Breaking News
Trending Tags

RPJMD dan Pembangunan yang Berakar pada Kebutuhan Rakyat

  • account_circle Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP || Akademisi UIN STS Jambi
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • print Cetak
RPJMD dan Pembangunan yang Berakar pada Kebutuhan Rakyat

Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP || Akademisi UIN STS Jambi

NEWS PUBLIK || ARTIKEL

Di tengah dinamika pembangunan nasional yang menuntut efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tidak boleh lagi diperlakukan sebagai ritual administratif belaka. RPJMD sejatinya adalah arsitektur kebijakan yang menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan, dan sekaligus cerminan kapasitas birokrasi dalam menjawab kompleksitas persoalan daerah. Pernyataan Gubernur Jambi, Al Haris, yang menekankan pentingnya OPD mengedepankan kepentingan masyarakat dalam implementasi RPJMD 2025–2029, adalah sinyal korektif terhadap pola tata kelola yang kerap terjebak pada orientasi prosedural, bukan substansial. Di sinilah titik kritisnya, apakah birokrasi kita siap bertransformasi dari pelaksana regulasi menjadi katalisator perubahan?

Disepakatinya RPJMD Provinsi Jambi 2025–2029 seharusnya tidak hanya dipahami sebagai formalitas tahapan perencanaan pembangunan daerah, melainkan sebagai commitment device yang menuntut transformasi etos birokrasi. Hal ini sejalan dengan Permendagri No. 81 Tahun 2022, khususnya Pasal 3 ayat (1), yang menyatakan bahwa perencanaan pembangunan daerah harus dilakukan secara bersinergi dan berpedoman pada arah kebijakan nasional melalui pendekatan teknokratik, partisipatif, dan integratif.

Selanjutnya, Pasal 9 ayat (2) menegaskan bahwa penyusunan RPJMD juga harus memperhatikan hasil evaluasi atas capaian periode sebelumnya. Ini menuntut birokrasi daerah, termasuk seluruh OPD, untuk tidak hanya mengeksekusi program secara administratif, tetapi juga menganalisis efektivitas program masa lalu dan menyesuaikan strategi secara evidence-based.

Pernyataan Gubernur Al Haris agar OPD mengedepankan kepentingan masyarakat merefleksikan kehendak untuk menggeser orientasi pemerintahan dari sekedar compliance-based administration menuju performance-based governance. Dalam kerangka ini, RPJMD tidak hanya dimaknai sebagai produk administratif, tetapi sebagai manifestasi dari amanat konstitusional dan regulatif yang menuntut setiap program kerja harus dapat diturunkan menjadi indikator kinerja yang terukur, berbasis data, dan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat lintas sektor dan wilayah.

Pendekatan teknokratik terhadap implementasi RPJMD memerlukan sinergi antara evidence-based policy, partisipasi publik, dan transparansi anggaran. Tanpa tiga pilar tersebut, kebijakan berisiko tereduksi menjadi simbolisme politik belaka. Oleh karena itu, OPD sebagai pelaksana teknis dituntut tidak hanya menjalankan perintah birokratis, tetapi juga menginternalisasi prinsip public value creation, di mana keberhasilan program diukur dari seberapa besar nilai tambah sosial, ekonomi, dan ekologis yang dihasilkan bagi masyarakat Provinsi Jambi.

Dalam konteks ini, penyelarasan juga tercermin dalam proses perencanaan pembangunan, seperti penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta program tahunan OPD. Dengan adanya keselarasan tersebut, kebijakan yang diambil di tingkat daerah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi bagian dari strategi nasional yang lebih besar. Penyelarasan ini sejalan dengan prinsip evidence-based policy, di mana kebijakan dirumuskan berdasarkan bukti empirik, analisis data, dan evaluasi kinerja sebelumnya. Hal ini menuntut OPD untuk mengelola sumber daya secara efisien, memastikan bahwa setiap program dan kegiatan benar-benar mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional dan daerah secara simultan.

Keberhasilan implementasi RPJMD sangat bergantung pada koordinasi dan sinergi antar-OPD. Tidak ada satu OPD pun yang bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan agenda pembangunan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar berbagai program dapat berjalan lebih terintegrasi dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Dalam proses ini, monitoring dan evaluasi menjadi mekanisme krusial untuk menilai efektivitas kebijakan yang dijalankan secara periodik. Ketika ditemukan kendala atau deviasi dari target, OPD harus mampu melakukan penyesuaian strategi berbasis data, bukan sekadar reaksi administratif.

