonomi Daerah

    • 0Komentar

    πŸ“° Sekda Sudirman Dorong Sinergi KADIN dan Pemerintah untuk Perkuat Ekonomi Jambi NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Dr. Sudirman, SH., MH., menghadiri pelantikan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Jambi Masa Bakti 2024–2029 yang berlangsung di BW Luxury Hotel, Rabu (17/09/2025) malam. Acara tersebut dihadiri Ketua Umum […]

  • Konflik Spasial dalam Kawasan Warisan Budaya: Dinamika Candi Muarojambi di Tengah Ekspansi Industri Ekstraktif

    Konflik Spasial dalam Kawasan Warisan Budaya: Dinamika Candi Muarojambi di Tengah Ekspansi Industri Ekstraktif

    • 0Komentar

    Konflik Spasial dalam Kawasan Warisan Budaya: Dinamika Candi Muarojambi di Tengah Ekspansi Industri Ekstraktif Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M.AP* Akademisi UIN STS Jambi —————————————————————————————————– Keberadaan situs Cagar Budaya Candi Muarojambi, yang secara historis merepresentasikan warisan peradaban Melayu-Buddha abad ke-7 hingga ke-13, kini menghadapi tekanan signifikan akibat ekspansi industri ekstraktif dan logistik energi fosil. […]

  • Pemkab Tanggamus Perkuat Program Pekon Bersinar untuk Cegah Peredaran Narkoba

    Pemkab Tanggamus Perkuat Program Pekon Bersinar untuk Cegah Peredaran Narkoba

    • 1Komentar

    NEWS PUBLIK | Tanggamus – Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika hingga ke tingkat desa. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Pelaksanaan Kegiatan Pekon Bersih Narkoba (Bersinar) yang digelar di Meeting Room Hotel 21 Gisting, Selasa (10/03/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, […]

  • Pipa bocor PT Aetra Air Tangerang di Cilongok Pasar Kemis

    LSM GPBB Soroti PT Aetra Air Tangerang, Penanganan Pipa Bocor di Cilongok Dinilai Lambat

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | TANGERANG – Sekretaris Jenderal DPW LSM GPBB, Nuryadi yang akrab disapa Dot, mengkritik keras kinerja PT Aetra Air Tangerang terkait lambatnya penanganan pipa bocor yang menyebabkan jalan di Kampung Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, tergenang air hingga menyerupai kolam renang, Sabtu (09/05/2026). Menurut Nuryadi, keterlambatan penanganan kebocoran pipa tersebut telah menimbulkan […]

  • Viral Baku Hantam Siswa VS Guru di Tanjabtim, Guru Dikeroyok Murid dan Terekam Membawa Celurit

    Viral Baku Hantam Siswa VS Guru di Tanjabtim, Guru Dikeroyok Murid dan Terekam Membawa Celurit

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, TANJABTIM – Insiden dugaan terhadap seorang guru oleh murid di SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi, dan guru terekam membawa celurit mendadak viral di media sosial. Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang kini beredar luas dan memicu keprihatinan publik. Dalam video yang beredar, terlihat jelas momen adu argumen sengit […]

expand_less