Breaking News
Trending Tags

Peran Penting Bank Jambi di Tengah Perekonomian Masyarakat

  • account_circle Dr. Fahmi Rasid
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • print Cetak

Peran Penting Bank Jambi di Tengah Perekonomian Masyarakat

“Tanpa Bantuan Bank Jambi, Mungkin Perjalanan Studi S3 Saya Akan Jauh Lebih Berat. Dukungan Ini Bukan Hanya Membantu Saya Pribadi, Tetapi Juga Menjadi Inspirasi Bahwa Bank Jambi Adalah Bagian Dari Mimpi Anak-Anak Jambi Yang Ingin Maju Melalui Pendidikan.”

Oleh : Dr. Fahmi Rasid.
Peneriman Bantuan CSR Tahun 2015

Dalam perjalanan sejarah Provinsi Jambi, kita tidak hanya menemukan kisah tentang budaya, sungai, dan alam yang subur, tetapi juga cerita tentang perjuangan membangun kemandirian ekonomi. Di antara catatan itu, hadir sebuah lembaga keuangan yang lahir dari rahim daerah sendiri, tumbuh bersama masyarakatnya, dan menjadi mitra setia dalam pembangunan ekonomi. Lembaga itu adalah Bank Jambi.

Ketika Indonesia memasuki masa pembangunan pada awal 1960-an, pemerintah pusat mendorong lahirnya bank pembangunan daerah di seluruh provinsi. Tujuannya jelas adalah untuk memperkuat ekonomi daerah, memberi akses perbankan bagi rakyat, serta membantu pemerintah mengelola keuangan daerah. Maka pada tahun 1959 berdasarkan Akta Notaris Adiputra Parlindungan Nomor 6 tanggal 12 Februari 1959, Bank Jambi resmi didirikan.

Kemudian dalam rangka penyesuaian dengan Undang-Undang No. 13 tahun 1962 tentang Bank Pembangunan Daerah, diterbitkan Peraturan Daerah Tingkat I Provinsi Jambi No. 3 tahun 1963 yang merubah nama PT Bank Pembangunan Daerah Jambi, sebelum kemudian diberlakukannya Undang-Undang Nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan yang menuntut seluruh Bank Komersial untuk menyesuaikan kembali dengan ketentuan pendiriannya.

Kehadiran Bank Jambi kala itu bukan sekadar formalitas kelembagaan, melainkan sebuah peristiwa bersejarah. Bayangkan, di tengah keterbatasan sarana, perekonomian yang masih sederhana, serta akses masyarakat yang minim terhadap layanan keuangan, berdiri sebuah bank daerah yang digagas oleh anak negeri. Kantor pertamanya mungkin sederhana, pegawainya pun terbatas, tetapi semangat yang menyertai kelahirannya begitu besar. Mereka percaya, Bank Jambi akan menjadi rumah bersama bagi rakyat Jambi untuk menabung, meminjam, dan merangkai harapan ekonomi.

Seiring waktu, Bank Jambi mulai menapaki jalan panjang dalam perjalanan riwayatnya. Pada dekade 1970-an dan 1980-an, bank ini mulai melebarkan sayap dengan membuka kantor cabang di berbagai kabupaten/kota. Perannya semakin nyata, bukan hanya untuk pemerintah daerah, tetapi juga bagi rakyat kecil, petani, pedagang, hingga nelayan, buruh yang membutuhkan modal. Bank Jambi hadir dengan wajah yang ramah, memahami denyut nadi masyarakatnya, karena ia lahir dari rahim yang sama.

Pada era 1990-an, Bank Jambi memasuki babak baru. Modernisasi perbankan nasional menuntut lembaga daerah untuk memperbaiki sistem manajemen, meningkatkan transparansi, dan mengadopsi teknologi. Bank 9 Jambi tidak tinggal diam. Ia berbenah, meningkatkan kualitas layanan, dan mulai bersaing dengan bank-bank nasional. Namun, keunggulan Bank Jambi tetaplah terletak pada kedekatan emosionalnya dengan masyarakat daerah. Banyak warga yang merasa lebih nyaman menabung di Bank 9 Jambi karena merasa memiliki ikatan historis dan kultural.

Memasuki abad ke-21, transformasi Bank Jambi semakin kentara. Layanan digital diperkenalkan, jaringan kantor diperluas, produk keuangan diperbanyak, hingga Bank 9 Jambi mampu sejajar dengan bank-bank besar dalam hal pelayanan. Namun, satu hal yang tidak pernah berubah yaitu Bank 9 Jambi tetap setia pada misinya membantu masyarakat Jambi. Ia tidak melupakan akar historisnya, tidak melepaskan tanggung jawab sosialnya, dan tidak pernah berhenti mendukung pembangunan daerah.

