Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Simpang Jamtos Jadi “Pelabuhan Darat”, Dishub Jambi Tutup Mata?

  • account_circle Eli/Tim
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • print Cetak

Simpang Jamtos Jadi “Pelabuhan Darat”, Dishub Jambi Tutup Mata?

NEWS PUBLIK | JAMBI – Simpang Jamtos di Jalan Kapten Pattimura kembali menjadi panggung ironi penegakan hukum. Selasa (24/2/2026) siang hingga sore, sebuah truk tronton bernopol BH 8732 UQ leluasa melakukan bongkar muat material proyek pembangunan mal di kawasan Jambi Business Center.

Yang membuat publik geleng kepala: aktivitas itu berlangsung tepat di depan Pos Polantas Simpang Jamtos yang aktif berjaga, dan tak lebih dari 100 meter dari Mapolsek Kota Baru.

Selama lebih dari dua jam, kendaraan berat itu beroperasi tanpa satu pun teguran dari petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jambi yang berada di sekitar lokasi.

Aturan Ada, Penindakan Nihil

Padahal regulasi sudah jelas.

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur kendaraan berdimensi besar wajib memenuhi ketentuan kelas jalan dan pengawalan khusus.

Perda Kota Jambi Nomor 4 Tahun 2017 dan Perwal Nomor 55 Tahun 2021 secara eksplisit melarang kendaraan besar beroperasi di pusat bisnis padat seperti Simpang Jamtos tanpa izin lintas khusus.

Namun fakta di lapangan berbeda. Truk raksasa bongkar muat di jam sibuk, kemacetan mengular, keselamatan pengguna jalan dipertaruhkan.

Simpang Jamtos Jadi “Pelabuhan Darat”, Dishub Jambi Tutup Mata?

Dugaan Maladministrasi dan “Pembiaran Terstruktur”

Petugas Dishub yang berpatroli hanya diam tanpa tindakan. Tidak ada penghentian, tidak ada teguran, tidak ada sanksi.

Kelambanan ekstrem ini memunculkan dugaan maladministrasi.

Publik bertanya: apakah petugas harus menunggu surat perintah tertulis untuk sekadar menegakkan aturan yang dilanggar terang-terangan?

Kasus ini mengingatkan pada peristiwa di Payo Selincah awal Januari 2026, di mana truk bertonase besar juga bebas beroperasi. Saat itu, rambu larangan bahkan dilaporkan hilang secara misterius.

Jika pola ini berulang, sulit menyebutnya sekadar kelalaian individu. Publik mulai mencium adanya persoalan sistemik.

Sorotan ke Pucuk Pimpinan

Kini sorotan tajam mengarah kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Drs. Amran, SE., dan Kabid Pengawasan Lapangan, Dedi.

Beberapa bulan lalu, tepatnya Oktober 2025, Amran sempat menyatakan akan melakukan pengawasan “superketat”. Namun realita di Simpang Jamtos menunjukkan retorika tersebut tak berbanding lurus dengan implementasi.

Apakah instruksi tidak sampai ke lapangan?
Atau memang ada pembiaran?

Isu Pungli Menguat, Ombudsman Pernah Ingatkan

Situasi ini makin panas dengan munculnya spekulasi dugaan pungutan liar (pungli).

Sebagian aktivis menduga pembiaran berulang bisa menjadi modus operandi untuk “mengamankan” operasional proyek-proyek besar.

Ombudsman RI Perwakilan Jambi sebelumnya telah mengingatkan potensi maladministrasi di sektor perhubungan, terutama di celah pengawasan lemah.

Jika benar ada praktik terselubung, maka ini bukan lagi sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi potensi pelanggaran etik dan hukum.

Tenggat Waktu untuk Dishub

Supryadi, Kaperwil Provinsi Jambi, mendesak audit internal menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan alur komando di Dishub Kota Jambi.

Tuntutan publik tegas:

  • Audit internal kinerja dan pengawasan.
  • Evaluasi pejabat struktural yang lalai.
  • Penindakan langsung tanpa menunggu instruksi berlapis.
  • Transparansi hasil pemeriksaan kepada publik.