Pernyataan Al Haris adalah pengingat bahwa tata kelola pembangunan yang efektif tidak akan terwujud tanpa birokrasi yang adaptif, akuntabel, dan berpihak. Dalam konteks ini, RPJMD bukan sekadar dokumen rencana lima tahunan, melainkan kontrak moral dan institusional antara negara dan masyarakat. Oleh sebab itu, OPD perlu memposisikan diri sebagai aktor utama dalam memastikan keberpihakan pembangunan kepada masyarakat, dengan menempatkan kepentingan publik sebagai orientasi utama kebijakan. Dengan demikian, setiap program dan anggaran yang dirancang benar-benar berakar pada kebutuhan publik, tidak tercerabut dari realitas sosial yang hendak diubah, dan berkontribusi pada kemajuan bangsa yang lebih terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan.

RPJMD bukan sekadar dokumen rencana, tetapi kontrak strategis antara negara dan rakyat yang harus diaktualisasikan dalam kebijakan publik yang relevan, terukur, dan berpihak. Dalam konteks inilah, OPD tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, melainkan harus menjadi motor inovasi kebijakan berbasis data dan kepentingan rakyat. Gubernur Al Haris telah memberi arah yang jelas, pembangunan harus berangkat dari realitas, berpijak pada kebutuhan masyarakat, dan menghasilkan dampak nyata. Maka, keberhasilan RPJMD Jambi 2025–2029 akan ditentukan oleh sejauh mana birokrasi mampu menjadikan prinsip evidence-based policy dan public value creation sebagai etos kerja sehari-hari. Tanpa itu semua, rencana pembangunan hanya akan menjadi tumpukan kertas tanpa makna, retorika tanpa realisasi.

  • Penulis: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP || Akademisi UIN STS Jambi
  • Editor: News Publik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sholat Idul Fitri Masjid Al-Hikmah Palm Agung

    Sholat Idul Fitri di Masjid Al-Hikmah Palm Agung Jadi Simbol Kebersamaan Warga dan Polisi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Kayuagung – Sholat Idul Fitri di Masjid Al-Hikmah Palm Agung berlangsung khidmat dan penuh makna di Komplek Palm Agung, Kelurahan Kutaraya, Kecamatan Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Sabtu (21/3/2026). Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi […]

  • Sekda Sudirman Apresiasi Wali Kota Jambi Tingkatkan Perlindungan Terhadap Tenaga Kerja

    Sekda Sudirman Apresiasi Wali Kota Jambi Tingkatkan Perlindungan Terhadap Tenaga Kerja

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH., MH mengapresiasi Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM atas perhatiannya dalam meningkatkan perlindungan terhadap tenaga kerja rentan. Hal Tersebut disampaikan Sekda Sudirman dalam Launching Akbar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) Kota Jambi Tahun 2025, bertempat di Lapangan Kantor […]

  • Kapolsek Kotabaru Cek Kesiapan Lahan yang Akan Ditanami Jagung Pada Kuartal V

    Kapolsek Kotabaru Cek Kesiapan Lahan yang Akan Ditanami Jagung Pada Kuartal V

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KOTABARU, KARAWANG – Dalam rangka mendukung Ketahanan Pangan Program 2 Pemanfaatan Lahan Produktif, Polsek Kotabaru Polres Karawang Polda Jawa Barat melaksanakan pengecekan lokasi lahan yang akan ditanami jagung pada Senin (26/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga ketersediaan pangan berkelanjutan di wilayah hukum Kecamatan Kotabaru. Sejalan dengan perintah pimpinan, kegiatan […]

  • Gubernur Al Haris Tegaskan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

    Gubernur Al Haris Tegaskan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di Provinsi Jambi dalam acara Penganugerahan Predikat Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024. Acara tersebut berlangsung di Hotel Aston, Kota Jambi, pada Selasa, 3 Desember 2024, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Kepala […]

  • Percepatan Pembangunan Karawang Ditekankan Bupati Aep di Hari Pertama Kerja

    Percepatan Pembangunan Karawang Ditekankan Bupati Aep di Hari Pertama Kerja

    • 1Komentar

    NEWS PUBLIK | KARAWANG – Percepatan pembangunan Karawang menjadi fokus utama Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, saat memimpin apel perdana pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah. Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan kembali arah kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. Apel bersama yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal tersebut digelar di Plaza Pemda Karawang, Rabu (25/3/2026), […]

  • Kepemimpinan Baru DPC AWPI Tanggamus Tegaskan Musyawarah sebagai Fondasi Keputusan Organisasi

    Kepemimpinan Baru DPC AWPI Tanggamus Tegaskan Musyawarah sebagai Fondasi Keputusan Organisasi

    • 0Komentar

    📰 Kepemimpinan Baru AWPI Tanggamus Tegaskan Musyawarah Sebagai Fondasi Organisasi NEWS PUBLIK, Tanggamus – Kepemimpinan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Tanggamus menegaskan komitmen untuk menjalankan roda organisasi secara kolektif dan musyawarah demi kemajuan bersama. Hal ini menjadi poin utama dalam Musyawarah Cabang AWPI Tanggamus yang digelar di Sekretariat Jalan […]

expand_less