Peran Bank 9 Jambi dalam perekonomian daerah begitu nyata. Ia tidak hanya menjadi pengelola dana pemerintah, tetapi juga pendorong geliat ekonomi rakyat. Banyak usaha kecil dan menengah (UMKM) yang terbantu dengan pinjaman modal dari Bank Jambi. Petani karet, sawit, dan kopi mendapatkan akses pembiayaan untuk mengembangkan lahannya. Pedagang pasar memperoleh modal untuk memperluas usaha. Semua ini menjadi bukti bahwa Bank 9 Jambi hadir bukan hanya untuk mencatat angka-angka di neraca, tetapi juga untuk memberi ruang bagi masyarakat kecil meraih kehidupan yang lebih baik.

Tidak kalah penting adalah peran Bank Jambi bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam perjalanan waktu, ASN di Provinsi Jambi sangat terbantu oleh keberadaan Bank 9 Jambi. Gaji yang disalurkan melalui Bank Jambi memberikan rasa aman, karena dikelola oleh bank yang kredibel dan dekat dengan mereka. Selain itu, banyak ASN yang membutuhkan dana tambahan untuk kebutuhan mendesak, biaya pendidikan anak, pembangunan rumah, atau modal usaha sampingan. Bank Jambi hadir memberi solusi melalui fasilitas pinjaman yang mudah diakses dengan bunga yang kompetitif.

Bagi ASN, keberadaan Bank Jambi seperti sahabat yang selalu siap mendukung. Proses peminjaman relatif cepat, persyaratan tidak serumit bank-bank nasional, dan yang terpenting, mereka merasa nyaman karena berurusan dengan bank yang memang milik daerah. Tidak sedikit ASN yang bisa membangun rumah, menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi, bahkan membantu keluarga besar, berkat pinjaman yang diperoleh dari Bank Jambi.

Seorang guru di Merangin pernah berkata, “Kalau tidak ada Bank Jambi, entah bagaimana saya membangun rumah untuk keluarga. Pinjaman dari bank inilah yang menyelamatkan.” Cerita serupa juga banyak datang dari pegawai negeri lainnya di seluruh kabupaten/kota.

Lebih jauh lagi, Bank Jambi juga menunjukkan komitmen sosialnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satu bentuk nyata adalah bantuan bagi dunia pendidikan. Banyak mahasiswa yang terbantu oleh dana CSR ini, termasuk mereka yang sedang menempuh studi pascasarjana. Sebuah contoh yang membekas adalah kisah Dr. Fahmi Rasid, seorang putra Jambi yang pada tahun 2015 berhasil menyelesaikan studi doktoralnya berkat dukungan dana CSR dari Bank Jambi. Baginya, bantuan itu bukan sekadar angka rupiah, melainkan jembatan menuju cita-cita, doa yang terjawab, serta bukti nyata kepedulian bank daerah terhadap masa depan generasi muda.

Dengan tulus, Dr. Fahmi Rasid pernah menyampaikan rasa terima kasihnya, “Tanpa bantuan Bank Jambi, mungkin perjalanan studi S3 saya akan jauh lebih berat. Dukungan ini bukan hanya membantu saya pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bahwa Bank 9 Jambi adalah bagian dari mimpi anak-anak Jambi yang ingin maju melalui pendidikan.” Ucapan itu adalah refleksi betapa peran Bank Jambi telah menembus sekat-sekat keuangan dan masuk ke dalam ruang paling pribadi: pendidikan, masa depan, dan harapan keluarga.

Kini, ketika kita menoleh ke belakang, perjalanan Bank Jambi sejak 1963 adalah kisah panjang yang sarat makna. Ia lahir dari kebutuhan daerah, tumbuh di tengah masyarakat, beradaptasi dengan zaman, dan terus meneguhkan dirinya sebagai bank yang berpihak pada rakyat. Dari sekadar bank pembangunan daerah, kini Bank Jambi menjelma menjadi simbol kebanggaan dan kemandirian ekonomi masyarakat Jambi. Lebih dari sekadar angka dan laporan keuangan, Bank Jambi telah menjadi bagian dari denyut kehidupan rakyat. Ia hadir dalam cerita seorang petani yang berhasil memperluas lahannya, dalam kisah seorang pedagang kecil yang bisa menyekolahkan anaknya, dalam perjalanan ASN yang mampu membangun rumahnya, dan dalam perjuangan seorang mahasiswa yang meraih gelar doktor. Semua cerita itu terjalin menjadi satu benang merah: Bank Jambi adalah sahabat yang tumbuh bersama masyarakatnya.

Ke depan, tantangan tentu semakin besar. Era digitalisasi, persaingan perbankan yang ketat, dan dinamika ekonomi global menuntut Bank Jambi untuk terus berinovasi. Namun, selama Bank 9 Jambi tidak melupakan akar sejarahnya dan tetap berkomitmen pada masyarakat Jambi, masa depan yang cerah akan selalu terbuka. Seperti pepatah daerah mengatakan, “Alah bisa karena biasa, alah kuat karena mufakat.” Selama Bank Jambi dan masyarakat Jambi berjalan bersama, mereka akan mampu melewati segala rintangan.

