Breaking News
light_mode
Trending Tags

RPJMD dan Pembangunan yang Berakar pada Kebutuhan Rakyat

  • account_circle Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP || Akademisi UIN STS Jambi
  • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
  • visibility 173
RPJMD dan Pembangunan yang Berakar pada Kebutuhan Rakyat

Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP || Akademisi UIN STS Jambi

NEWS PUBLIK || ARTIKEL

Di tengah dinamika pembangunan nasional yang menuntut efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tidak boleh lagi diperlakukan sebagai ritual administratif belaka. RPJMD sejatinya adalah arsitektur kebijakan yang menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan, dan sekaligus cerminan kapasitas birokrasi dalam menjawab kompleksitas persoalan daerah. Pernyataan Gubernur Jambi, Al Haris, yang menekankan pentingnya OPD mengedepankan kepentingan masyarakat dalam implementasi RPJMD 2025–2029, adalah sinyal korektif terhadap pola tata kelola yang kerap terjebak pada orientasi prosedural, bukan substansial. Di sinilah titik kritisnya, apakah birokrasi kita siap bertransformasi dari pelaksana regulasi menjadi katalisator perubahan?

Disepakatinya RPJMD Provinsi Jambi 2025–2029 seharusnya tidak hanya dipahami sebagai formalitas tahapan perencanaan pembangunan daerah, melainkan sebagai commitment device yang menuntut transformasi etos birokrasi. Hal ini sejalan dengan Permendagri No. 81 Tahun 2022, khususnya Pasal 3 ayat (1), yang menyatakan bahwa perencanaan pembangunan daerah harus dilakukan secara bersinergi dan berpedoman pada arah kebijakan nasional melalui pendekatan teknokratik, partisipatif, dan integratif.

Selanjutnya, Pasal 9 ayat (2) menegaskan bahwa penyusunan RPJMD juga harus memperhatikan hasil evaluasi atas capaian periode sebelumnya. Ini menuntut birokrasi daerah, termasuk seluruh OPD, untuk tidak hanya mengeksekusi program secara administratif, tetapi juga menganalisis efektivitas program masa lalu dan menyesuaikan strategi secara evidence-based.

Pernyataan Gubernur Al Haris agar OPD mengedepankan kepentingan masyarakat merefleksikan kehendak untuk menggeser orientasi pemerintahan dari sekedar compliance-based administration menuju performance-based governance. Dalam kerangka ini, RPJMD tidak hanya dimaknai sebagai produk administratif, tetapi sebagai manifestasi dari amanat konstitusional dan regulatif yang menuntut setiap program kerja harus dapat diturunkan menjadi indikator kinerja yang terukur, berbasis data, dan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat lintas sektor dan wilayah.

Pendekatan teknokratik terhadap implementasi RPJMD memerlukan sinergi antara evidence-based policy, partisipasi publik, dan transparansi anggaran. Tanpa tiga pilar tersebut, kebijakan berisiko tereduksi menjadi simbolisme politik belaka. Oleh karena itu, OPD sebagai pelaksana teknis dituntut tidak hanya menjalankan perintah birokratis, tetapi juga menginternalisasi prinsip public value creation, di mana keberhasilan program diukur dari seberapa besar nilai tambah sosial, ekonomi, dan ekologis yang dihasilkan bagi masyarakat Provinsi Jambi.

Dalam konteks ini, penyelarasan juga tercermin dalam proses perencanaan pembangunan, seperti penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta program tahunan OPD. Dengan adanya keselarasan tersebut, kebijakan yang diambil di tingkat daerah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi bagian dari strategi nasional yang lebih besar. Penyelarasan ini sejalan dengan prinsip evidence-based policy, di mana kebijakan dirumuskan berdasarkan bukti empirik, analisis data, dan evaluasi kinerja sebelumnya. Hal ini menuntut OPD untuk mengelola sumber daya secara efisien, memastikan bahwa setiap program dan kegiatan benar-benar mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional dan daerah secara simultan.

Keberhasilan implementasi RPJMD sangat bergantung pada koordinasi dan sinergi antar-OPD. Tidak ada satu OPD pun yang bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan agenda pembangunan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar berbagai program dapat berjalan lebih terintegrasi dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Dalam proses ini, monitoring dan evaluasi menjadi mekanisme krusial untuk menilai efektivitas kebijakan yang dijalankan secara periodik. Ketika ditemukan kendala atau deviasi dari target, OPD harus mampu melakukan penyesuaian strategi berbasis data, bukan sekadar reaksi administratif.

Pernyataan Al Haris adalah pengingat bahwa tata kelola pembangunan yang efektif tidak akan terwujud tanpa birokrasi yang adaptif, akuntabel, dan berpihak. Dalam konteks ini, RPJMD bukan sekadar dokumen rencana lima tahunan, melainkan kontrak moral dan institusional antara negara dan masyarakat. Oleh sebab itu, OPD perlu memposisikan diri sebagai aktor utama dalam memastikan keberpihakan pembangunan kepada masyarakat, dengan menempatkan kepentingan publik sebagai orientasi utama kebijakan. Dengan demikian, setiap program dan anggaran yang dirancang benar-benar berakar pada kebutuhan publik, tidak tercerabut dari realitas sosial yang hendak diubah, dan berkontribusi pada kemajuan bangsa yang lebih terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan.

