Breaking News
Trending Tags

Dikecam Warga Dua Desa, Humas PLTA Kerinci Aslori : “Kompensasi Sudah Sesuai Kesepakatan”

  • account_circle News Publik
  • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
  • print Cetak

Dikecam Warga Dua Desa, Humas PLTA Kerinci Aslori : "Kompensasi Sudah Sesuai Kesepakatan"

NEWS PUBLIK, Kerinci – Ketegangan sempat terjadi di dua desa wilayah Danau Kerinci, yakni Desa Pulau Pandan dan Desa Karang Pandan, terkait aktivitas pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci Batang Merangin yang saat ini tengah berlangsung di Sungai Tanjung Merindu, Kecamatan Danau Kerinci.

Masyarakat dari dua desa tersebut sempat meminta agar pihak perusahaan menghentikan sementara kegiatan pembangunan karena dinilai menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan mata pencaharian mereka.

Menanggapi hal tersebut, Humas PLTA Kerinci, H. Aslori Ilham, akhirnya angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa pihak perusahaan sebenarnya telah menunaikan kewajiban terhadap masyarakat dalam bentuk kompensasi, bahkan dengan nilai yang disepakati bersama antara warga, pemerintah desa, dan tokoh adat.

“Kami sudah membayarkan kompensasi sebesar Rp 5 juta kepada masing-masing Kepala Keluarga, sesuai hasil kesepakatan. Angka itu bukan kami yang menentukan sepihak, melainkan hasil musyawarah bersama. Jadi tidak ada yang ditutup-tutupi, kami sangat terbuka,” ujar Aslori saat diwawancarai awak media di Radje Coffee Sungai Ning, Selasa 8 Juli 2025.

Aslori menyebutkan, hingga kini lebih dari 500 Kepala Keluarga (KK) telah menerima kompensasi tersebut. Namun ia menyayangkan adanya sekelompok orang yang menuntut nilai kompensasi di atas kesepakatan awal.

“Kalau ada yang belum menerima, itu karena mereka mengajukan angka yang lebih tinggi dari kesepakatan. Ini yang kadang dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk menciptakan gejolak. Kami menyayangkan hal itu,” tambahnya.

Meski demikian, Aslori tetap membuka ruang komunikasi dan berharap agar seluruh pihak dapat menjaga suasana kondusif di tengah pembangunan strategis nasional ini.

“Kami menyadari bahwa pro dan kontra itu hal yang biasa dalam proyek besar. Tapi mari saling menghormati dan menjaga komitmen bersama. Kami juga tegaskan bahwa pekerjaan ini, dampaknya hanya saat proses pembangunan. Setelah selesai, aliran sungai akan kembali normal,” tegasnya.

Terkait kekhawatiran masyarakat soal berkurangnya hasil tangkapan ikan, ia menyebut belum pernah terjadi fenomena “banjir ikan” atau kepunahan populasi ikan di lokasi pembangunan. (tim/red)

  • Penulis: News Publik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menghadiri HUT Satpol PP dan Damkar di Palembang

    Wagub Abdullah Sani Hadiri HUT Satpol PP, Damkar dan Satlinmas Nasional di Palembang

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | PALEMBANG – Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-107 Pemadam Kebakaran, HUT ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2026 yang digelar di Stadion Jakabaring Sport City, Kota Palembang, Kamis (30/4/2026). Dalam kegiatan nasional tersebut, Abdullah […]

  • Satpol PP Mauk temukan Iyam di Tangerang

    Berhasil Temukan Iyam, Tim Satpol PP Buktikan Pengabdian Tanpa Batas

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | TANGERANG – Misteri hilangnya Iyam (53), wanita asal Kampung Cirunten Hilir, akhirnya terpecahkan. Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, berhasil menemukan Iyam di sekitar wilayah Desa Banyu Asih, Kamis (21/5/2026) malam. Namun, penemuan ini bukan tanpa cerita. Berdasarkan data yang dihimpun, Iyam ditemukan oleh warga yang kemudian […]

  • Hak Publik Mengingat

    Hak Publik Mengingat, Bukan Menghukum Tanpa Akhir

    • 0Komentar

    Hak Publik Mengingat, Bukan Menghukum Tanpa Akhir Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP Akademisi UIN STS Jambi Demokrasi membutuhkan ingatan. Masyarakat berhak mengetahui rekam jejak para pejabat publik, tokoh masyarakat, maupun individu yang pernah terlibat dalam persoalan hukum. Ingatan publik merupakan salah satu instrumen penting untuk memastikan bahwa kekuasaan tidak berjalan tanpa pengawasan […]

  • Kemiskinan Jambi menurun menurut data BPS dan analisis Dr Fahmi Rasid

    Kemiskinan Jambi MENURUN : Optimisme Baru di Tengah Tantangan Ekonomi Daerah

    • 0Komentar

    Kemiskinan Jambi MENURUN : Optimisme Baru di Tengah Tantangan Ekonomi Daerah Pembangunan Jambi harus diarahkan pada penguatan ekonomi rakyat, pemerataan infrastruktur, hilirisasi industri, pengembangan pariwisata, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dr. Fahmi Rasid Sang Fakir KEMISKINAN masih menjadi salah satu persoalan utama dalam pembangunan daerah di Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi. Namun di tengah […]

  • Bupati Anwar Sadat Lepas Peserta Festival Arakan Sahur Minggu Ke-2, Warga Kota Jambi Turut Memadati Lokasi

    Bupati Anwar Sadat Lepas Peserta Festival Arakan Sahur Minggu Ke-2, Warga Kota Jambi Turut Memadati Lokasi

    • 1Komentar

    NEWS PUBLIK | TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi melepas peserta Festival Arakan Sahur Minggu ke-2 yang digelar di Kuala Tungkal pada Sabtu malam (28/02/2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan berhasil menarik perhatian ribuan masyarakat. Tidak hanya warga setempat, sejumlah penonton dari Kota Jambi juga datang untuk […]

  • “Rem Sosial Menjaga Investasi”: Merajut Kondusivitas atas Fenomena Demo Anarkis di Jambi

    “Rem Sosial Menjaga Investasi”: Merajut Kondusivitas atas Fenomena Demo Anarkis di Jambi

    • 2Komentar

    Oleh: Muhammad Ridwansyah Kepala Pusat Studi Perencanaan Bisnis dan Investasi Universitas Jambi Ketua Harian Tenaga Ahli Gubernur Jambi Dinamika aksi massa di beberapa titik di Provinsi Jambi memperlihatkan potensi eskalasi menuju perilaku anarkis. Sesungguhnya fenomena aksi anarkis dapat dibaca melalui teori biaya transaksi (Transaction Cost Economics, Coase 1937; Williamson 1985), di mana ketidakpastian sosial memperbesar […]

expand_less