Tumpukan Gulma Capai Satu Meter, PUPR OKI Lakukan Normalisasi Aliran Sungai Belanti
- account_circle Alimusa
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 20

NEWS PUBLIK | Kayuagung, OKI, SumSel ā Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Ogan Komering Ilir bergerak cepat melakukan pembersihan tumpukan gulma dan eceng gondok yang menutup aliran sungai di kawasan Jembatan Desa Belanti, Kecamatan Sirah Pulau Padang. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dini guna mencegah potensi banjir akibat terhambatnya arus air, terutama saat curah hujan tinggi.
Kepala Dinas PUPR OKI, Man Winardi, didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Ir. Amir Muhyidin, menjelaskan bahwa hamparan eceng gondok telah menutupi area sungai seluas kurang lebih satu hektare dengan ketebalan mencapai satu meter. Kondisi tersebut dinilai cukup mengkhawatirkan karena berpotensi menimbulkan penyumbatan aliran air serta memicu genangan di wilayah sekitar.
āGulma kecil dihanyutkan mengikuti arus air, sedangkan gulma yang sudah padat dan bercampur sampah kami angkut secara estafet oleh petugas ke pinggir sungai, lalu dimuat ke dump truk untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir,ā ujar Man Winardi, Sabtu (3/3).
Ia menuturkan, pembersihan sebenarnya telah dilakukan secara berkala melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat setempat. Namun, laju pertumbuhan eceng gondok yang tergolong cepat membuat penanganan secara manual tidak lagi efektif. Oleh karena itu, pengerahan alat berat dinilai sebagai solusi strategis guna mempercepat proses normalisasi sungai.
Komitmen Jangka Panjang dan Edukasi Warga
Menurutnya, keberadaan eceng gondok yang tidak terkendali bukan hanya menghambat aliran air, tetapi juga dapat menurunkan kualitas lingkungan sungai serta mengganggu aktivitas masyarakat yang memanfaatkan jalur perairan tersebut.
āPekerjaan ini dilakukan bertahap dan akan terus berlanjut sampai aliran sungai benar-benar bersih dan kembali berfungsi optimal,ā tegasnya.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemerintah Kabupaten OKI berencana memperkuat koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VII guna mendapatkan dukungan teknis serta perencanaan penanganan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan. Sinergi lintas instansi dinilai penting agar persoalan serupa tidak berulang, khususnya di titik-titik rawan penyumbatan aliran sungai.
Sementara itu, pemerintah desa setempat akan meningkatkan pengawasan terhadap kebersihan sungai serta mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke aliran air. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan mampu menjaga kelestarian ekosistem sungai sekaligus meminimalkan risiko banjir di wilayah Kecamatan Sirah Pulau Padang.
Upaya responsif ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab OKI dalam menjaga infrastruktur sumber daya air tetap berfungsi optimal demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
- Penulis: Alimusa