RPJMD bukan sekadar dokumen rencana, tetapi kontrak strategis antara negara dan rakyat yang harus diaktualisasikan dalam kebijakan publik yang relevan, terukur, dan berpihak. Dalam konteks inilah, OPD tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, melainkan harus menjadi motor inovasi kebijakan berbasis data dan kepentingan rakyat. Gubernur Al Haris telah memberi arah yang jelas, pembangunan harus berangkat dari realitas, berpijak pada kebutuhan masyarakat, dan menghasilkan dampak nyata. Maka, keberhasilan RPJMD Jambi 2025–2029 akan ditentukan oleh sejauh mana birokrasi mampu menjadikan prinsip evidence-based policy dan public value creation sebagai etos kerja sehari-hari. Tanpa itu semua, rencana pembangunan hanya akan menjadi tumpukan kertas tanpa makna, retorika tanpa realisasi.

  • Penulis: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP || Akademisi UIN STS Jambi
  • Editor: News Publik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satreskrim Polsek Kampung Rakyat Polres Labusel Ungkap Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika

    Satreskrim Polsek Kampung Rakyat Polres Labusel Ungkap Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | LABUSEL – Personel Polsek Kampung Rakyat, jajaran Polres Labuhanbatu Selatan, mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya, Sabtu (21/2/2026). Dua pria berinisial LS (42) dan AK alias Wawan (31) ditangkap di lokasi berbeda di Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Kapolsek Kampung Rakyat, Muhammad Ilham Lubis, menjelaskan pengungkapan […]

  • Dekatkan Pelayanan Masyarakat Timur Karawang, Bupati Aep Resmikan MPP Cikampek

    Dekatkan Pelayanan Masyarakat Timur Karawang, Bupati Aep Resmikan MPP Cikampek

    • 1Komentar

    NEWS PUBLIK | KARAWANG – Sebagai komitmen untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang meresmikan Mall Pelayanan Publik (MPP) Cikampek, Rabu (4/2/26). MPP Cikampek sendiri menyediakan 15 instansi layanan mulai dari Dinas Sosial, Bapenda, BPJS Ketenagakerjaan, Kepolisian, PDAM, Bank BJB, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, DPMPTSP, Dinas PUPR, Kejaksaan Negeri, Kementerian Agama, BPN, […]

  • Wabup Katamso Saksikan Laga Sengit Tanjab Barat vs Batanghari di Gubernur Cup 2026

    Wabup Katamso Saksikan Laga Sengit Tanjab Barat vs Batanghari di Gubernur Cup 2026

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menyaksikan secara langsung pertandingan Gubernur Jambi Cup Tahun 2026 yang mempertemukan tim sepak bola Kabupaten Tanjung Jabung Barat melawan Kabupaten Batanghari. Laga tersebut berlangsung di Stadion Tri Juang KONI, Sabtu (17/01). Kehadiran Wabup Katamso di stadion menjadi bentuk dukungan nyata […]

  • Al Haris Targetkan SMK Titian Teras Bungo Jadi Pusat Vokasi dan Pariwisata Jambi

    Al Haris Targetkan SMK Titian Teras Bungo Jadi Pusat Vokasi dan Pariwisata Jambi

    • 0Komentar

    📰 SMK Titian Teras Bungo Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan Vokasi dan Pariwisata NEWS PUBLIK, Muara Bungo (Diskominfo Provinsi Jambi) — Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, terus memperkuat sektor pendidikan vokasi di Provinsi Jambi. Salah satu langkahnya adalah mengembangkan SMK Titian Teras di Kabupaten Bungo sebagai pusat pendidikan kejuruan dan pariwisata. Didampingi Bupati […]

  • Bupati Pasaman Barat Hadiri Rakor Antikorupsi Bersama KPK

    Bupati Pasaman Barat Hadiri Rakor Antikorupsi Bersama KPK

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Pasaman Barat Sumbar – Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemberantasan Korupsi Wilayah I yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (9/5). Rakor bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara KPK, pemerintah daerah, dan DPRD dalam upaya pemberantasan korupsi. Acara yang digelar di lantai 16 […]

  • 80 Tahun Guru Indonesia: Bagaimana Nasibmu Kini?

    80 Tahun Guru Indonesia: Bagaimana Nasibmu Kini?

    • 1Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd. (Ketua Senat UIN STS Jambi) A. Ulang Tahun Guru ke-80 tahun 2025 Peringatan 80 tahun Hari Guru Nasional Indonesia, menjadi momentum refleksi terhadap posisi guru dalam regenerasi bangsa. Banyak kajian global menegaskan bahwa kualitas guru merupakan faktor penentu kualitas SDM nasional (Hanushek, 2020, hlm. 14; Daly & Richards, 2020, […]

expand_less