Sebagai penutup, izinkanlah kita semua menyampaikan rasa syukur atas hadirnya Bank 9 Jambi dalam kehidupan kita. Bank ini bukan sekadar institusi keuangan, melainkan bagian dari sejarah, identitas, dan harapan Jambi. Semoga Bank Jambi terus kokoh berdiri, menjadi kebanggaan daerah, dan setia membantu rakyatnya menuju kesejahteraan.

Referensi :

  1. Bank Jambi. (2023). Sejarah Bank Jambi. Diakses dari www.bankjambi.co.id
  2. Pemerintah Provinsi Jambi. (2013). 50 Tahun Bank Pembangunan Daerah Jambi. Jambi: Pemprov Jambi.
  3. Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi. (2022). Jambi Dalam Angka 2022.
  4. Wawancara ASN dan pelaku UMKM, dokumentasi internal Bank Jambi (2018–2022).
  5. Rasid, F. (2015). Ucapan terima kasih pada acara wisuda Doktor. Universitas Persada Indonesia Yayasan Administrasi Indonesia Jakarta.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sabar AS Bantu Korban Kebakaran di Nagari Tanjung Betung

    Bupati Sabar AS Bantu Korban Kebakaran di Nagari Tanjung Betung

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Pasaman Sumbar –  Bupati Sabar AS besuk Nurhaida Lubis (75), korban kebakaran yang dirawat  di RSUD Tuanku Imam Bonjol, Lubuk Sikaping, Kamis (1/05/2025). Kedatangan bupati Sabar AS didamping pimpinan Baznas dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman, BPBD dan PMI Kabupaten Pasaman. Korban Nurhaida Lubis merupakan warga Setia Baru Jorong Air Hangat, Nagari Tanjung Betung […]

  • Wendi Wahyudi, S. Sy dan Beberapa Tokoh Dirikan Kampus Adat Budaya Indonesia di Tabir Barat Merangin Jambi

    Wendi Wahyudi, S. Sy dan Beberapa Tokoh Dirikan Kampus Adat Budaya Indonesia di Tabir Barat Merangin Jambi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Merangin – Berawal dari kehawatiran pupusnya para pelaku adat budaya, maka dengan itu di dirikan lah Kampus Adat Budaya Indonesia yang berada di Desa Tanjung Putus kecamatan Tabir Barat Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Setelah melalui Musyawarah yang di hadiri oleh para sesepuh Adat Tabir Barat, Hadir Ketua Lembaga Adat Tabir Barat Abun Jani […]

  • Paradigma Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

    Paradigma Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

    • 0Komentar

    Paradigma Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia (Rujukan bagi penyusunan kebijakan, strategi, dan program kepariwisataan Provinsi Jambi) Oleh: Thamrin B. Bachri** Pariwisata berkelanjutan merupakan topik populer pada era sekarang ini (Branwell & Lane, 2005; Lu & Nepal, 2009; Ruhanen et al, 2015). Terlebih lagi dengan fokus perhatian komunitas global terhadap upaya-upaya mengantisipasi pemanasan global, perubahan iklim, dan […]

  • Tanjung Anom Mauk

    Kisah Sukses Penataan Pesisir Tanjung Anom: Dari Sudut Mauk ke Panggung Dunia

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | TANGERANG – Sebuah kisah sukses penataan kawasan pesisir datang dari Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Permukiman nelayan yang dulunya mungkin luput dari perhatian, kini berhasil mencuri sorotan dunia dan dinobatkan sebagai contoh praktik terbaik yang akan direplikasi secara internasional. Perwakilan Habitat Global yang datang dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Australia, […]

  • Hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah, Gubernur Al Haris Dorong Manajemen Persampahan yang Berkelanjutan dan Inovatif

    Hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah, Gubernur Al Haris Dorong Manajemen Persampahan yang Berkelanjutan dan Inovatif

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (22/06/2025). Rakornas ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 mengangkat tema global “Ending Plastic Pollution”. Kegiatan Rakornas […]

  • HUT ke-39 Perumdam Tirta Tarum Karawang, Bupati Aep Apresiasi Komitmen Perbaikan Layanan

    HUT ke-39 Perumdam Tirta Tarum Karawang, Bupati Aep Apresiasi Komitmen Perbaikan Layanan

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | KARAWANG – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tarum Kabupaten Karawang merayakan Hari Jadi ke-39 tahun dengan meresmikan gedung pelayanan baru sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Perayaan yang berlangsung di Aula Gedung Perumdam Tirta Tarum Karawang pada Senin (25/5/2026) itu mengusung tema “Mewujudkan Layanan Berkeadilan Menuju Karawang […]

expand_less