Jika dalam beberapa hari ke depan tidak ada langkah nyata, isu ini dipastikan tidak berhenti di level kota. Sorotan akan dibawa ke tingkat provinsi bahkan nasional.

Simpang Jamtos Jadi “Pelabuhan Darat”, Dishub Jambi Tutup Mata?

Ruang Publik Bukan Milik Proyek

Simpang Jamtos adalah ruang publik, bukan pelabuhan darat bagi truk proyek.

Jika Dishub terus gagal menjalankan mandat undang-undang, maka publik berhak mempertanyakan eksistensinya.

Penegakan hukum tidak boleh selektif.

Karena ketika pelanggaran dibiarkan di depan mata aparat, yang runtuh bukan hanya wibawa institusi — tetapi kepercayaan masyarakat terhadap negara.

  • Penulis: Eli/Tim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haru dan Khidmat! 147 Jemaah Haji Labusel Kloter 10 Dilepas Bupati Fery Sahputra

    Haru dan Khidmat! 147 Jemaah Haji Labusel Kloter 10 Dilepas Bupati Fery Sahputra

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Labuhanbatu Selatan – Sebanyak 147 jemaah haji Labusel kloter 10 resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci dalam suasana khidmat dan penuh haru. Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, di Pendopo SBBK Kota Pinang, Jumat malam (1/5/2026) sekitar pukul 20.45 WIB. Acara pelepasan turut dihadiri Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, […]

  • PT WIKA Dikecam!! Irigasi Dibangun Tanpa Koordinasi Warga

    PT WIKA Dikecam!! Irigasi Dibangun Tanpa Koordinasi Warga

    • 0Komentar

    📰 PT WIKA Diduga Bangun Irigasi Tanpa Izin, Warga Sungai Penuh Geram NEWS PUBLIK, SUNGAI PENUH — Aroma pelanggaran hukum kembali tercium dari salah satu proyek pembangunan di Kota Sungai Penuh. PT WIKA (Wijaya Karya), yang dikenal sebagai perusahaan besar pelat merah, diduga nekat membangun proyek irigasi di kawasan Air Patah, Simpang Tiga Rawang tanpa […]

  • Pemerintah Labusel Menggelar Pasar Murah di Beberapa Titik Wilayah Kecamatan dan Desa

    Pemerintah Labusel Menggelar Pasar Murah di Beberapa Titik Wilayah Kecamatan dan Desa

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Labuhanbatu Selatan – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, kembali menggelar pasar murah di sejumlah kecamatan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan pasokan bahan pangan tetap aman di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya. […]

  • Pelatihan Konvensi Hak Anak Tahun 2026 di Karawang

    “Proaktif Sebelum Viral, Bekerja Lebih Cepat dan Tepat Sebelum Terlambat”, Pelatihan Konvensi Hak Anak Tahun 2026 Karawang

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar Pelatihan Konvensi Hak Anak Tahun 2026 dengan mengusung semangat “Proaktif Sebelum Viral, Bekerja Lebih Cepat dan Tepat Sebelum Terlambat”. Kegiatan tersebut menjadi langkah serius pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak di tengah meningkatnya kasus kekerasan […]

  • Safari Ramadhan dan Tarawih Keliling di Kecamatan Pedes

    Safari Ramadhan dan Tarawih Keliling di Kecamatan Pedes

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Karawang – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani menghadiri kegiatan Safari Ramadhan Tarawih Keliling di Masjid Darussalam, Desa Karangjaya, Kecamatan Pedes, pada Selasa (24/2/2026). Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong masyarakat Kecamatan Pedes. “Membangun Karawang tidak bisa hanya oleh pemerintah saja, harus bersama-sama. Seperti shalat berjamaah, kalau imamnya sudah […]

  • Wagub Banten Minta Data Lebih Akurat dari BPS

    Wagub Banten Minta Data Lebih Akurat dari BPS

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | BANTEN – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Badan Pusat Statistik (BPS) agar pembangunan benar-benar berdasarkan kondisi masyarakat yang nyata. Permintaan ini disampaikan di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan efisiensi anggaran. “Kalau yang disampaikan BPS dalam rilis triwulan itu gambaran umum, saya ingin […]

expand_less