Bupati Labusel Serahkan Bantuan Pendidikan Baznas untuk 22 Mahasiswa, Dorong Generasi Muda Kejar Cita-Cita
- account_circle RM
- calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
- print Cetak

NEWS PUBLIK | LABUHANBATU SELATAN – Dukungan untuk pendidikan generasi muda di Labuhanbatu Selatan (Labusel) kembali mengalir. Sebanyak 22 mahasiswa menerima bantuan pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Labusel, yang diserahkan langsung Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang.
Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Labusel, Desa Sosopan, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Senin (21/9/2026).
Bantuan tersebut menyasar mahasiswa dengan kebutuhan pendidikan yang berbeda. Sebagiannya diperuntukkan bagi biaya transportasi pendidikan luar negeri, sementara penerima lainnya mendapatkan bantuan untuk pembiayaan penyelesaian skripsi bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di dalam negeri.
Bagi pemerintah daerah, dukungan semacam ini bukan sekadar bantuan finansial. Pendidikan dipandang sebagai salah satu jalan penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di Labusel.
22 Mahasiswa Dapat Dukungan Pendidikan
Bupati Fery Sahputra mengapresiasi langkah Baznas Labusel yang terus menjalankan program pemberdayaan dan penyaluran zakat yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, sektor pendidikan membutuhkan dukungan bersama agar mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan mempersiapkan diri untuk memasuki dunia profesional maupun memberikan kontribusi bagi daerah.
Fery mengatakan bantuan yang diberikan mungkin belum mampu menutup seluruh kebutuhan pendidikan mahasiswa. Namun, ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban penerima.
“Bantuan ini mungkin nilainya tidak besar dibandingkan seluruh kebutuhan pendidikan, tetapi saya berharap dapat meringankan beban adik-adik mahasiswa. Teruslah belajar, manfaatkan kesempatan ini dengan baik dan jangan pernah berhenti mengejar cita-cita,” pesan Fery.
Pesan tersebut sekaligus menjadi dorongan kepada para mahasiswa agar tidak menjadikan keterbatasan biaya sebagai alasan untuk berhenti mengejar pendidikan.
Fery berharap kesempatan yang diperoleh para penerima bantuan dapat dimanfaatkan secara maksimal, terutama untuk menyelesaikan pendidikan dan meningkatkan kapasitas diri.
- Penulis: RM
